Penyambutan Kapolda Kaltim

Balikpapan-Brigjen Pol. Priyo Widyanto yang resmi menggantikan Irjen Pol. Safaruddin sebagai Kapolda Kaltim, tiba di Mapolda Kaltim, jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan, Selasa (16/01/2018).

Jenderal bintang satu ini didampingi, istri Yemmy Triana, dan Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. M Naufal Yahya, sekira pukul 13.00  Wita.

Kedatangan dan Kapolda Kaltim yang  ini  disambut meriah dan pengalungan kembang oleh duta Humas polda, seluruh jajaran pejabat  Polda Kaltim, mulai dari perwira pertama hingga perwira menengah. Acara penyambutan sangat meria, dipimpin langsung Kapolda Kaltim terdahulu Irjen Pol. Safaruddin.
Brigjen Pol. Priyo Widyanto saat penyambutan (poto: abidin)

Usai bertemu dan berjabat tangan dengan Safaruddin, Kapolda baru Priyo bersama rombongan langsung menuju Ruang Rapat Utama (Rupatama), yang pertama dilakukan saat hendak ke ruang tersebut adalah menunaikan Salat Zuhur.

“Iya tadi salat, usai salat, beliau langsung memberikan pengarahan kepada pejabat Polda Kaltim dan juga seluruh Kapolres di wilayah hukum Polda Kaltim,” kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kaltim AKBP Yustiadi di sela-sela pengarahan Kapolda baru tersebut.


Untuk diketahui, Brigjen Pol. Priyo Widyanto resmi menggantikan Irjen Pol Safaruddin sebagai Kapolda Kaltim usai serah terima jabatan yang digelar di Mabes Polri, Kamis (11/1) lalu. Sebelumnya, Priyo menjabat sebagai Kapolda Jambi sejak 18 April 2017 hingga 5 Januari 2018.(abd)

PWI Balikpapan Adakan Berbagai Kegiatan

Balikpapan- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Balikpapan mengadakan berbagai kegiatan diantaranya, Dialog Akhir Tahun 2017 bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Balikpapan dan Badan Pertanahan dan Tata Ruang Kota Balikpapan.  Di Kantor PWI Perwakilan Balikpapan Jalan Telaga Sari No.2 Balikpapan, (28/12/2017) lalu.

Ketua PWI Perwakilan Balikpapan Sumarsono mengatakan, dialog diadakan untuk membantu masyarakat dan memberikan informasi kepada masyarakat Balikpapan yang berkaitan dengan pertanahan. Dinilai selama ini masih mengisahkan berbagai persoalan.
Ketua PWI Balikpapan serahkan bantuan 

“Pengurusan tanah bagi masyarakat khususnya Balikkpapan masih banyak menemui kendala termasuk adanya kepemilikan tanah yang tumpang tindih,” ungkap Sumarsono.

Menurutnya, informasi mengenai pertanahan sangat penting untuk diketahui masyarakat agar dalam kepengurusan bias memahami aturan ataupun pensyaratan yang diperlukan.

Sementara Kepala BPN Balikpapan Didik Bangun Restu Aji menjelaskan, ada beberapa hal yang membuat masih banyak bidang yang belum dapat diterbitkan sertifikatnya. BPN mengklasifikasikan menjadi 2 yaitu K2 dan K3. Untuk klasifikasi K3 ini masih berpotensi besar dapat terbit. Namun belum bisa diterbitkan sekarang karena masih ada beberapa persyaratan administrasi yang belum lengkap.

"Misalnya saja ada yang kekurangan dokumen pemilik seperti KK atau KTP. Kemudian ada juga bidang yang telah diukur namun ketika dicari tahu pemiliknya siapa, ketua RT juga tidak tahu," kata Didik dalam pertemuan tersebut.

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Balikpapan telah menyelesaikan pendataan 5.200 bidang di Balikpapan yang masuk dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada tahap II. Namun, hanya sekitar 3.500 bidang saja yang dapat diterbitkan sertifikatnya dan masuk dalam klasifikasi K1 (persyaratan lengkap).

