Jurnal Balikpapan

Jurnal Balikpapan | Suara Balikpapan

DPRD DKI Jakarta Kunker di DPRD Balikpapan

Jumat, 16 Nopember 2018
BALIKPAPAN-Rombongan DPRD DKI Jakarta diterima bagian kesekretariatan dan Bagian Protokoler DPRD Balikpapan. Di gedung DPRD Balikpapan, Jumat (16/11/2018).
Foto: Kunker DPRD DKI Jakarta.(ay/jb)
Ketua rombongan kunker DPRD DKI Jakarta, Asraf Ali menyampaikan kunker di DPRD Balikpapan, pihaknya ingin mengetahui sejauhmana pembahasan KUA dan PPAS APBD 2018. Ia juga ingin mengetahui Prolegda yang sedang berjalan.


Hal lain, pihaknya ingin mengetahui perda tentang KSTR (kawasan sehat tanpa rokok).

Kabag. Umum Makmur menyampaikan, kepada rombongan bahwa pembahasan KUA dan PPAS sedang berjalan dan akan disahkan pada akhir bulan Nopember ini.

Sementara Bagian Persidangan DPRD Balikpapan, Asgem menyampaikan, sedikitnya 41 Prolegda saat ini sedang digodok DPRD Balikpapan.

"Untuk tahun ini ada empat perda dari inisiatif dewan. Sementara perda kepemudaan menyusul akan disahkan setelah dilakukan pengkajian lebih lanjut," ungkapnya.

Dalam pertmuan tersebut juga dihadiri Kabag. Humas & Protokoler DPRD Balikpapan Edy Wibowo.

Penulis: Ahmad Yani

DPRD Banjar, Kunker Pengelolaan Perpustakaan

Jumat, 16 Nopember 2018
BALIKPAPAN-Sedikitnya 15 orang anggota DPRD Martapura Kab. Banjar, berkunjung ke DPRD Balikpapan. Guna kunker mengenai pengelolaan perpustakaan, di ruang rapar gabungan DPRD Balikpapan, Jumat (16/11/2018).
Foto: Herry Misnoto menerima kunjungan DPRD Kab. Banjar.(ay/jb)
Rombongan diterima pihak staf Kesekretariatan DPRD Balikpapan, Bagian Humas dan Protokoler. Ikut serta Kepala Perpustakaan dan Arsip Balikpapan Herry Misnoto. Ia menjelaskan, perpustakaan Balikpapan terus mengembangkan potensinya dalam pengembangan literasi di kota Balikpapan.

Menurutnya, kreativitas harus digali agar literasi tetap menjadi pilihan. Meski perpustakaan memiliki ribuan judul buku. Pihaknya juga mengembangkan literasi digital.

Bahkan, pengembangan literasi juga dilakukan melalui OPD dilingkungan pemkot Balikpapan. Setiap OPD (organisasi perangkat daerah) memiliki literasi melalui kerjasama Dinas Perpustakaan.

Penulis: Ahmad Yani


BPK Gelar Worshop Media, Pembangunan Desa

Jumat, 16 Nopember 2018
BALIKPAPAN-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kaltim, gelar Worahop Media. Guna mendorong pembangunan di pedesaan, di Hotel Tiga Mustika Balikpapan, Kamis (15/11/2018).
Foto: Worshop Media bersama BPK Kaltim.(yani/jb)
BPK bersama pemerintah kabupaten/ kota dan media massa, secara sinergi mendorong pembangunan Desa. Dengan harapan, pembangunan dan ekonomi pedesaan dapt berkembang dan berjalan secara makskmal.

Perwakilan BPK Kaltim Cornelius mengatakan, pemanfaatan keuangan Desa harus dilakukan pelaporan secara akuntabel.

Menurutnya, pengelolaan keuangan Desa harus sesuai pemanfaatan dan peruntukannya. Dengan tata kelola keuangan yang baik. Dana Desa dapat bermanfaat bagi masyarakat.

"Dengan begitu, dapat mensejahterakan ekonomi masyarakat pedesaan," ungkapnya.

Senada disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Jauhar Effedi, sedikitnya 74 ribu lebih Desa se-Indonesia saat ini, mendapatkan perhatian serius bagi pemerintah, melalui anggaran Desa.

