Jurnal Balikpapan

Jurnal Balikpapan | Suara Balikpapan

Posko Bantuan Korban Gempa, Tsunami Palu di Halaman Pemkot Balikpapan, Masih Beroperasi

Jumat, 19 Oktober 2018
BALIKPAPAN-Posko bantuan gempa dan tsunami untuk Palu, masih beroperasi di halaman kantor pemkot Balikpapan. Hingga saat ini, posko masih tetap didatangi para korban gempa Palu, yang mengungsi ke Balikpapan.
Foto: Posko bantuan pemkot Balikpapan.(ay/jb)
Kesibukan para petugas masih terlihat di posko tersebut. Bahkan, sumbangan dari masyarakatpun masih mengalir. Baik berupa barang maupun bentuk uang.

Hingga hari Jumat, (19/10/2018), dana terkumpul mencapai Rp.2 miliar lebih. Sementara bantuan bentuk barangpun terlihat menumpuk di tenda posko di halaman kantor pemkot Balikpapan.

Sejumlah pengungsi korban tsunami dari Palu pun masih terlihat berdatangan untuk diberikan bantuan tersebut.

Pemerintah kota Balikpapan masih membuka posko tersebut bilamana masyarakat ingin menyalurkan bantuan berupa dana untuk mentransfer ke nomor rekening Bank Kaltimra di nomor: 003-1573-483.

DPRD Lombok, Belajar Pengelolaan PKL di Balikpapan

Jumat, 19 Oktober 2018
BALIKPAPAN-DPRD Balikpapan menerima kunjungan kerja (kunker) Kabupaten Lombok Tengah, di ruang rapat gabungan DPRD Balikpapan, Jumat (19/10/2018).

Sejumlah anggota DPRD Lombok Tengah ini, untuk mengetahui pengelolaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Balikpapan.
Foto: Penyerahan cinderamata.(ay/jb)
Staf Dinas Perdagangan Pilipus Gaeng menjelaskan, pengelolaan PKL di Balikpapan hanya secara parsial. 

Kebanyakan mereka berdagang dengan menempel di sejumlah pasar di kelolah Dinas Perdagangan.

"Kami mengelolah sembilan pasar, didalamnya terdapat PKL. Para PKL hanya dibebankan retribusi saja," ungkapnya.

"Sementara penertiban PKL sesuai dengan perda ketertiban umum, tidak menempati fasilitas umum untuk berjualan," kata Pilipus.

Menurutnya, kawasan PKL yang ada di Balikpapan dikelolah masing-masing, melalui pembina Satpol PP dan Dinas terkait.

Ketua rombongan kunker DPRD Kab. Lombok Tengah, Ahmad Supli mengatakan, dengan kunker ini, pihaknya dapat belajar banyak. Khususnya, tentang PKL.
Foto: Rapat kunker.(ay/jb)
"Rencananya dari kunjungan ini, pihaknya akan menggodok perda tentang pengaturan PKL, untuk memudahkan penataanya," ungkap Supli selaku Ketua Komisi IV DPRD Lombok Tengah.

Kunjungan kerja DPRD Kabupaten Lombok Tengah diterima, Kabag. Umum DPRD, Makmur dan Kepala Persidangan Askem, Kabag. Humas Protokoler Edy Susilo serta Staf Dinas Perdagangan Pilipus Gaeng.
Penulis/Editor: Ahmad Yani

Suplai Air Bersih Terganggu, Akibat Bocornya Pipa di Hutan Transad

Kamis, 18 Oktober 2018
BALIKPAPAN-KB- Jaringan distribusi air pelanggan PDAM kota Balikpapan kembali mengalami gangguan. Akibat, kebocoran pipa transmisi 600mm di jalur pipa transmisi dari Km 12 sampai IPAM Kampung Damai.

Kebocoran sepanjang 14 km. Pihak PDAM dalam hal ini bagian Customer Service PDAM Kota Balikpapan sudah mengonfirmasi hal ini, akan segera melakukan kegiatan perbaikan secepatnya.
Foto: Suryo Humas PDAM.(dok/jb)
Akibat kebocoran, terjadi penurunan kapasitas produksi sekitar 25m3/jam yang mempengaruhi distribusi air ke pelanggan PDAM yang teraliri IPAM Kampung Damai.