PWI Perwakilan Balikpapan juga baru memberikan bantuan kepada korban kebakaran yang melanda 5 RT di wilayah Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota menggugah kepedulian masyarakat Balikpapan, termasuk wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Balikpapan.

Pengurus PWI Perwakilan Balikpapan menyalurkan bantuan berupa mie instan dan pakaian layak kepada korban kebakaran. Bantuan diserahkan di Posko Kebakaran, halaman parkir Kantor Walikota, Jl Wiluyo Puspoyudo, Balikpapan.


"Bantuan ini inisiatif teman-teman wartawan yang tergabung dalam PWI Kota Balikpapan sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban kebakaran di Klandasan Ulu," ujar Sumarsono, Ketua PWI Perwakilan Balikpapan ditemani Bendahara H Slamet Iman Sentoso, Wakil Sekretaris Debi, dan beberapa pengurus lainnya usai menyerahkan bantuan, Sabtu (6/01/2017).(ay)

Pelayanan, Pembangunan Daerah Diperlukan Pengawasan

Balikpapan- Pembangunan di beberapa daerah diperlukan pengawasan bagi semua pihak. Termasuk anggota DPR RI di Dapil masing-masing, bahkan lebih dari itu diperlukan adanya perjuangan anggaran untuk pembangunan di daerah.

            Anggota Komisi II DPR RI DR. Ir. Hetifah Sjaifudian dari beberapa hasil kunjungan di beberapa Kota dan Kabupaten di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, menyampaikan beberapa program pemerintah harus dilakukan pengawasan dan pengawalan yang serba ekstra. Hal itu dinilai beberapa pelayanan masyarakat tidak berjalan maksimal.

            Ia mencontohkan, hasil kunjungan di Disdukcapil Balikpapan, proses pembuatan e-KTP cukup simpel dan singkat. Sementara implementasi dalam pelayanan masyarakat harus menunggu berminggu-minggu.
Hetifah Sjaifudian

            Dia menilai, pelayanan masyarakat dibeberapa instansi pemerintah belum berjalan maksimal.
            Termasuk pelayanan e-KTP terhadap Disabilitas masih dinilai kurang, pelayanan bagi disabilitas semestinya mendapatkan pelayanan khusus. Tanpa mengurangi hak-hak mereka sebagai warga negara. 

            “Dari hasil kunjungan kami beberapa hal yang harus mendapatkan perhatian serius khususnya di wilayah Kaltim. Seperti di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), pihaknya mendorong pemanfaatan dana Desa yang maksimal. Termasuk, Bandara Kubar yang sempat tutup, yang memerlukan intensitas koordinasi antar pemerintah,” ungkapnya. 

            Sementara pembangunan infrastruktur lain Hetifah menilai, diperlukan adanya fisibility yang jelas dan tepat, tidak berdasarkan pesanan yang sarat dengan kepentingan. 

            Menanggapi pembangunan Pelabuhan Ambalat Kutai Kartanegara dan Pelabuhan Maloy, Kutai Timur ia menyatakan, Pemerintah Daerah seharusnya sadar akan kebutuhan daerah tersebut. Agar dalam pembangunan infrastruktur tersebut, tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas. 

            “Kami menyadari, perlunya perjuangan bagi masyarakat Kaltim-Kaltara di pusat, untuk menyeimbangkan sumbangsi anggaran daerah ke pusat. Agar daerah Kaltim-Kaltara mendapatkan alokasi anggaran yang diinginkan sesuai kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing,” pungkas Hetifah.(ay)      
       

Warga KKDB Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Balikpapan- Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H, oleh Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB) Kota Balikpapan di Rumah Jabatan Wakil Walikota Balikpapan, Minggu, 24 Desember 2017 dihadiri ratusan warga KKDB se-kota Balikpapan. 

