Jurnal Balikpapan

Jurnal Balikpapan | Suara Balikpapan

Spanduk Raksasa Dipasang, Untuk Penutupan TMMD 104 Kodim 0913/PPU

Selasa, 26 Maret 2019
SEPAKU-Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 104 Kodim 0913/PPU tahun 2019 dilaksanajan di Desa Argomulyo dan Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara sepertinya akan segera berakhir. Hal ini terlihat dari hasil yang telah dicapai telah dikategorikan 100 % Rampung, Selasa (26/03/2019).

Pelaksanaan TMMD 104 Kodim 0913/PPU dibuka, Wakil Bupati PPU Ir H. Hamdam pada tanggal 27 Februari 2019 lalu, sesuai rencana akan ditutup Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto, akan diwakili LO TNI Al Pangdam VI/Mlw Kolonel Laut (P) Dainel Mudji Rahadi Pada, Rabu (27/03/2019).

Terkait dengan itu, maka untuk  kesiapan mendukung Penutupan dimulai dari Penyiapan Personil. Lapangan Upacara, Panggung dan pemasangan Banner serta Spanduk Penutupan TMMD 104 Kodim 0913/PPU sudah rampung disiapkan.

Pasiter Kodim 0913/PPU Lettu Inf Sujono selaku Koordinator menyamapaikan, upacara penutupan akan dilaksanakan di lapangan Rajawali Desa Argomulyo.

"Dengan melibatkan  pasukan dari TNI - Polri, Dishub, Satpol - PP, Pemda, siswa-siswi MTS Sepakati, SMKN 3 SEPAKU dan satuan pendukung lainnya serta warga masyarakat setempat," kata Sujono.

"Dalam Acara Penutupannya nanti, Satgas TMMD 104 Kodim 0913/PPU akan menggelar Pasar Murah, Pengobatan Gratis dan hiburan Panggung Prajurit", ungkap Kapten Priyanto selaku Komandan SSK.

Sumber: Pendam VI/Mlw
Editor: Ahmad Yani

Satgas TMMD Ke-104 Latih Rebana

Selasa, 25 Maret 2019
MAHAKAM ULU-Dipenghujung kebersamaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 Wiltas TA 2019, Kodim 0912 Kutai Barat (Kubar) di Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kaltim. Melalui kegiatan non fisik, anggota Satgas TMMD terus menguatkan kebersamaan dengan masyarakat.
Diantaranya, dilakukan Sersan Dua (Serda) Wawan dari Batalyon Armed 18/Komposit. Bersama anggota Satgas TMMD lainnya, melatih ibu-ibu yang beragama muslim di Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, belajar Gendang Rebana.

“Disela-sela kesibukan kami Satgas yang beragama muslim melatih para ibu-ibu muslim di Masjid Al-Ikhlas Kampung Long Melaham belajar keterampilan Gendang Rebana," kata Serda Wawan.

"Kami berbagi pengalaman keterampilan yang ada kepada ibu-ibu. Semoga pada TMMD mendatang kami masih bisa bersama lagi dengan masyarakat Kampung Long Melaham,” ujarnya.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-104 di Mahulu, Letkol Inf Anang Sofyan Effendi mengatakan, kebersamaan Satgas TMMD dengan masyarakat, menandakan kuatnya rasa gotong-royong.

Ia katakan, untuk menguatkan kemanunggalan TNI bersama rakyat.

“Kebersamaan prajurit TNI memupuk rasa kekeluargaan dan gotong-royong. TMMD merupakan salah satu wujud Operasi Bhakti TNI yang berpartisipasi dan ikut serta membantu pembangunan masyarakat diwilayah terpencil, terdepan, dan terluar," ungkap Anang Sofyan Dansatgas TMMD 104 Mahulu.

"Melalui kebersamaan dan gotong-royong, semakin menguatkan ikatan TNI dengan masyarakat,” ujar Letkol Inf Anang Sofyan Effendi selaku Dandim 0912 Kubar.