"Untuk Kaltim sendiri telah memiliki beberapa Desa, berprestasi. Salah satunya Desa Loa Duri, Kutai Kartanegara," ungkapnya.
Foto: Jauhar Effendi.(yani/jb)
Menurutnya, dengan perangkar Desa yang aktif dan kreatif Desa Loa Duri dapat mengelola keuangannya dengan baik. Bahkan, masyarakat Desa Loa Duri saat ini terus mengembangkan usahanya, demi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Meski demikian, beberapa kendala juga dihadapi bagi perangkat Desa disaat melakukan program pedesaan. Adanya kegiatan Desa tidak sejalan dengan pembangunan Kabupaten. 

Sebagaimana disampaikan Kepala Desa Loa Duri, Jufri Arsyad. Menurutnya, terkadang kendala dihadapi, seperti masalah pembangunan infrastruktur.

"Beberapa potensi kami miliki belum dapat terkelola dengan baik. Dikarenakan akses jalan belum terhubung dengan potensi, kami miliki," ungkapnya.

"Akses jalan menjadi salah satu kendala untuk mengembangkan potensi wisata kamk miliki. Akses jalan mestinya dibangun pemkab, namun belum mendapatkan kesepahaman," katanya.

Meski demikian, pihaknya telah mengembangkan usaha Desa melalui anggaran Desa. Berbagai usaha kerajinan saat ini telah berjalan dengan baik. Seperti, pembuatan tas, map dari limbah. Termasuk usaha amplang dari ikan tawar.

Baik BPK, DPMD Kaltim sepakat perlunya kesinambungan pembangunan Desa. Adapun media massa ikut mendorong pembangunan Desa melalui penyebaran informasi ke masyarakat secara luas.

Selain kegiatan ini dihadiri, BPK dan DPMD Kaltim, turut serta Humas Pemkot Balikpapan Sutadi, Ketua PWI Perwakilan Kaltim Sumarsono dan para awak media di Balikpapan.
Penulis: Edy
Editor: Ahmad Yani

Kodam VI Mulawarman Kirim 22 Atlet BDM Yong Moo Do

Jumat, 16 Nopember 2018
BALIKPAPAN-Kepala Staf Kodam VI/Mlw Brigjen TNI Teguh Pudjo Rumekso, Kamis (15/11/2018) memberangkatkan kontingen BDM Yongmoodo Kodam VI/Mlw untuk Kejurnas Yong Moo Do Kasad Cup ke-8 Tahun 2018.
Foto: Kasdam VI/Mls melepas atlet Yong Moo Do.(dok/jb)
Upacara pemberangkatan dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Mulawarman Jalan Tanjungpura Balikpapan. Dihadiri para pejabat utama Kodam VI/Mlw serta perwakilan Perwira, Bintara, Tamtama dan 7 orang official.

Kodam VI/Mlw menurunkan 22 atlet yang terdiri dari lima atlet putri yang akan bertanding di Kelas -55 kilogram, -60 kilogram, -65, dan di kelas +65 kilogram.

Sedangkan untuk putra ada 17 orang yaitu di kelas -70 kilogram, -60 kilogram, -65 kilogram, -75 kilogram, -80 kilogram, -85 kilogram, -90 kilogram, dan +90 kilogram. Kontingen Kodam VI/Mlw akan dibawa oleh Waka Jasdam VI/Mlw Letkol Inf  Ade Eka Putra.S.IP,.

Juga ada satu tim beregu terdiri dari lima  orang, dan satu tim RTG terdiri dari tiga orang. Atlet Kodam VI/Mlw  akan bertanding di Pulau Dewata Bali (Kodam IX/Udayana) mulai 24 hingga 30 November 2018.

Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto dalam amanat tertulisnya dibacakan oleh Kasdam  mengatapkan atlet yang akan berangkat adalah orang-orang pilihan, maka dipundak kalian nama baik dan kehormatan akan dipertaruhkan. Untuk meraih prestasi yang maksimal serta mengangkat nama baik Kodam VI/Mlw. 