            Ketua KKDB Kota Balikpapan Syarifuddin mengatakan, acara maulid tersebut menjadi moment penting dalam silaturrahmi bagi warga KKDB. Ribuan warga KKDB yang berdomisili di Balikpapan, dengan berbagai profesi, diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam pembangunan kota Balikpapan, sebagai kota nyaman dihuni.
Prof. DR. KH. Faried Wajedy, MA bersama Keluarga KKDB
  “Kami Keluarga Besar Daerah Barru, yang ada di Balikpapan, senantiasa ikut andil dalam pembangunan kota khususnya menciptakan kota yang kondusif, nyaman dihuni menuju madinatul iman,” ungkapnya. 

            Senada disampaikan Ketua Panitia Maulid KKDB H. Abbas, maulid diselenggarakan tersebut, menjadi ajang silaturrahmi antar warga Barru yang ada di Balikpapan. Dengan harapan, warga Barru yang ada di Balikpapan menjadi warga yang baik dalam pembangunan kota Balikpapan kedepan.

            “Khususnya maulid tahun ini, kiranya dapat berkelanjutan pada tahun akan datang, apalagi menghadirkan kiyai kharismatik asal Barru, adalah Prof. KH. Faried Wajedy, MA merupakan Pimpinan Pondok Pesantren DDI mangkoso,” jelasnya. 

            Dalam ceramahnya, disampaikan KH. Faried Wajedy, MA, masyarakat Barru yang ada di Balikpapan senantiasa berbuat kebaikan, sebagaimana menjadi tuntunan Nabi Muhammad SAW. Hal tersebut juga erat kaitannya dengan salah satu Asmaul Husna “Al-Barru” berbuat kebaikan. 

            Kebaikan-kebaikan tersebut juga harus kita tularkan kepada orang banyak, sebagaimana diajarkan Baginda Rasulullah SAW.
Poto bersama warga KKDB
 

            Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Masud hadir dalam acara tersebut menyampaikan, peringatan Maulid kali ini sebagai wadah bagi warga Barru yang ada di Balikpapan. Kiranya, kedepan dapat dijadikan sebagai bentuk silaturrahmi yang berkesinambungan. Serta, warga Barru dapat menjadi bagian dalam pembangunan Kota Balikpapan kedepan.(ay)

IRT Pesta Sabu Bersama Empat Pemuda

Balikpapan- Badan Narkotika Nasional kembali mengamankan tiga orang Ibu Rumah Tangga (IRT) bersama empat pemuda dan membawa Balita sedang melakukan pesta sabu di Kawasan Jalan 21 Januari, Balikpapan Barat.

Ironisnya para ibu rumah tangga tersebut membawa anak anak mereka yang masih balita saat sedang mabuk narkoba.

Badan Narkotika Nasional Kota Balikpapan, Kalimantan Timur mengamankan tujuh orang warga, yang kedapatan  tengah melakukan pesta sabu, di sebuah rumah di kawasan jalan dua puluh satu januari, Kelurahan Baru Tengah Balikpapan Barat, Selasa (5/12/2017).
Poto pelaku pesta sabu (poto: abidin)
Tiga diantaranya merupakan berstatus Ibu Rumah Tangga. Para ibu muda tersebut membawa anak anak balita mereka, ketika tengah berpesta sabu dengan empat orang pemuda. sementara itu selain ketujuh warga ini juga turut diamankan empat buah korek api, serta satu alat penghisap sabu.

Sementara itu juga dari hasil pemeriksaan sementara, ketujuh pengguna narkoba tersebut rencananya akan menjalani proses rehabilitasi.(abd)


Agar Pembuangan Bayi Tidak Terjadi Lagi


Hingga saat ini, jajaran kepolisian masih bekerja keras mengungkap pembuangan bayi pantai RT 38, Kelurahan Damai Bahagia, Balikpapan selatan, Selasa (3/10) siang. Meski sejumlah saksi di lokasi penemuan sudah dimintai keterangan, namun belum ada yang mengarah kepada seseorang yang diduga sebagai pelaku pembuangan bayi tersebut.