Dari Analisa proses perbaikan, Tim Tanggap Darurat dari Bagian Sumber Air Baku langsung menelusuri Jalur Pipa Transmisi Air Baku sepanjang 14 kilometer.

Tim kembali menemukan kebocoran Pipa Transmisi Air Baku diameter 600 mm Steel di Lokasi Hutan Transad KM.8, belakang pesantren Mardhatullah. 

Tepatnya, Jalur Pipa Air Baku yang mengirimkan Air Waduk Manggar menuju ke Instalasi IPAM Kampung Damai.

Dari Kebocoran tersebut Tim PDAM Kota Balikpapan akan melakukan perbaikan yang direncanakan pada Hari Selasa, 23 Oktober 2018, Jam 09.00 (Wita) sampai dengan Selesai (Target Pekerjaan perbaikan 1 x 24 Jam.

Akibatnya, 45% Pelayanan distribusi Air Bersih Bakal Terganggu, yaitu jalur distribusi air yang berasal dari IPAM Kampung Damai.

"Beberapa hari kedepan, pelanggan yang zona Distribusinya terganggu, mulai IPAM Kampung Damai mengalami penurunan kuantitas debit air yang cukup dratis," kata humas PDAM Balikpapan Suryo Hadi Prabowo.

"Kepada Pelanggan yang tinggal di daerah atas atau perbukitan dan daerah jauh dari IPAM Kampung Damai. Termasuk zona Wilayah distribusi dari IPAM ini, sebagian wilayahnya berkontur lembah dan perbukitan, akan mengalami gangguan tersebut," ungkapnya.

“PDAM memahami imbas dari ini semua, yang mana dalam beberapa hari ini pelanggan yang dialiri dari IPAM mengalami dampaknya. Sebelumnya jam Pelayanan 24 Jam, turun kisaran 12 Jam hingga 6 Jam pelayanan Distribusi Air ke Pelanggan," jelasnya.

"Wilayah terkena dampak tersebut. Yakni, Perumnas Atas mengalami tekanan distribusi air yang cukup kecil. Mengingat jalur Distribusinya berasal dari IPAM Kampung Damai," bebernya.

"Termasuk daerah pelanggan lainnya. Seperti Karang Rejo, Somber yang sudah terkena imbasnya kurang lebih 4 hingga 3 hari ini. Kegiatan perbaikan pada Rabu nanti," kata Suryo.

PDAM melakukan upaya pelayanan aliran Distribusi air menjadi normal, minimal bisa terus continyu kembali ke Pelanggan.

“Kami menghimbau kepada pelanggan untuk mempersiapkan penampungan di rumah. Selama air mengalir mohon untuk disimpan atau ditampung dirumah semaksimal mungkin,” kata Humas PDAM Kota Balikpapan, Suryo Hadi Prabowo mewakili Direksi.

Ia juga menyampaikan, permohonan maaf atas ketidak nyamanan ini. Utamanya, kepada pelanggan yang daerahnya lebih dahulu mengalami tekanan distribusi yang kecil bahkan Tidak mengalir lebih dahulu,” ujar Suryo.

Adapum wilayah mengalami gangguan
Produksi IPAM KAMP. DAMAI, yaki, Balikpapan Selatan, Balikpapan Kota, Sebagian Balikpapan Tengah.
Foto: Pipa mengalami kebocoran.(dok/jb)
Termasuk Balikpapan Barat : Simp.Tiga Kp.Damai, Komp.Bank Duta, Perum Pos & Giro, Komp.BDS, Komp.BDI, Komp.PLN Pikitring Ring-Road, Gg.Mex, Gg.Teratai, Gg.PLN, Gg.Sampurna, Gg.Orienz, Simpang Tiga Jl.Mt.Haryono, Stalkuda, Gn.Bakaran, Sepinggan s/d Mulawarman (PJHI) Batakan.