Namun kata Kasdam, janganlah hal ini menjadi beban yang memberatkan, tetapi justru jadikanlah kepercayaan pimpinan ini  sebagai pendorong semangat dan motivasi untuk berjuang dan merebut medali emas serta membawa pulang piala.
Foto: Brigjen. TNI Teguh Pudjo Rumekso lepas atlet Yong Moo Do.(dok/jb)
"Kalian semua patut berbangga karna dipilih dan, semua yang terpilih menjadi duta untuk mengibarkan panji-panji kebesaran Kodam VI/Mlw pada Kejurnas Yongmoodo Kasad Cup ke-8 Tahun 2018," ujar Kasdam. 

Kasdam menambahkan, semua kontingen dari kotama lainnya akan menjadi lawan kalian, untuk itu kalian harus mampu menunjukkan semangat juang yang pantang menyerah dalam pertandingan. 

Gunakan taktik dan strategi yang tepat untuk mencapai prestasi yang terbaik, rebut dan bawa pulang piala kejurnas Yong Moo Do Cup ke 8.

Rilis: Pendam VI/Mlw
Editor: Ahmad Yani

Kasad Saksikan Latihan Ancab TNI di Baturaja

Jumat, 16 Nopember 2018
BATURAJA-Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono menyaksikan langsung Latihan Antar Kecabangan (Latancab) TNI AD TA. 2018 di daerah latihan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur), Kodiklatad, Baturaja, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis, (15/11/2018).

Pada Latancab tahun ini, jajaran Brigade Infanteri (Brigif) 13/Galuh Kostrad dan satuan perkuatannya yang merupakan bagian dari Divisi Infanteri (Divif) 1/Kostrad yang  ditunjuk sebagai pelaku latihan.
Foto: Pengarahan Kasad Jenderal TNI Mulyono.(dok/jb)
Pada latihan tersebut, TNI AD menunjukkan kekuatan alat utama sistem senjata (Alutsista) yang dimiliki,  guna mengetahui kemampuan serta kolaborasi taktik antar kecabangan dalam wadah Brigade Tim Pertempuran (BTP).

Alutsista modern dan terbaru yang dimiliki TNI AD yang dilibatkan dalam Latancab 2018 ini  meliputi pesawat Helly MI 35, Helly Bell 412, Tank Leopard, Meriam 155 mm Caesar, Roket Astros, serta Rudal Mistral.

Dalam pelaksanaannya, seluruh Alutsista tersebut saling unjuk kemampuan dalam bermanuver maupun  menembakan amunisinya ke sasaran yang diskenariokan sebagai musuh. 

Kali ini, Latancab tidak lagi menggelar demo pertempuran seperti waktu-waktu sebelumnya, tetapi murni melaksanakan latihan pertempuran.

Pada kesempatan itu, Kasad, Jenderal TNI Mulyono mengungkapkan, Latancab diselenggarakan TNI AD untuk meningkatkan akumulasi kemampuan tempur tingkat perorangan. Hingga satuan setingkat Brigade, yang dilakukan baik secara teknis maupun taktis, melalui penyelenggaraan operasi tempur (Opspur), yang didukung oleh operasi intelijen (Opsintel) dan operasi teritorial (Opster).

“Tujuan dari diselenggarakannya latihan ini, agar seluruh prajurit bisa merasakan seperti apa  bergerak dalam hubungan Brigade, serta mengerahkan Alutsista yang canggih, sehingga kita dapat mengevaluasi seperti apa manuver Brigade itu," ungkap Kasad. 

Kasad juga mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena latihan dapat berjalan dengan lancar dan aman, sekaligus berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan mendukung suksesnya acara.

Menurutnya, latihan tersebut merupakan bentuk pertanggung jawaban TNI AD kepada rakyat.

“Apa yang telah kita saksikan tadi merupakan bentuk pertanggung jawaban TNI AD kepada rakyat. Ini semua merupakan hasil karya anak bangsa. Rakyat adalah ibu kandung TNI,” ujarnya.
Foto: Kasad Jenderal TNI Mulyono
Usai menyaksikan jalannya latihan hingga selesai, Kasad Jenderal TNI Mulyono dalam pengarahannya dihadapan seluruh pelaku (lebih dari 2.500 orang prajurit) dan penyelenggara latihan (sekitar 1.500) mengungkapkan rasa bangganya terhadap seluruh prajurit yang terlibat, karena latihan dapat berjalan aman dan lancar.