"Belum ada perkembangan untuk mengarah siapa ibu yang  melahirkan, siapa yang membuang. Belum ada perkembangan," terang Panit Reskrim Polsek Balikpapan Selasa Ipad Payah, kemarin. Sementara itu jasad bayi laki-laki malang tersebut telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Telindung, setelah dilakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah Kanujoso Djatiwibowo.
Dari hasil visum menyebutkan, mayat bayi tersebut baru berumur tiga hari. Diduga setelah dilahirkan, bayi malang tersebut langsung dibuang ke laut.
Siti Nur Sofiyya Yani

"Hasil visum secara resmi belum keluar. Tapi dari keterangan dokter, bayi tersebut berumur tiga hari dan diduga setelah dilahirkan langsung dibuang. Kemudian saat dibuang, bayi itu langsun tenggelam, terseret arus selama tiga hari, kemudian terdampar di lokasi penemuan," bebernya.

Sejauh ini baru dua orang saksi yang dimintai keterangan secara tertulis. Namun, saksi-saksi yang dimintai keterangan secara lisan sudah banyak. Pihaknya juga berkoordinasi dengan masyarakat dan ketua RT setempat untuk memberikan informasi, jika mengetahui hal yang berkaitan dengan penemuan bayi tersebut.

"Kami juga menghimbau kepada  masyarakat, keluarga atau teman-teman yang mengetahui jika ada seorang wanita yang sebelumnya terlihat hamil, kemudian telah melahirkan namun bayinya tidak ada, bisa memberikan informasi kekami untuk segera kami telusuri. Jangan takut melaporkan, saksi akan kami lindungi," imbau Payah.

Untuk diketahui, warga yang bermukim di RT 38, Kelurahan Damai Bahagia, Balikpapan Selatan, geger. Bagaimana tidak, Selasa (3/10) warga dikejutkan dengan penemuan jasad bayi lengkap dengan ari-ari. Bayi tersebut ditemukan dalam posisi telungkup di pinggir pantai tanpa mengenakan pakaian. Jasad bayi tersebut kali pertama ditemukan seorang pemuda, Ivan  (14) yang kala itu tengah bermain gitar di teras rumahnya, sekira pukul 14.10 wita.

Sembari memetik senar gitar dan menikmati sepoi angin laut, pelajar SMP Negeri 10 Balikpapan ini melihat jasad bayi. Awalnya pemuda ini mengira sebuah boneka. Tetapi karena penasaran, Ivan memastikan.  

"Kukira boneka, sekalinya mayat. Habis lihat saya langsung lapor RT, lalu koramil. Awalnya kulihat dari jauh. Posisi saya di rumah. Lalu didekati, posisi bayi telungkup di bibir pantai," ujarnya saat memberikan keterangan di hadapan petugas.

Jarak rumah Ivan ke bibir pantai sekira 5 meter ketika awal ditemukan jasad bayi tersebut. Warga setempat langsung berinisiatif menepikan jasad. Hal itu dilakukan  agar si bayi tidak terbawa arus pantai. Sontak atas peristiwa itu, warga setempat yang penasaran mendatangi lokasi penemuan mayat.
Salah satu warga, Lina menuturkan, jasad bayi tersebut sangat mengenaskan. Bagian tubuhnya terluka. Diduga karena dimakan oleh binatang laut.

Kasus pembuangan bayi tersebut bukan hal yang baru-baru saja terjadi, tingkat pembuangan bayi semakin hari semakin tinggi seperti yang telah banyak diberitakan. Baik pemberitaan di media lokal maupun nasional.

Di berbagai daerah tidak sedikit kasus pembuangan bayi ini terjadi, bahkan setiap tahunnya terus mengalami peningkatan setiap harinya hingga dari memasuki tahun ke tahun jumlahnya sudah tidak dapat dihitung lagi berapa banyak kasus tersebut. Bayi-bayi yang tidak berdosa disia-siakan, dibuang begitu saja. Beragam macamnya dari kasus-kasus tersebut ada penemuan bayi dalam keadaan masih hidup, masih hidup walau mulai sekarat dalam keadaan lemah, hingga bayi yang ditemukan sudah tidak bernyawa lagi. Bayi-bayi dibuang di sembarang tempat, baik di sungai, di tempat sampah, bahkan di pinggir jalan.