Selanjutnya, Balikpapan Permai, Ps.Baru, Markoni, Klandasan, Pelayaran, Prapatan, Jl.Melati, Telogorejo, Bhayangkara, Cendrawasih, Dondang, Gn.Malang, Belakang Toko Utama, Gn.Malang Radar, Auri, Marbo, Siaga, Markoni Auto 2000, Gn.Guntur.

Lajut ke Gn.Rambutan, Gn.Kawi, Kr.Rejo, Kp.Damai (Al’Makmur), Komp.Telkom, Terminal Tangki PDAM, Gg.Agung Tunggal, Komp.Bpp.Baru, Muara Rapak, Kr.Anyar, Pdn.Sari, Pdn.Wangi, Kebun Sayur, Semoi, Kp.Baru Tengah, 21 Januari, Sepaku dan sekitarya, seluruh aliran Distribusi air dari IPAM KP.Damai. 
Rilis: Humas PDAM Balikpapan
Editor: A. Yani

KPU Balikpapan, Akan Lelang Kotak Suara

Kamis, 18 Oktober 2018
BALIKPAPAN-KPU Balikpapan akan melelang kotak suara alminium dan bilik suara, baik berupa aliminium maupun dari kardus. Pasalnya, awal Nopember 2018, kotak suara dan bilik suara yang baru, mulai distribusikan KPU Pusat.

Adapun jumlah kotak dan bilik suara akan dilelang sesuai dengan jumlah TPS di Balikpapan, sebanyak 2.060. Terdiri dai rekapan PPK berjumlah 108 kotak, dan rekapan PPS sebanyak 1.359 kotak suara.
Foto: Gudang Satgas KPU.(ay/jb)
Pembersihan dilakukan pihak KPU Balikpapan oleh Komisioner KPU Endang Susilowaty, dihadiri Ketua Bawaslu Balikpapan, Ahmadi Aziz dan pihak Polres Balikpapan, Iptu Hartono, di gudang Satgas KPU Balikpapan, Kamis (18/10/2018).

Adapun data aplikasi di BMM (Barang Milik Negara) yang terdaftar jumlah kotak dan bilik suara bejumlah 1.688 kotak.

Menurut Endang, Bidang Partisipasi Masyarakat, KPU Balikpapan, pembersihan ini dilakukan menyusul, pendistribusian kotak dan bilik suara model transparan mulai dikirim awal Nopember ini.
Foto: Pembersihan kotak suara.(ay/jb)
"Pengiriman kotak dan bilik suara lama akan diganti dengan kotak dan bilik suara yang baru," ungkapnya.

"Pengiriman kotak dan bilik suara mulai didistribusikan di 13 Kabupaten/Kota, termasuk Balikpapan," jelas Endang.

"Adapun kotak dan bilik suara akan dilelang ini, dari hasil pemilu 2009 dan Pilgub 2018, ini," pungkasnya.
Penulis/Editor: Ahmad Yani

Korem 091/ASN Seleksi Tamtama Putra Borneo

Kamis, 18 Oktober 2018
SAMARINDA-Putra daerah mendapatkan kesempatan lebih, guna mengabdikan diri kepada negara sebagai prajurit TNI. 

Hal ini, Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) menggelar seleksi terhadap 57 calon Tamtama TNI AD yang berasal dari pulau terluar, perbatasan dan terdalam di provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan, Selasa (16/10/2018).
Foto: Tes Tamtama.(dok/jb)
Sambutan Danrem 091/ASN Brigjen TNI Irham Waroihan S.Sos pada acara sidang parade calon Tamtama PK TNI AD Gelombang II Putra Daerah/Pulau Terluar/Perbatasan/Pedalaman TA 2018 mengatakan, penerimaan Calon Tamtama Prajurit ini tidak hanya dilaksanakan bagi putra suku Asli Daerah, tetapi juga bagi mereka yang lahir, besar, berdomisili dan bersekolah di wilayah tersebut. 

"Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat yang tinggal di daerah Pulau Terluar/Perbatasan/ Pedalaman untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Darat," ungkapnya.