Rilis: Pendam VI/Mlw
Editor: Ahmad Yani

Pemuda Balikpapan, Dapat Pelatihan LDK Dari Kodam VI/Mlw

Senin, 25 Maret 2019
BALIKPAPAN-Kodam VI/Mlw dan Dispora Balikpapan menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Bagi Pemuda Balikpapan, yang berlangsung di Waduk Manggar Kilometer 12 Balikpapan, Senin (25/03/2019).
Acara diikuti oleh 75 orang peserta yang terdiri dari SMA sederajat, Pramuka gugus depan, Karang Taruna tiap Kelurahan.  Kegiatan ini dihadiri oleh Rombongan dari Staf Dispora Balikpapan, Kapolsek Balikpapan Utara, camat dan lurah Kecamatan Balikpapan Utara

Pada kesempatan ini, Waaster Kasdam VI/Mlw Letkol Arh Samujiyo membuka kegiatan tersebut, sekiranya acara akan berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 25-28 Maret 2019.

Waaster mengatakan, materi yang akan disampaikan ini kedepan sangat bermanfaat dan bertujuan untuk memberikan bekal bagi pemuda untuk dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman millenial ini.

Materi yang disampaikan tersebut diantaranya, Kepemimpinan, wawasan kebangsaan, Proxy War, paham Radikalisme/Bahaya Laten Komunis atau PKI, bahaya Narkoba, pesta demokrasi, pemuda dalam bernegara, serta PBB, jam malam, dan kegiatan  Games dan Out Bound.

Acara akan ditutup dengan gelar api unggun dan renungan suci. Sangat bermakna dimana para peserta merenung tentang arti bela negara.

"Dan mengenang serta menghargai nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Waaster.

Rilis: Pendam VI/Mulwarman
Editor:  Redaksi. 

Pangdam VI Mulawarman Sambut Taruna Angkatan Laut

Senin, 25 Maret 2019
BALIKPAPAN-Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto menerima kunjungan kehormatan Kadet Taruna  Akademi Angkatan Laut  TK I Angkatan 67 TA 2019, di Makodam, VI Mulawarman, Senin (25/03/2019).
Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto menyampaikan, selamat datang kepada rombongan dan para Kadet Taruna AAL Tingkat I Angkatan ke 67 TA 2019 yang berjumlah 108 orang.

Terdiri dari  10 orang Taruni dan 98 orang Taruna yang didampingi langsung Wakil Gubernur AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., beserta rombongan KRI Dewa Ruci, di Kodam VI/Mulawarman.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat  keramahan, ditandai prosesi penyerahan Plakat Cinderamata. Sebagai penanda momentum kebersamaan dalam menjaga Kedaulatan wilayah perairan poros Maritim Indonesia khususnya, Kaltara.

Acara tersebut dihadiri oleh, Wakil Gubernur AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., beserta Rombongan,  Irdam VI/Mulawarman, Kapok Sahli dan Staf Ahli Pangdam VI/Mulawarman, Danlanal Balikpapan, beserta Komandan KRI Dewa Ruci Letkol Laut (P) Waluyo dan Awak KRI Dewa Ruci, Para Asisten, LO TNI AU, LO TNI AL serta Kabalak, dan Para Kadet AAL

Dalam sambutannya Pangdam VI/Mlw menyampaikan, secara geografis, Kodam VI/Mulawarman memiliki tugas pokok untuk mengamankan wilayah perbatasan RI Malaysia di wilayah Kaltim, Kalsel dan Kaltara.

Khususnya, untuk di Kaltara terbentang dari Malinau hingga Mahulu.

"Perlu diketahui, Kodam VI/Mulawarman juga telah melaksanakan tugas bantuan kemanusiaan. Seperti, yang telah dilaksanakan.  Turut membantu korban bencana alam di Palu, Sigi dan Donggala, belum lama ini,' ungkap Pangdam VI/ Mlw,  Subiyanto.

Kemudian saat ini Indonesia tengah menghadapi tantangan revolusi Industri 4.0 (empat titik nol). Tantangan ini harus dengan cepat diantisipasi. Dalam hal ini kemampuan untuk berdiplomasi juga diperlukan.

"Terkait fenomena tersebut, “KRI Dewa Ruci” yang membawa para Taruna ke Balikpapan ini adalah salah satu contoh “perangkat diplomasi Indonesia," Karena kegiatan-kegiatan yang dilakukan berupa muhibah ke negara-negara lain," katanya.

"Hal ini sangat memberikan kontribusi positif, terhadap diplomasi Indonesia kepada dunia Internasional," katanya.
Karena itu Indonesia perlu menjalin kerja sama dengan Negara maju. Untuk menjawab tantangan revolusi Industri beserta dampak sosialnya.