Lebih lanjut Kasad juga menyampaikan kepada seluruh prajurit untuk mencegah adanya manajemen yang dapat memunculkan rasa ketakutan antara atasan dan bawahan. Dengan kata lain, rasa ketakutan yang timbul pada manajemen kepemimpinan seperti itu dapat mengganggu pelaksanaan tugas.

“Untuk menjadi profesional, prajurit tidak boleh dipimpin dengan manajemen ketakutan, namun dengan hubungan kedekatan yang lekat dan erat, antara yang dipimpin dan yang memimpin, tanpa mengabaikan hierarki dan norma-norma dasar keprajuritan," ujar Kasad, Jenderal TNI Mulyono.

Pada kunjungannya menyaksikan secara lamgsung jalannya Latancab di Puslatpur Baturaja tersebut,  Kasad didampingi Pangkostrad Letjen TNI Andika Perkasa, M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D., Dankodiklatad Letjen TNI AM. Putranto, S.Sos, Irjenad, para Asisten Kasad, para Pangkotama, para Kabalakpus serta pejabat TNI AD lainnya.

Sebelum menyaksikan latihan tempur tingkat Brigade tersebut, Kasad beserta rombongan terlebih dahulu menerima paparan mengenai mekanisme jalannya latihan oleh Komandan Komando Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad) Letjen TNI AM. Putranto, S.Sos, selaku Komandan Latihan (Danlat) pada Latancab TNI AD Tahun 2018 ini.  Rilis:Dispenad
Editor: A. Yani

Latihan Ancab TNI Ramai Disaksikan Masyarakat

Kamis, 15 Nopember 2018
BATURAJA-Warga Baturaja banjiri Puslatpur Kodiklatad guna menyaksikan langsung kegiatan latihan Antar Kecabangan (Ancab) tingkat Brigade TNI AD Tahun 2018. 

Ditengah kehadiran Kasad Jenderal TNI Mulyono dan rombongan para pejabat TNI AD lainnya yang meninjau langsung puncak latihan Ancab, ribuan masyarakat terlihat antusias dan memadati lapangan titik tinjau tempat latihan milik Angkatan Darat ini,  Puslatpur Kodiklatad, Baturaja, Kamis (15/11/2018).
Foto: Latihan di Batu Raja.(dok/jb)
Menurut Ketua Tim Pendukung Teknis Penerangan (Duknispen)  Latihan Ancab Letkol Inf Paiman.

Pelaksanaan puncak latihan yang digelar hari ini menyuguhkan berbagai macam Alutsista modern dan terbaru yang dimiliki TNI AD dari masing-masing kecabangan.

“Skema latihan terintegrasi yang dimulai dari beberapa hari lalu dapat dilihat dari capaian hari ini. Masing-masing kecabangan mampu menunjukan bahwa satu sama lain telah padu dan menunjukan interoperabilitas antar mereDispenaRilkingga," ungkap Letkol Inf. Paiman.

"Tidak heran jika banyak dari masyarakat yang berdecak kagum sekaligus bangga atas unjuk performa dari peserta latihan hari ini," ujar Letkol Inf Paiman yang saat ini juga menjabat sebagai Kasubdis Penmedtak Dispenad ini.

“Seperti tadi, pilot Penerbad TNI AD sangat mahir dalam memanuverkan pesawat heli MI-35 kita. Demikian juga satuan Arhanud dengan rudal terbarunya, Mistral, mampu menembak sasaran secara tepat atau istilahnya hit on target," jelasnya.

"Ini sangat luar biasa, dan tentunya tidak hanya Kasad ataupun prajurit TNI AD saja yang bangga, namun juga bagi siapapun yang tadi sempat menyaksikannya,” sambung Letkol Inf Paiman.
Foto: Ramai masyarakat saksikan latihan TNI di Batu Raja.(dok/jb)
Pesawat heli Mi-35 merupakan Alutsista yang dioperasionalkan oleh Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad). 

Sedangkan Rudal Mistral yang dioperasionalkan oleh satuan Arhanud TNI AD yaitu Yonarhanudri-1/Kostrad  merupakan jenis multi purpose combat vehicle (MPCV) dengan kecepatan misil 2,5 mach dan dilengkapi dengan senjata otomatis 12,7 mm.