“Perekrutan Calon Tamtama PK TNI AD Pulau Terluar/Perbatasan/ Pedalaman, mempunyai peranan yang sangat penting dalam pembangunan kekuatan organisasi TNI Angkatan Darat dan bernilai strategis untuk membangun sistem Pertahanan. Khususnya di Pulau Terluar/ Perbatasan/Pedalaman Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelasnya.

Danrem juga mengingatkan, pelaksanaan seleksi harus dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel.

Artinya seleksi yang dilaksanakan untuk mendapatkan calon prajurit Tamtama PK TNI Angkatan Darat yang memiliki kualitas, baik di bidang intelektual, kepribadian maupun  mental dan jasmani.
Foto: Tahap Seleksi.(dok/jb)
Oleh karena itu saya mengingatkan kepada Panitia Sidang Parade, agar dalam menentukan kelulusan calon, tetap berpedoman kepada norma dan aturan dengan tidak mengejar pemenuhan kuota.

”Apabila ada permasalahan dalam pemilihan calon prajurit supaya disampaikan secara terbuka, didiskusikan, dan diputuskan secara bersama oleh Panitia, agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari," tegasnya.

"Jangan sekali-kali ada yang ingin menjadi calo bahkan meminta bayaran kepada para calon. Apabila ada yang melakukannya, maka hukuman dan tindakan tegas di berlakukan," tekannya.
Rilis: Pendam VI/Mlw
Editor: Ahmad Yani

Satgas Pamtas RI-Malaysia, Gagalkan Penyuludupan Miras

Rabu, 17 Oktober 2018
KRAYAN-Pos Gabma Long Midang, Desa Long Midang Kec. Krayan Kab. Nunukan Prov. Kaltara telah dilaksanakan penangkapan dan penyitaan Miras ilegal asal Malaysia. Oleh anggota Pos Gabma Long Midang SSK V Satgas Pamtas Yonif Raider 613/Raja Alam dan Tentara Diraja Malaysia TDM. Dibantu oleh Satgas Intelijen wilayah Krayan berdasarkan hasil kegiatan sweeping terhadap masyarakat pelintas batas, Selasa (13/10/2018).
Foto: Satgas Pamtas Yonief Raider 613/RJA.(dok/jb)
“Pukul 13.30 Wita Tim Gabungan menghentikan mobil Isuzu Hilux warna merah dengan Nopol SAB 3477 W dari arah Malaysia untuk dilaksanakan pemeriksaan," ungkap Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/RJA Letkol. Inf. Fardin Wardana, Selasa (16/10/2018).

"Pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan tersebut, Tim Gabungan menemukan kardus yang berisi Miras ilegal dengan merk Black Label dan Labour. Kemudian barang bukti beserta pemiliknya diamankan menuju Pos Gabma Long Midang SSK V untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut," tutur Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/RJA, Letkol. Inf. Fardin Wardana.

Dari hasil penyelidikan sementara, kedua WNA tersebut bernama Wong Siew Ngie (55) Pekerjaan Pedagang di Serawak, Malaysia dan Koperal Polisi Mohammad Hasnain dari Air Hitam Pantai Tanjung Bidara, Negeri Malaka Semenanjung, Malaysia.

Muhammad Hasnain adalah seorang anggota Polisi Diraja Malaysia (PDR), pelaku masuk tanpa membawa dokumen imigrasi dan diduga membantu menyeludupkan miras ke wilayah Krayan.

“Kami sudah cek identitasnya benar anggota PDR Malaysia, saat ini pelaku kita serahkan ke Imigrasi Nunukan," beber Fardin Wardana.

"Barang bukti kejahatan yang berhasil disita 57 botol miras merk black label dan 131 botol merk Labour. Kedua jenis miras tersebut sering kali beredar di wilayah Kabupaten Nunukan," kata Dansatgas.

Secara terpisah, Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian kantor Imigrasi klas II B Nunukan Bimo Mardi Wibowo mengaku telah menerima penyerahan 2 orang WNA Malaysia tahanan Satgas Pamtas. 