Alutsista TNI harus segera mengikuti perkembangan teknologi digital, dan harus segera dikembangkan menjadi Alutsista yang berbasis teknologi Digital.

Keniscayaan pembaruan Alutsista itu perlu dilakukan mengingat jenis teknologi yang menjadi pilar Industri 4.0 (empat titik nol) semakin bergerak cepat dan sulit dikuasai.

Pangdam berharap, agar Para Taruna mengembangkan konsep ini dengan ide-ide yang brilian demi Bangsa dan Negara tercinta.

"Gali sebanyak-banyaknya pengetahuan dari manapun agar muncul pemikiran baru yang lebih bermanfaat bagi kemajuan Negara. Junjung tinggi martabat Bangsa demi kehormatan dan kejayaan Indonesia,” Kata Subiyanto.

Sementara itu Wakil Gubernur AAL, Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi berharap, kehadiran para Taruna dan Taruni di Makodam VI/Mlw dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan. Serta memperat Tali Silaturahmi dengan para pejabat dan anggota Kodam VI/Mlw serta masyarakat Kota Balikpapan.

Rilis: Pendam VI/Mulawarman
Editor: Ahmad Yani

Aspotmar Kasal, Tanam Pohon di TMMD 104 Kodim 0913/PPU

Minggu, 25 Maret 2019
SEPAKY-Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 104 Kodim 0913/PPU di Desa Argomulyo dan Desa Tengin Baru Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, saat mendapat Kunjungan Kerja Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Mabes TNI dipimpin oleh Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, SH. MH, M.Tr (Han), Senin (25/03/2019).
"Dengan TMMD, TNI-AD Mengabdi Dan Membangun Bersama Rakyat"

Peninjauan Tim Wasev Mabes TNI, selain mengecek Posko dan Hasil kerja Satgas TMMD di Desa Argomulyo. Juga melakukan  penanaman pohon “TREMBESI“ di lokasi kanan kiri jalan Utama TMMD 104 tahun 2019.

”Pohon raksasa Trembesi atau Albizia termasuk jenis pohon dengan Evaporasi atau penguapan tinggi serta mempunyai akar yang kuat dan tajuknya sangat lebar. Jenis pohon ini cepat tumbuh dan kemampuannya menyerap air sangat kuat,” ungkap Mahmud,  selaku Dansatgas TMMD 104 Kodim 0914/PPU.

Pelaksanaan Peninjauan Tim Wasev Mabes TNI yang dilaksanakan sebagai Program Kerja Satuan Mabes TNI untuk mengetahui Progres kegiatan TMMD 104 Kodim 0913/PPU.

Dengan harapan, dilaksanakannya TMMD 104  Kodim 0913/PPU, Masyarakat akan lebih Sejahtera.

Kunjungan kerja tersebut dihadiri Wakil Bupati PPU Ir H. Hamdan, LO Angkatan Laut  Kodam VII/Mlw Kolonel (Mar) Daniel, Staf Ahli bidang Sosbud Kodam VI/MLW  Kolonel Inf Eben Ezzer L Tobing, S.Ap.

“Kedepannya Masyarakat akan terbantukan oleh Akses Jalan yang ada dan Fasilitas lainnya guna mensejahterakan Masyarakat demi meningkatkan pertumbuhan  Ekonomi dan Sumberdaya Alam," ucap Bambang Suswantono, selalu Aspotmar Mabes TNI.

Rilis: Pendam VI/Mlw
Editor: Ahmad Yani

Mayjen TNI Bambang Suswantono, Inspeksi Lokasi TMMD 104 PPU

Senin, 25 Maret 2019
BALIKPAPAN-Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 104 Kodim 0913/PPU di Desa Argomulyo dan Desa Tengin Baru Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, mendapat Kunjungan Kerja Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Mabes TNI. Dipimpin oleh Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, SH. MH, M.Tr (Han).
Dalam kunjungan kerjanya, Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono dan Paban V/Bhakti TNI AL Kolonel Laut (P) Retarto SW, M.Si (Han) diterima, Dansatgas TMMD 104 Kodim 0913/PPU Letkol Inf Mahmud, S.Ip dan disambut dengan Adat Tepung Tawar serta tarian selamat datang dipintu masuk Lokasi Posko TMMD RT 11 Desa Argomulyo, Senin (25/03/2019).