“Rudal ini dikendalikan remote dengan cepat tembak 1.100 putaran per menit. Memiliki jarak tembak 6.000 m dengan ketinggian 3.000 m, serta memiliki multi shot kill probability sasaran pesawat udara lebih dari 75 persen dan akurasi tembakan 99,8 persen,” urai Letkol Inf Paiman

“Tidak hanya itu saja, karena masih banyak lagi seperti Tank Leopard milik Kavaleri, Roket Astros dan Meriam Kaliber 155 Caesar Armed dan lain sebagainya yang tidak dapat disampaikan satu persatu,”  imbuhnya sambil tersenyum.

Menurut Letkol Inf Paiman, masyarakat yang hadir diperkirakan mencapai sekitar dua ribu orang, bukan hanya  dari masyarakat sekitar,  tetapi juga dari wilayah luar Ogan Komering Ulu (OKU). 

Mereka berdatangan dan meninggalkan aktivitasnya hanya untuk menonton latihan ini, termasuk banyak pula pelajar yang datang menyaksikan momen yang langka ini.

“Ada yang datang bersama keluarga, teman, ada juga yang datang rombongan dari sekolahan," ujarnya.

"Mereka terlihat sangat antusias dan menikmati jalannya latihan dan bertepuk tangan saat moncong senjata Tank mengeluarkan tembakan, hal ini menunjukan mereka sangat bangga dan cinta terhadap TNI,” terangnya.

Ditempat yang sama, salah satu masyarakat, Dani (47 tahun) warga Desa Batumarta yang sejak pukul 06.00 WIB hadir bersama keluarganya, demikian juga Jonatan Sebastian (14), pelajar kelas 3 SMP Negeri 3 OKU. Mereka terlihat sangat senang dan bangga menyaksikan jalannya latihan yang memperlihatkan kemampuan profesionalisme prajurit dan operasional Alutsista modern milik TNI AD. 

“Seru, seru banget lihatnya. Bangga saya sama bapak tentara. Disini juga orangnya baik-baik dan ramah. Pokoknya keren lah,” ucap Dani.
 
“Keren, saya belum pernah lihat seperti ini secara langsung, paling cuma TV atau di game doang. Saya jadi kepengen masuk tentara,” kata Jonatan Sebastian.  

Selesai dari pelaksanaan latihan ini, Kodiklatad selaku penyelenggara latihan Ancab TNI AD Tahun 2018, akan menggelar pameran Alutsista di dua tempat, yaitu di Taman Merdeka Martapura, Sumsel dan di Taman Kota Bandar Jaya, Lampung.

“Tujuannya agar masyarakat dapat lebih mengenal Alutsista milik TNI AD serta dapat menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan dirinya terhadap TNI. Sekaligus bagi pelajar maupun kalangan muda yang ingin mengabdikan dirinya, dapat langsung bertanya di stand-stand yang telah disiapkan,” pungkas Letkol Inf Paiman. Rilis: Dispenad
Editor: Ahmad Yani

Kasad Tutup TMMD di Muara Wis

Kamis, 15 Nopember 2018
BALIKPAPAN-Penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 secara resmi ditutup langsung oleh Kepala Staff Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Mulyono, Selasa pagi (13/11/2018), di Lapangan sepak bola Kecamatan Muara Wis Kutai Kartanegara. 

Penutupan ini dihadiri oleh para petinggi Mabes TNI AD, Gubernur Kaltim, Pangdam VI/Mlw, Kapolda Kaltim  dan ribuan masyarakat dari pelosok Kaltim.
Foto: Kasad Jenderal Mulyono.(dok/jb)
Sebelum upacara penutupan berlangsung, Jenderal Bintang Empat TNI Angkatan Darat ini disambut dengan tradisi tepung tawar dan disambut tarian selamat datang di gerbang pintu Kecamatan Muara Wis.

Kedatangan orang nomor satu di Angkatan Darat ini juga dampingi Ketua Umum Persit KCK Ibu Rosita Mulyono. 

Acara penutupan kegiatan TMMD 103 Kodim 0906/Tenggarong  juga dimeriahkan atraksi terjun payung  anggota Kopasus serta hiburan musik dengan artis-artis ibu kota.  