Tidak berpikir lagi dimana hati nurani pada saat hendak membuang bayi-bayi tersebut, dengan tega bayi itu dibuang begitu saja. Dari kasus-kasus pembuangan bayi tersebut  bisa dapati bermacam faktor yang menjadi penyebabnya, bisa karena masalah ekonomi, sosial dan perkembangan teknologi. Bisa difaktori karena himpitan ekonomi, kesenjangan sosial yang semakin menganga.

Mereka merasa tidak sanggup untuk merawat anak. Karena miskin, mereka khawatir tidak bisa memenuhi biaya kebutuhan hidup bagi anak yang sekarang semakin serba sulit sehingga mereka tega meninggalkan bayi di jalan pinggi jalan, emperan toko, di teras rumah orang atau di tempat yang dirasa ada seseorang  menemukan kemudian merawat anaknya.

Namun dari sini, masalah sosial lebih menonjol. Seperti fakta remaja yang hamil diluar nikah. Pemicunya ada pada pergaulan bebas, di indonesia sendiri seks bebas sudah menjadi hal yang lumrah terjadi dikalangan generasi remaja, belum lagi akses porno yang mudah untuk didapati sehingga kebablasan dalam berbuat dan timbul hal yang tidak diinginkan yakni hamil di luar nikah, dan akhirnya membuang bayi pun seakan menjadi jalan pintas untuk menghindari rasa malu dari perbincangan orang-orang sekitarnya, khawatir nama baik keluarga tercoreng, dll.

Meskipun harus membelakangkan hati nurani saat membuang atau membunuh bayi tersebut. Inilah fakta yang sampai saat ini masih terjadi di tengah-tengah kehidupan, yang mana kasus pembuangan bayi ini belum bisa terselesaikan.

Perlu disadari bahwa hal ini membutuhkan penangan serius, tidak bisa didiamkan. Lewat kesadaran ini dibutuhkan kerjasama untuk mencegah kasus ini agar tidak terjadi lagi. Mulai dari kerjasama antara pihak sekolah, menanamkan pembelajaran pendidikan Islam, menjaga iman dan taqwa nya juga para orangtua turut mengawasi agar tidak melakukan hal-hal yang negatif.

Menanamkan mendidik kepribadian islam pada anak, tentunya hal ini juga tidak lepas dari peran penting pemerintah menerapkan aturan Islam yang menjaga, menutup semua celah terjadinya pergaulan bebas serta menjaga masyarakat dari  kurangnya penanaman iman dan taqwa. Sebab, kurangnya penanaman iman dan taqwa kepada Allah, adalah hal yang mendasar penyebab labilnya remaja dalam berprilaku dengan keadaan lingkungan yang jauh dari peraturan Islam.

Bahwasanya Islam jauh-jauh hari telah menjelaskan bagaimana menjaga kemuliaan diri, menjauhkan dari hal-hal yang buruk termasuk hamil di luar nikah, kasus pembuangan dan penelantaran bayi.

Hal itu tidak akan terjadi jikalau aturan islam menjadi penerapan dalam sendi-sendi kehidupan. Untuk mencegah kasus-kasus tersebut islam telah menetapkan aturan mengenai pergaulan antara laki-laki dan wanita,sepertil menutup aurat, menundukkan pandangan, larangan berkhalwat, larangan untuk mendekati zina. Mendekatinya saja dilarang apalagi melakukannya, (QS. An Nur : 30-31) (QS. Al Isra : 32).