Hadir dalam kunjungan kerja tersebut, Wakil Bupati PPU Ir H. Hamdan, LO Angkatan Laut  Kodam VII/Mlw Kolonel (Mar) Daniel, Staf Ahli bidang Sosbud Kodam VI/MLW  Kolonel Inf Eben Ezzer L Tobing, S.Ap.

Adapun pelaksanaan peninjauan Tim Wasev Mabes TNI mengecek Posko TMMD Desa Argomulyo, disambut FKPD (forum komunikasi perangkat daerah) PPU.

Seanjutnya, menerima paparan Dansatgas TMMD 104 Kodim 0913/PPU dan melakukan peninjauan ke lokasi Sasaran Utama pelaksanaan TMMD 104 tahun 2019.

Pada kesempatan kunjungan kerja ini, Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono menyampaikan, ucapan terima Kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), telah bekerja sama dengan TNI.

Pelaksanaan TMMD 104 di PPU, sebagai pelaksana Yaitu Kodim 0913/PPU.

Bambang Suswantono menyampaikan, kewaspadaan bangsa Indonesia saat ini, terletak pada Disintegritas Bangsa dan Bahaya akan Faham Radikalisme.
Pelaksanaan Peninjauan Tim Wasev Mabes TNI yang dilaksanakan sebagai Program Kerja Satuan Mabes TNI untuk mengetahui Progres kegiatan TMMD 104 Kodim 0913/PPU.

Harapanya, dengan dilaksanakannya TMMD 104  Kodim 0913/PPU di Desa Argomulyo dan Desa Tengin Baru Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara. Masyarakat akan terbantukan oleh Akses Jalan yang ada dan Fasilitas lainnya.

"Guna mensejahterakan Masyarakat demi meningkatkan pertumbuhan  Ekonomi dan Sumberdaya Alam. Serta meningkatkan Sumberdaya Manusia," kata Asisten Potensi Maritim Kasal Bambang Suswantono.

Rilis: Pendam VI/Mlw
Editor: Ahmad Yani

Sabaruddin, Mediasi Warga Bersama Pihak Perumahan Calladium

Senin, 25 Maret 2019
BALIKPAPAN-Merasa dirugikan sejumlah warga RT. 2 Kel. Gn. Samarinda Baru, Balikpapan Utara, mendatangi kantor DPRD Balikpapan. Komisi III DPRD Balikpapan mediasi warga bersama pihak developer,  di ruang rapat Gabungan gedung DPRD Balikpapan,  Senin (25/03/2019).
Poto: Sabaruddin Panrecalle
Wakil Ketua III DPRD Balikpapan (at/jb) 
Mediasi dilakukan DPRD Balikpapan, untuk mencapai kesepahaman antara warga dan pengembang. Warga RT. 27 Gn. Samarinda Baru, dinilai dirugikan dengan adanya aktivitas pengembang perumahan Calladium.

Warga menilai aktivitas dilakukan perumahan Calladium saat ini, warga RT. 27 Gn. Samarinda Baru, terus berdampak banjir dan kotor.

Rapat dengar pendapat (RDP) melalui Komisi III DPRD Balikpapan, meminta pihak pengembang legalitas perizinan yang dimiliki. Demikian juga pemerintah kota melalui BPMP2T, agar memberikan keterangan prihal izin yang telah dikeluarkan ke pihak perumahan Calladium.

Dari hasil keterangan masing-masing pihak, Sabaruddin menilai perlu dilakukan sinkronisasi antara pengembang dan warga. Agar proses pembangunan tetap jalan. Demikian warga setempat merasa tidak dirugikan.
Wakil Ketua III DPRD Balikpapan Sabaruddin, memimpin rapat, meminta keterangan kedua bela pihak. Baik dari pengembang maupun warga RT. 27 Gn. Samarinda Baru, yang merasa dirugikan.

Turut serta dalam rapat tersebut, perwakilan BPMP2T, Kel. Gn. Samarinda Baru,  Dinas Perkotaan dan Pemukiman, Dinas PU dan pihak Satpol PP.

Menurut Sabaruddin, aktivitas pengembang tidak dapat dihentikan dikarenakan proses perizinan dinilai lengkap. Meski demikian beberapa rekomendasi dari instansi terkait harus dipenuhi.