Dalam sambutannya, Jenderal Mulyono menyampaikan kegiatan TMMD adalah memupuk semangat kebersamaan yang sebenarnya merupakan hakikat dari Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, yang merupakan roh perjuangan Bangsa dan akan terus kita bangun bersama.

"Kemanunggalan ini juga merupakan aktualisasi peran TNI dalam mewujudkan seluruh potensi wilayah dan masyarakat sebagai pendorong kemajuan Bangsa, yang bermuara pada terbentuknya kekuatan pertahanan nasional yang kokoh," ungkap Kasad.

Lebih jauh, Kasad mengatakan bahwa salah satu peran TNI dalam mendukung pembangunan nasional dari daerah terpencil  dalam kegiatan TMMD 103 Tahun 2018 dengan melaksanakan pembangunan infrastruktur pedesaan, berupa pembukaan 52 km lebih jalan baru, peningkatan badan jalan dengan panjang total 326 km.
Foto: Kasad tutup TMMD di Muara Wis.(dok/jb)
Selain itu, dilaksanakan juga pembangunan dan rehabilitasi puluhan jembatan, rumah ibadah dan sekolah, serta perbaikan rumah-rumah tidak layak huni dan berbagai prasarana sanitasi untuk masyarakat sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam setiap pelaksanaan TMMD, Satgas selalu melibatkan prajurit TNI,Kepolisian, aparat Pemda. 

"Serta segenap komponen masyarakat bekerjas sama guna mencapai sasaran pembangunan, baik fisik maupun non-fisik, yang mencakup 50 desa sasaran di 50 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia," tutur orang nomor satu di TNI AD.
 
Penutupan TMMD 103 itu tampak ditandai dengan pemberian/dan pemasangan kaki palsu secara simbolis oleh Kasad.

Pemberian sembako secara simbolis oleh Ibu Ketua Umum Persit KCK kepada masyarakat yang membutuhkan serta bantuan ambal untuk Masjid Desa Melintang oleh Pangdam VI/Mlw. 

Pemberian bantuan diakhiri dengan  penandatanganan prasasti peresmian jembatan kayu oleh Plt Bupati Kutai Kertanegara.

Dalam pelaksanaan kunjungan kali ini bapak Kasad di damping asisten operasi, asisten teritorial dan perencanaan dalam meninjau kegiatan Bhakti Sosial.

Digelar berupa yaitu  sunatan massal sejumlah 200 org, pengobatan massal 500 org, donor darah 300, KB Kes 200 org dan secara simbolis dilakukan pemasangan kaki palsu untuk 60 org. Tidak lupa pasar murah diadakan untuk masyarakat di kecamatan Muara Wis dan sekitarnya.

Untuk masyarakat yang hadir panitia menyiapkan berbagai jenis makanan secara gratis kepada masyarakat serta tidak lupa diisi hiburan artis ibukota. 
Rilis: Pendam VI/Mlw
Editor: Ahmad Yani

HUT Ke-73 Satbrimob Polda Kaltim di BSCC DOM Balikpapan

Rabu, 11 Nopember 2018
BALIKPAPAN-Ratusan anggota Satbrimob Polda Kaltim memadati halaman Gedung Balikpapan Sport and Convention Centre (BSCC) DOM Balikpapan, Rabu (11/11/2018).

Dengan mengenakan seragam khas Brimob berwarna hitam, ratusan orang tersebut berbaris rapi guna mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Brimob ke-73.
Foto: Prosesi HUT Satbrimob Polda Kaltim ke-73.(dok/jb)
Selain itu, nampak pula puluhan anggota Sabhara, Polair Polda Kaltim dan Prajurit TNI Kodam VI Mulawarman turut berbaris rapi guna mengikuti upacara tersebut.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Priyo Widyanto, M.M menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT Brimob ke-73 kali ini.

Dalam pembacaan amanatnya, ia mengatakan, Brimob adalah kesatuan elit yang dimiliki oleh Polri yang menorehkan banyak prestasi.

Meskipun demikian, ia mengharapkan agar Brimob tidak terlena dengan keberhasilan dan torehan prestasinya.

"Dengan prestasi yang dicapai Brimob saat ini diharapkan menjadi pemacu untuk tetap semangat bekerja dan mengayomi masyarakat,” ucap Priyo.