Sehingga untuk mengantisipasi hal serupa kembali terjadi diperlukan penanaman keimanan yang menghasilkan taqwa pada individu muslim (benteng keluarga muslim) khususnya masyarakat Balikpapan, masyarakat juga berperan aktif untuk melakukan kontrol sosial jika terjadi pergaulan bebas di lingkungannya,  dan yang tidak kalah penting adalah peran pemerintah dalam memberikan edukasi yang benar agar kejadian serupa tidak pernah terjadi lagi.
Penulis : Siti Nur Sofiyya Yani (Pemerhati Remaja)

Syafii Efendi: “Pemuda Indonesia Harus di Jaga Baik-Baik”

BALIKPAPAN- Seminar mahasiswa sekota Balikpapan berlangsung di Gedung Nasional Minggu, (26/11/2017) berjalan sukses. Seminar digelar tersebut untuk memacu paradigma mahasiswa untuk memiliki karakter dan mental usaha yang dapat menciptakan peluang sukses dimasa mendatang.

            Seorang mahasiswa tidak cukup bermodalkan ijazah sarjana untuk meraih sukses. Banyak cara dan jalan untuk meraih sukses diusia muda, tidak terpaku sebagai karyawan atau PNS saja.  

            Trainer muda No.1 Indonesia Syafii Efendi mengatakan, mulai sekarang kita harus sadar untuk berubah jangan sampai zaman yang akan memaksa kita untuk berubah.
Syafii Efendi bersama peserta seminar (poto: Dede)

            “Mahasiswa jurusan apapun dapat meraih mimpi mereka dengan melakukan langkah efektif menjadi pengusaha. Bangsa ini sebagai warisan leluhur harus diraih dengan kesuksesan,” jelas penulis buku best seller tersebut. 

            Menurutnya, Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) mulai terbuka banyak pengusaha luar akan masuk ke Indonesia membuka usaha dikarenakan dengan mudahnya mereka membuat usaha di negeri kita. Hal ini harus kita sadari bahwa bangsa kita harus meraih segala sektor tersebut dengan cara merubah mental bangsa yang berkarakter. 

            Dengan kehadiran mahasiswa dalam seminra tersebut menjadi titik awal para mahasiswa merubah mindset mereka untuk berjiwa patriot dan bermental pengusaha sukses. Dalam bidang apapun seorang mahasiswa dapat menciptakan usaha sesuai dengan disiplin ilmu mereka miliki. 

            Mindset menjadi seorang karyawan ataupun PNS harus dirubah, kalau bangsa kita ingin bersaing dengan negara lain, kesadaran berpikir mahasiswa mulai sekarang memiliki karakter yang berdaya saing dengan negara lain,” jelas Syafii dalam seminarnya.

Untuk diketahui kali ini, Syafii Efendi membawakan materi tentang Pentingnya Kemandirian di usia Muda, baik secara Mental, Wawasan maupun Keuangan.
Syafii Efendi bersama Dosen (poto: Dede)
Dalam paparannya Syafii Efendi yang juga seorang pengusaha muda berharap pemerintah bisa "menjaga pemuda baik-baik".. ini dimaksudkan dari banyaknya informasi dan tontonan-tontonan yang tidak baik untuk pemuda. Baginya ini adalah ancaman tak terlihat yang membuat mental dan karakter pemuda indonesia lemah.

Syafii Efendi menjelaskan dengan gamblang bahwa saat nya anak muda indonesia memimpin perubahan, menciptakan sejarah baru dan konsentrasi ke hal-hal produktif.

Dalam Seminarnya berlangsung selama 3 jam itu, Syafii Efendi menekankan bahwa anak muda jangan berpacaran dulu agar semakin kokoh dan konsentrasi. (*/red)

KPK Kerja Sama dengan FBI Kumpulkan Bukti Korupsi E-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi telah bekerja sama dengan Biro Penyelidik Federal (FBI) untuk mengumpulkan dan mencari bukti kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau E-KTP, kata Febri Diansyah, Juru Bicara KPK kepada wartawan, Jumat (6/10).