Diantaranya pembuatan bozem, pengerjaannya sedang dilaksanakan. Namun, pihak pengembang dan warga sekitar secara bersama-sama mencari terbaik agar tidak ada dirugikan.

"Kami tidak dapat menghentikan pembangunan pihak developer selama izin mereka lengkap. Kami tetap melakukan pengawasan," ungkap Sabaruddin.

"Adapun waktu kami berikan, untuk memenuhi rekomendasi tersebut, paling tidak dia minggu. Kami akan turun kembali peninjau apakah dipenuhi atau tidak," tegasnya.
Poto: Syahrir Timun Wakil
Direktur Perum. Calladium (ay/jb) 
Meski pertemuan sempat berjalan alot, kedua pihak dapat terkontrol dengan membuat rekomendasi yang akan dijalankan pihak perumahan.

Sementara pihak pengembang, Wakil Direktur PT. Cahaya Raya Alam (CRA), Perumahan Calladium, Syahrir Timun menegaskan pembangunan dilakukannya tidak ada yang melanggar. Sehingga, tidak ada alasan aktivitas kami dihentikan.

"Untuk pembangunan bozem, jelas kami kerjakan. Meski tidak disuruh, karena ini merupakan kewajiban kami," ungkap Syahrir.

Menurutnya, perbedaan ini dikarenakan selera masing-masing. Proses pembangunan perumahan Calladium,  sedang berjalan. Jelas itu ada dampak ditimbulkan seperti, kotor dan sebagainya.

Penulis: Ahmad Yani

Anggota Satgas TMMD 104 PPU, Setia Bantu Warga

Minggu, 24 Maret 2019
SEPAKU-TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-104 Kodim 0913/PPU di Desa Argomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, setia dan peduli dengan masyarakat sekitar.
Rasa peduli ini menjadikan  prajurit rendah hati dan dibuktikan dalam 8 (Delapan) Wajib TNI, pada butir ke 5 (Lima) Senantiasa menjadi contoh dalam sikap dan kesederhanaan.

Sertu Samsul dan Pratu Alhadi, anggota Yon Kav yang bergabung dalam satgas TMMD ke 104 yang sedang mengerjakan sasaran rehabilitasi Musholla Dahrul Iman Rt 06. Ikut peduli membantu warga mendorong sepeda motor yang memuat hasil panen berupa sawit.

"Sepeda motor tersebut mogok pas di tengah-tengah tanjakan, Gunung Kembar, lokasinya berdekatan dengan Musholla Darul Iman. Kami membantunya, karena kami lihat butuh bantuan," kata Sertu Samsul, Minggu (24/03/2019).

Sugianto (53) warga RT 06 Desa Argomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim. Sehari-harinya beraktifitas ke-kebun untuk memanen sawit dengan menggunakan sepeda motor.  Telah dirancang guna memuat hasil panen bisa dibawa sampai muatannya 1,5 ton.

"Terimakasih atas bantuannya pak TNl mungkin kalau tidak ada yang bantu tadi sudah mundur dan bisa masuk jurang. Biasanya motor kami ini tidak pernah rewel, mungkin tadi pas di kebun kehujanan jadi air masuk ke karburator," ungkap Sugianto.

Rilis: Pendam VI/Mlw
Editor: Ahmad Yani

Polda Kaltim Tanda Tangani Fakta Integritas Penerimaan Polri 2019

Minggu, 24 Maret 2019
BALIKPAPAN-Polda kaltim Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si., secara langsung memimpin pengambilan sumpah panitia, calon peserta, dan orang tua/wali sekaligus menandatangani fakta Integritas On the Road dalam penerimaan Polri tahun 2019, di Lapangan SPN Polda Kaltim, Minggu (24/03/2019).
Penandatanganan fakta Integritas disaksikan, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si.

Sekira tiga ribuan calon peserta Polri bersama orang tua wali hadir untuk mengikuti kegiatan yang baru pertama kali dilakukan ditempat terbuka seperti ini. 

Selain, penandatanganan, ribuan calon anggota polri ini, ditampilkan pula atraksi terjun payung dari kepolisian, Polisi Cilik, Rampak Bedug Dit Polairud Polda Kaltim, dan peragaan seragam Polri oleh Polki dan Polwan Polda Kaltim.