“Mohammad Hasnain bin Mohammad Ibrahim anggota polisi berpangkat kopral. Sedangkan 1 orang temannya bernama Wong Siew Ngie masih di Krayan dan akan menyusul menunngu jadwal penerbangan,” jelasnya.
Foto: Barang bukti.(dok/jb)
Berdasarkan hasil introgasi kepada pelaku, keduanya mengaku masuk perbatasan Indonesia hanya berbekal IC/KTP Malaysia dan sejenis surat yang dikeluarkan oleh pos Imigrasi Malaysia di Bakelalan Lawas, Serawak.

Dokumen itu diakui mereka sebagai dokumen keimigrasian legal, sehingga dapat dicap keluar masuk khusus di wilayah perbatasan Indonesia di Krayan. Kepemilikan dokumen seperti itu dibenarkan selama tidak digunakan untuk melakukan kejahatan.

"Kami lihat sisi kejahatan keduanya, apakah ada unsur melawan hukum keimigrasian Indonesia atau tidak,” pungkasnya.
Rilis: Pendam VI/Mlw
Editor: Ahmad Yani

Letkol. Inf. Ras Lambang Yudha Resmi Jabat Dandeninteldam VI/Mlw

Selasa, 16 Oktober 2018
BALIKPAPAN-Letkol. Inf. Ras Lambang Yudha resmi menjabat Dandeninteldam VI/ Mulawarman menggantikan Letkol. Kav. Ilham Faisal Siregar.

Pergantian dilakukan pada, Selasa (16/10/2018), dilangsungkan malam pisah sambut kedua pejabat dari yang lama ke pajabat baru, berlangsung di halaman Kantor Dandeninteldam VI/Mlw, Selasa malam (16/10/2018).
Foto: Penyerahan cinderamata.(ay/jb)
Letkol. Kav. Ilham Faisal Siregar, telah melaksanakan tugas kurang lebih dari 20 bulan. Mampu melaksanakan tugas dengan baik. Membawa Deninteldam meraih berbagai penghargaan.

Dalam sambutanya, Ilham Faisal Siregar mengucapkan terima kasih kepada anggotanya selama ini telah menjalankan tugas dengan baik. Sebaliknya dirinya memohon maaf kepada anggota bila ada khilaf selama menjabat sebagai Dandeninteldam VI/Mlw.

Didampingi istri Ny. Kiki Ilham Faisal, menuturkan, saat ini ia ditugaskan menjabat Dandim Berau.

Sementara Dandeninteldam yang baru Letkol. Inf. Ras Lambang Yudha mengatakan, akan mengemban tugas sebaik-baiknya. Dan akan berusaha meningkatkan Deninteldam menjadi profesional.

Ia menuturkan, di Balikpapan bukan hal baru baginya, sebelumnya ia juga pernah bertugas di Kodam II Sriwijaya Bahkan, Ilham Faisal Siregar merupakan satu lettingnya di angkatan TNI meski senior dalam jabatan.
Penulis/Editor: Ahmad Yani

Abdollah Dapat Ucapan, Ulang Tahun Dari Sang Istri

Selasa, 16 Oktober 2018
BALIKPAPAN-Hari ini genap usia 54 tahun, Abdollah Ketua DPRD Balikpapan. Dihari jadinya tanggal, 16 Oktober, 54 tahun lalu.

Berbagai ucapan selamat disampaikan para kolega anggota DPRD Balikpapan, dan segenap staf DPRD. menariknya, sang istri Ny. Yulianti Abdollah senantiasa mendampingi suami, turut serta mengucapkan selamat atas hari lahir Ketua DPRD Balikpapan.
Foto: Pemotongan tumpeng.(ay/jb)
Ucapan disampaikan sang istri diawali dengan pemotongan tumpeng. Yulianti mengucapkan, selamat ulang tahun, semoga panjang umur dan dimudahkan segala urusanya.

"Ucapan ini saya sampaikan kepada suami agar tetap diberi kemudahan dalam menjalankan tugas amanah rakyat Balikpapan," ungkap Yulianti.

Sementara Ketua DPRD Balikpapan Abdollah mengucapkan terima kasih kepada teman-teman dewan telah memberikan ucapan selamat dan supportnya selama ini.