Menurut Febri, ada indikasi aliran dana dari Direktur Biomorf Lone, Johannes Marliem kepada sejumlah pejabat di Indonesia.Febri enggan berkomentar soal adanya intervensi dari seseorang kepada Marliem yang menyebabkan bos Biomorf Lone beberapa waktu lalumengurungkan niatnya untuk memberikan kesaksian kepada KPK.
Gedung KPK

“Dengan Amerika kita melakukan kerjasama dengan pengumpulan dan pencarian bukti karena ada bukti-bukti yang juga ada di Amerika. Ini juga semakin menguatkan bahwa bukti-bukti yang ada terkait korupsi KTP elektronik ini sangat kuat,” kata Febri.

Direktur Biomorf Lone, Johannes Marliem selaku vendor sistem identifikasi sidik jari otomatis E-KTP meninggal bunuh diri di rumahnya pada 9 Agustus lalu.

Beberapa waktu lalu, FBI mengusut aset Johannes Marliem. Laporan FBI tersebut terungkap dalam sidang upaya perampasan aset Johannes Marliem di Pengadilan Minnesota, Amerika Serikat, akhir September.

Menurut laporan itu, Biomorf menerima lebih dari 50 juta dolar untuk pembayaran subkontrak proyek E-KTP. Uang sebesar 13 juta dolar atau 175 milliar rupiah mengalir ke rekening pribadi Marliem. Berdasarkan penelusuran FBI, uang tersebut dipakai untuk membeli rumah, mobilhingga jam tangan mewah.

Ketika diperiksa di Konsulat Indonesia di los Angeles pada Juli lalu, seperti dikutip Tempo,Marliem mengatakan pernah membeli jam tangan seharga 1,8 milliar rupiah untuk anggota DPR yang diduga Setya Novanto. Marliem juga mengaku mentransfer 700.000 dolar ke mantan Ketua Komisi II DPR, Chairuman Harahap.

Dalam sejumlah kesempatan, Ketua DPR Setya Novanto membantah terlibat menerima uang korupsi e-KTP dan membantah mengenal Marliem.

“Tidak pernah menerima apapun dana dari E-KTP. Itu jelas dan semuanya itu telah saya serahkan pada waktu saya dalam penyidikan KPK, dan saya sudah klarifikasi sejelas-jelasnya,” kata Setya Novanto

Chairul Harahap pun telah menyatakan tidak menerima uang sepeser pun dari proyek E-KTP.
Presiden Joko Widodo meminta KPK untuk segera menuntaskan kasus korupsi proyek E-KTP ini. Jokowi, mengatakan masalah e-KTP ini telah membuat Kementerian Dalam Negeri ragu-ragu dan resah dalam melakukan pekerjaannya.

“Supaya diketahui di Kemendagri yang dipanggil KPK ada 32, bolak balik. Jadi kalau ada masalah kekurangan blanko, masalah keterlambatan itu imbas dari masalah E-KTP ini,” kata Jokowi. “Jadi kita minta maaf kalau ada problem-problem seperti itu karena memang peralatannya mesti rampung, dan segalannya rampung. Ini habisnya 6 trilliun jadinya hanya sebuah KTP yang dulu kertas, ini plastik, itu saja,” kata Jokowi menambahkan.

Kasus korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau E-KTP senilai 5,9 trilliun rupiah telah merugikan negara 2,3 trilliun rupiah.(voa)

Resmi Ditahan, Bupati Kukar Rita Widyasari Huni Rutan Baru KPK

Jakarta - Tersangka dugaan gratifikasi Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari ditahan KPK selama 20 hari pertama. Rita akan menghuni rutan KPK yang baru diresmikan pagi tadi.


"Tersangka RIW (Rita Widyasari) ditahan di Cabang Rutan KPK Gedung Merah Putih di Kavling K4," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah memberi konfirmasi kepada wartawan, Jumat (6/10/2017).

Rita ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi. Salah satu materi pemeriksaan oleh KPK juga soal peningkatan harta kekayaan Rita.
"Materi pemeriksaan terkait dengan penerimaan gratifikasi oleh dua tersangka dan peningkatan kekayaan di LHKPN RIW (Rita Widyasari) selama menjabat," ungkap Febri.
Bupati Kukar Rita Widyasari


Rita keluar dari gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (6/10/2017) sekitar pukul 20.50 WIB. Saat keluar, Rita mengenakan rompi oranye tahanan KPK. Dia sempat berkata tetap yakin tidak bersalah.
"Pokoknya saya akan tetap merasa tidak bersalah," tegas Rita saat akan memasuki mobil tahanan.