Dilanjutkan, pembacaan Sumpah oleh Panitia, Calon peserta dan Orang tua Wali.

Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan M.Si., menjelaskan kegiatan fakta integritas dilakukan di tempat terbuka ini menunjukkan keterbukaan dalam seleksi atau Rekruitmen Polri.

“Sebelumnya kegiatan ini selalu dilakukan di gedung DOME Sport Balikpapan. Namun kali ini, dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia," kata Wakapolda.

"Dengan maksud untuk lebih menggolarakan sekaligus memberikan keyakinan pada masyarakat. Bahwa, Polri melakukan rekrutmen ini sesuai dengan prinsip Bersih, transparan, akuntabel dan humanis,” tutur Wakapolda Eddy Sumitro.

Selanjutnya, Wakapolda Kaltim menambahkan, untuk tahun ini Polri telah membuat program whistleblowing sistem untuk menangkal praktik percaloan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

“Kami mengimbau kepada para orang tua wali para calon peserta untuk jangan percaya kepada calo atau siapapun yang mengaku bisa menolong. Semua tergantung pada kemampuan anak itu sendiri," tegasnya.
"Lalu dengan adanya program ini. Nantinya, jika masyarakat melihat adanya penyimpangan bisa melaporkannya, tanpa harus takut diketahui identitas pelapor,” ungkapnya.

Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana menambahkan, untuk penerimaan Polri ditahun ini. Polri akan menerima 9.500 calon anggota. Sebanyak 350 Akpol, Bintara 8750 dan Tamtama sebanyak 300 orang.

“Untuk rincian lebih lanjutnya kita akan menunggu petunjuk dari Mabes Polri. Perlu kami sampaikan pula, pendaftaran yang awalnya dibuka sampai dengan tanggal 23 Maret saja, akan diperpanjang sampai tanggal 28 maret 2019," tandas Ade Yaya.

Penulis: Abidin
Editor: Ahmad Yani

TMMD 104 PPU, Hadiahi Warga ArgoMulyo-Tengin Baru

Minggu, 24 Maret 2019
SEPAKU-Dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 104 yang dilaksanakan di Desa Argomulyo dan Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, saat ini tinggal menunggu detik-detik penutupan, Minggu (24/03/2019).
Poto: Jembatan penghubung dua
Desa, Argomulyo dan Tengin Baru (dok/jb) 
Jembatan yang menghubungkan kedua Desa, Argomulyo dan Desa Tengin Baru sudah bisa di gunakan. Lebih mempercantik sedikitnya 15 anggota TNI dilibatkan dalam kegiatan pengecatan jembatan  dengan dibantu masyarakat setempat.

Dansatgas TMMD 104 Kodim 0913/PPU Letkol Inf. Mahmud, S. Ip mengungkapkan, kegiatan ini merupakan tahapan yang sangat penting. Adanya infrastuktur yang baik diharapkan akan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat

Disisi lain dapat membangkitkan dan menggelorakan akan budaya gotong royong. Dengan adanya jembatan yang menghubungkan kedua  Desa Argomulyo dan Desa Tengin Baru, akan memudahkan warga dalam bersosialisasi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Adanya bangunan jembatan tersebut, tentu masyarakat bisa melewati dan menikmati hasil karya Satgas TMMD Kodim 0913/PPU yang akan menjadi kenangan bagi warga pada suatu saat. Sehingga, kami akan terus bekerja dengan semangat. Untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” tegas Mahmud selaku Dansatgas.

Dijelaskannya, sebelum dilakukan perbaikan pelebaran jembatan tersebut. Hasil panen kebun masyarakat setempat, harus memutar dan mencari akses jalan lain yang memutar dan lebih jauh untuk dapat saling berkunjung ke Desa sebelahnya.

Diharapkan, dengan adanya jembatan yang dibangun serta dijadikan sasaran fisik dalam program TMMD Reguler ke-104 tahun 2019 kali ini, benar-benar membawa kesejahteraan masyarakat setempat.

Kegiatan gotong-royong dalam rangka pengecatan jembatan itu adalah bentuk kepedulian Satgas TMMD ke-104 kepada masyarakat  sebagai wujud dari ‘'TNI Mengabdi Dan Membangun Bersama Rakyat".

Rilis: Pendam VI/Mlw
Editor: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website