“Kita sadari tantangan ke depan akan semakin kompleks. Banyak gejolak yang sewaktu-waktu bisa terjadi di Indonesia. Untuk itu Brimob harus selalu siap dan bertindak cepat serta tepat dalam menghadapi tantangan tersebut,” jelasnya.

Karena itu, diharapkan Brimob dapat berperan aktif dan selalu siap dalam menangani banyaknya tantangan yang ada. Mengingat sebentar lagi akan ada pesta demokrasi yaitu Pileg dan Pilpres 2019.

Dihadapan ratusan personel Polri dan TNI mengatakan bahwa dalam menyambut Pileg dan Pilpres 2019 pihaknya telah mempersiapkan segalanya dan telah siap untuk mengawal pesta demokrasi mendatang.

Dalam pilkada serentak yang akan datang, sinergitas TNI Polri sangat dibutuhkan maka dari itu mari bersama sama membangun sinergitas itu,” tutup Priyo.
Foto bersama di HUT Satbrimob Kaltim ke-73.(dok/jb)

Upacara pun berlanjut dengan pemotongan tumpeng oleh pemimpin tertinggi di Kepolisian Daerah Kalimantan Timur ini yang di dampingi Wakapolda serta Kasdam VI Mulawarman dan ada juga peragaan dari Bhayangkari Brimob Kaltim.

Tak mau kalah, sekitar 50 personel Brimob Polda Kaltim menunjukan kebolehannya dihadapan para tamu undangan melalui peragaan senam senjata dan halang rintang.

Hadir pula beberapa pejabat dari lingkup Polda Kaltim, Kasdam VI Mulawarman, Ketua DPRD Provinsi Kaltim, Muspida Provinsi Kaltim, Walikota Balikpapan, seluruh Kapolres jajaran Polda Kalimantan Timur, prunawirawan Brimob dan beberapa tamu undangan dari muspida Kota Balikpapan.

Hut Korps Brimob Polri tahun ini mengusung tema “Korps Brimob Yang Promoter Siap Mengamankan Agenda Kamtibmas Tahun 2018 dan 2019”.
Penulis: Abidin
Editor: Ahmad Yani

Polda Kaltim Sosialisasi Tim DVI Polri di Mapolda Kaltim

Selasa, 13 Nopember 2018
BALIKPAPAN-Polda Kaltim gelar sosialisasi Disaster Victim Identification (DVI) bersama kedokteran kepolisian (dokpol) T.A 2018 oleh Pusdokkes Polri di Ruang Mahakam Polda Kaltim, Selasa, (13/11/2018).

Kegiatan tersebut turut dihadiri, Wakapolda Kaltim serta Pejabat Utama Polda. Para narasumber dari Pusdokkes Polri Kombes Pol dr. Adang Azhar, Sp. F,DFM, AKBP dr. Lastri Riyanti, MARS, AKP Ifan Wahyudi,S.Si,M.Biotech serta peserta sosialisasi Polri, TNI dan Instansi terkait lainnya.
Foto: Penerimaan cinderamata oleh Wakapolda Kaltim.(dok/jb)
Dalam amanat Kapolda Kaltim menyambut baik dilaksanakannya sosialisasi Disaster Victim Identification DVI di Polda Kaltim ini.

“Keberadaan DVI sangat penting sebagai suatu prosedur yang telah ditetapkan untuk mengidentifikasi korban sebuah insiden atau bencana," ujar Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Priyo.

Sosialisasi tersebut juga penting sebagai momen untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang DVI.

"Agar terwujud keseragaman pemahaman dan persepsi tentang prosedur DVI dalam melakukan proses identifikasi terhadap korban bencana alam sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan,” Kapolda Kaltim.
Foto bersama staf Polda Kaltim dan Tim DVI Polri.(dok/jbjbM
engingatkan maksud dan tujuan sosialisasi tersebut adalah untuk memberikan bekal pengetahuan tentang prosedur DVI.

Sehingga, para personil DVI dapat memahami pelaksanaan tugasnya dengan baik, sehingga berimplikasi terhadap peningkatan kinerja DVI Polri.

Keberadaan DVI sendiri telah banyak berperan dalam pengungkapan kasus. Khususnya korban bencana alam yang sangat urgen dan telah banyak membantu proses penyidikan Polri.