Bukan hanya Rita yang ditahan. Sebelumnya, pada pukul 16.49 WIB tersangka lainnya dalam kasus ini, Khairudin, juga keluar. Rompi oranye tersemat di atas baju koko putih yang dikenakannya. Saat ditanya soal suap kepada Bupati, Khairudin enggan menjawab.

"Tanya penyidik saja," tuturnya sambil memasuki mobil tahanan.

Khairudin ditahan di rutan berbeda. Dia menghuni Rutan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur.
Khairudin
Dalam kasus ini, Rita terjerat pasal berlapis, yakni soal suap dan gratifikasi. Dia diduga menerima suap Rp 6 miliar dari Hery Susanto Gun selaku Direktur Utama PT Sawit Golden Prima (PT SGP).

Uang itu disebut diterima pada Juli dan Agustus 2010 untuk pemberian izin lokasi guna keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman, kepada PT SGP.

Sementara itu, dalam dugaan gratifikasi, Rita bersama Khairudin, selaku Komisaris PT Media Bangun Bersama (MBB), diduga menerima uang USD 775 ribu atau setara Rp 6,975 miliar. Gratifikasi itu diduga berkaitan dengan sejumlah proyek di Kukar.(*)
Sumber: detik.com

Wiwin Gantikan Jeffri Jabat Kapolres Balikpapan

Mantan Kapolres Malinau AKBP Wiwin Firta resmi menjabat sebagai Kapolres Balikpapan, menggantikan kapolres sebelumnya AKBP Jeffri Dian Juniarta, Jumat  (6/10/2017)

Balikpapan-Wiwin resmi menjabat sebagai pimpinan Polres Balikpapan usai upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Balikpapan dan Kapolres Malinau yang dipimpin Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. M Naufal Yahya di Ruang Rapat Utama Polda Kaltim, jalan Syarifuddin Yoes, pukul 10.00 (Wita). 

Rotasi atau pergantian kapolres tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor Kep/947/Sembilan Romawi/2017 tanggal 9 September 2017.
AKBP Wiwin Firta saat Sertijab (poto: abidin)
 

Usai sertijab, Wiwin menjelaskan, kedepannya dia akan melanjutkan program-program yang telah dijalankan Jeffri selama menjabat. Meski sebelumnya memimpin polres yang wilayah hukumnya tak lebih ramai dari Kota Balikpapan, namun Wiwin optimistis dirinya dapat menjalankan kewajiban-kewajibannya sebagai pimpinan di Polres Balikpapan. 

"Kami akan melanjutkan kebijakan dari Pak Jeffri, dan prioritas kami adalah menciptakan Kamtibmas Kota Balikpapan yang tertib aman dan kondusif. Tentu juga dengan memberantas kasus-kasus seperti narkoba, korupsi, kejahatan siber dan kejahatan kejahatan konvensional lain ntuk menciptakan kondisi yang aman. Semua membutuhkan pendekatan ke masyarakat untuk menciptakan hal tersebut," jelas Wiwin. 

Sementara itu, usai digantikan Wiwin, Jeffri akan bertugas ke Bareskrim Mabes Polri di Jakarta. 

"Beliau (Jeffri) dapat promosi menjadi Kasubbagopsnal Dittipidsiber di Mabes. Itu bagian siber. Dan memang beliau expert di bidang siber," kata Wakapolda Kaltim M Naufal Yahya di ruang yang sama. 

Untuk diketahui, jabatan Kapolres Malinau yang sebelumnya dijabat Wiwin akan diisi oleh AKBP Bestri Hamonangan Harahap, mantan Kapolres Bombana, wilayah hukum Polda Sulawesi Tenggara.(din/*)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website