"Terima kasih semuanya, telah datang ke rumah mengucapkan selamat. Semoga kedepan semua diberi kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas masing-masing," kata Abdollah.
Penulis: Abidin
Editor: Ahmad Yani

Jawaban Walikota Atas Raperda Kepemudaan, "Pemuda Bebas Narkoba"

Selasa, 16 Oktober 2018
BALIKPAPAN-Jawaban Walikota Balikpapan atas pandangan fraksi-fraksi terhadap rancangan peraturan daerah (raperda) tentang Kepemudaan, disampaikan Waliakota Balikpapan Rizal Effendi, di ruang rapat paripurna DPRD Balikpapan, Selasa (16/10/2018).

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Balikpapan Abdollah, dihadiri Walikota Balikpapan, Rizal Effendi dan, 22 anggota DPRD Balikpapan serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerag (OPD) dilingkungan pemkot Balikpapan.
Foto: Rizal Effendi Walikota Balikpapan.(ay/jb)
Sebelumnya, 7 (tujuh) fraksi menyampaikan pandangan umum, memberikan apresiasi, pemkot atas raperda Kepemudaan dengan berbagai masukan.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi dalam penjelasanya menyampaikan, secara umum pemkot Balikpapan mengapresiasi semua fraksi telah mendukung terbentuknya raperda Kepemudaan.

Pemerintah kota Balikpapan akan melakukan rencana strategis sejak usia dini untuk berkiprah dalam pembangunan kota Balikpapan.

Berbagai upaya akan dilakukan pemkot Balikpapan untuk peningkatan kreativitas pemuda. Melalui lembaga pelatihan dan forum ekonomi kreatif.

Walikota Balikpapan juga menyampaikan agar pemuda ikut serta dalam penanggulangan narkoba. Saat ini banyak mengancam kalangan muda.
Foto: Rapat Paripurna.(ay/jb)
Sehingga, kedepan diupayakan agar organisasi kepemudaan melakukan tes narkoba atas pengurus. Agar pemuda dapat terhindar dari penggunaan narkoba dapat merusak masa depan bangsa.

Adapun jawaban Walikota Balikpapan mengenai, isu kegiatan LGBT di Balikpapan, pemkot melalui Dinas Sosial perlu melakukan monitoring dan pendataan atas informasi tersebut.

Namun, perlu dilakukan antisipasi atas kegiatan LGBT di kota "madinatul iman."
Penulis/Editor: Ahmad Yani

Isu Adanya LGBT di Balikpapan Perlu Peran Pemuda

Senin, 15 Oktober 2018
BALIKPAPAN-Berbagai isu adanya kegiatan LGBT di Balikpapan, diperlukan peran pemuda untuk menghentikan kegiatan mereka. Demikian dikatakan Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle, usai rapat paripurna perda tentang Kepemudaan, di ruang rapat paripurna DPRD Balikpapan, Senin (15/10/2018).

Menurut Sabaruddin, isu adanya aktivitas golongan gay tersebut perlu investigasi lebih lanjut. Bila hal itu benar, maka pemuda Balikpapan perlu mengambil peran agar kegiatan tersebut dihentikan dai kota "madinatul iman."
Foto: Sabaruddin.(ay/jb)
"Maka itu dengan berbagai elemen pemuda baik secara organisasi maupun kelompok diminta agar kegiatan gay atau LGBT di Balikpapan segera dihentikan," ungkapnya.

Ia mengatakan, pemuda perlu mengambil peran penting dalam perjalanan pembangunan kota Balikpapan. 

"Termasuk berbagai isu yang dapat mengancam keamanan kota. Khususnya, kaum LGBT lagi santer di Balikpapan. Maka hal ini perlu, kejelasan dan kebenaran informasi tersebut," bebernya.

Isu LGBT juga menjadi perhatian semua fraksi di DPRD Balikpapan. Hal itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Balikpapan, raperda tentang Kepemudaan. 

DPRD Balikpapan meminta pemkot Balikpapan segera melakukan monitoring, mengenai isu kegiatan kaum gay yang dapat mengancam kondisivitas kota kedepan.
Penulis/Editor: A. Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website