"Untuk itu dengan adanya sosialisasi ini, para personil kesehatan Polri dan DVI Polri maupun tim DVI Instansi terkait lainnya dapat memahami secara utuh prosedur DVI dalam penanggulangan identifikasi korban bencana," ucap Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs Priyo.
Foto: Sambutan Wakapolda Kaltim.(dok/jb)
“Kami berharap personil tim DVI Polri dapat profesional dan lebih siap lagi dalam menghadapi tugas identifikasi korban bencana alam. Sehingga apabila kesuksesan dalam mengungkap kasus terwujud, dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” jelasnya.

Diakhir sambutannya, Kapolda meminta para peserta sosialisasi untuk mengikuti sosialisasi tersebut dengan sungguh-sungguh untuk memperoleh ilmu yang bermanfaat dan memberikan feedback atas materi yang disampaikan.
Penulis: Abidin
Editor: Ahmad Yani

Kasad TNI, Apresiasi Para Babinsa di Yonif/611 Awang Long

Senin, 12 Nopember 2018
SAMARINDA-Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal TNI Mulyono berserta Ibu Rosita Mulyono didampingi Asrena Kasad, Asops Kasad, Aster Kasad dan Kadispenad melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodam VI/Mlw, Senin  (12/11/2018).

Kunjungan Jenderal TNI Mulyono dalam rangka menutup TMMD ke 103 tahun 2018 secara terpusat di Muara Wis Kabupaten Kutai Kartanegara yang direncanakan besok pagi Selasa, (13/11/2018).
Foto: Penyambutan Kasad (dok/jb)
Sebelum menutup kegiatan TMMD, Jenderal TNI Mulyono memberikan pengarahan terhadap 1.050 Prajurit TNI AD dan dari berbagai satuan Tempur, Banpur dan para Babinsa di Lapangan Yonif 611/Awang Long, Senin sore (12/11/2018).

Dihadapan para Prajurit Kodam VI/Mlw, Kasad menyampaikan, kehadiran Kasad ke Samarinda menutup TMMD ke-103 di Kabupaten Kukar serta ingin bertatap muka langsung dengan para prajurit di wilayah Kodam VI/Mlw. Sudah menjadi janji beliau saat  menjadi Kasad akan sering mengunjungi satuan-satuan di daerah dan perbatasan.

Kasad menyampaikan, TNI saat ini adalah institusi yang paling dipercaya oleh rakyat. 

"NKRI tetap utuh karena TNI AD masih tegak berdiri, apapun pangkat dan jabatanmu, sekecil apapun pangkatmu, tugas kalian sangat mulia dan pahlawan-pahlawan TNI AD adalah kalian semua," kata Jenderal Mulyono.

Ditambahkan Kasad, TNI saat ini memiliki kepercayaan  no 1 dari masyarakat  Indonesia, karena kepercayaan yang tinggi kurang lebih 25 kementerian saat ini ingin bekerja sama dengan TNI - AD. Semua yang berperan adalah para Babinsa yang menunjukkan pengabdian yang luar biasa.

"Oleh karena itu, Babinsa sangat kami perhatikan pangkatnya dengan cukup sebulan menempuh pendidikan dan dilantik menjadi Bintara,” ungkapnya.
Foto: Kasad di Lokasi TMD di Awang Long (dok/jb)
"Kalian bukan manusia yang hebat namun, kalian para Prajurit yang hebat karena kalian bekerja langsung di lapangan terutama Babinsa. Itu yang menjadikan TNI AD dipercaya oleh masyarakat," ungkap Kasad, mantan Dandim Samarinda ini.

Masih dalam pengarahanya Kasad menekankan, sebagai seorang prajurit harus memiliki 5 kemampuan. Diantarnya, mempunyai  disiplin tinggi,  jago beladiri, jago menembak, jago perang. Dan mempunyai fisik prima semapta nilainya standar 70.

Kasad mengakhiri kegiatan kunjungannya, dengan pemberian penghargaan kepada prajurit yang berprestasi dan mampu menujukkan performa yang baik dari aspek fisik. Yakni, menembak dan prestasi yang membanggakan lainnya.
Rilis: Pendam VI/Mlw
Editor: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website