Jurnal Balikpapan

Jurnal Balikpapan | Suara Balikpapan

Bandara SAMS Balikpapan, Bantu Korban Banjir Samarinda

Sabtu, 15 Juni 2019
BALIKPAPAN-PT Angkasa Pura I (Persero) cabang Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan sebagai wujud kepedulian terhadap musibah banjir yang terjadi di Samarinda, salurkan sembako dan alat kebutuhan bayi bagi korban yang terdampak.
Bantuan yang merupakan program Corporate Social Responsibility PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan, diberangkatkan langsung menggunakan jalur darat dan dilepas, Farid Indra Nugraha, General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

Farid Indra Nugraha mengatakan, musibah banjir yang terjadi di Samarinda telah berlangsung sejak beberapa hari lalu, akibat bencana tersebut banyak masyarakat yang kerusakan dan kehilangan harta benda.

"Untuk itu kami merasa peduli terhadap dampak banjir tersebut, yakni kami berikan bahan kebutuhan pokok yang mudah dikomsumsi dan kebutuhan bayi dengan total bantuan Rp 45.000.000," ungkap Farid.

"Kami berharap semoga bantuan yang kami salurkan dapat bermanfaat dan musibah banjir dapat selesai secepatnya serta aktifitas ekonomi dapat pulih kembali," harapnya.

Bantuan tersebut tiba pukul 11.00 WITA di Posko Induk Bencana Banjir Samarinda yang dipusatkan di Gedung UPTD P2KUKM Samarinda.

Bantuan diserahkan ke Bapak Muhlis selaku Koordinator Logistik yakni ditunjuk oleh BPBD sebagai penanggung jawab logistik dan nantinya langsung disalurkan kemasyarakat terdampak.

Sebagai informasi berdasarkan data dari BPBD Kota Samarinda  bencana banjir sejak Minggu (09/06/2019),  menggenangi sedikitnya 13 kelurahan yang tersebar di lima kecamatan direndam banjir.

Tercatat 17.485 kepala keluarga (KK) atau 56.123 jiwa warga terdampak banjir.

Rilis: Communication SAMS Sepinggan Airport
Editor: Ahmad Yani

Kasum TNI Cek Pasukan Operasi Pamtas RI-Malaysia

Sabtu, 15 Juni 2019
BALIKPAPAN-Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto mengecek dan memeriksa kesiapan operasi 450 prajurit pada gelar Pasukan Satgas Yonif Raider 600 Modang dalam rangka tugas Ops Pamtas RI-Malaysia di Mako Batalyon 600 Raider Modang, Manggar, Balikpapan, Sabtu (15/06/2019).

Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto dan Pejabat terkait lainnya dari Mabes TNI beserta Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto dan pejabat Kodam VI/Mlw tiba sekitar pukul 09.33 Wita di Markas Batalyon Raider 600 Modang, Balikpapan.

 Selanjutnya, menuju ruangan yang telah disiapkan untuk menerima paparan kesiapan pelaksanaan tugas oleh Danyonif Raider 600 Modang Mayor Inf Ronald Wahyudi, SE., M.Tr. Han. Usai menerima paparan, Kasum TNI dan Pangdam VI/Mlw  beserta seluruh rombongan langsung menuju aula batalyon.

Pada pengarahannya dihadapan para prajurit Satgas Pamtas Yonif R 600 Modang, Kasum TNI Letjen TNI Joni Supryianto menyampaikan, menyikapi perkembangan demokrasi saat ini, maka sebagai prajurit yang profesional harus tetap memegang teguh netralitas TNI.

Kemudian berkaitan dengan perkembangan peradaban dan teknologi, seperti media sosial  maka seluruhnya harus bijak, cerdas dan dewasa. Jangan sampai terpancing dengan situasi dan kondisi perkembangan yang berlangsung.

"Prajurit TNI sebagai garda terdepan dan benteng terakhir NKRI. TNI adalah Bagian dari penyelenggara negara, oleh karena itu harus tetap berkomitmen membangun soliditas dengan instansi dan masyarakat demi utuhnya dan tegaknya NKRI," tutur Letjen TNI Joni Supriyanto.

Pada kesempatan itu juga disampaikan beberapa penekanan antara lain, tingkatkan iman dan taqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap pelaksanaan tugas.

Tugas operasi adalah kehormatan dan kehormatan adalah segala-galanya maka seluruh parajurit yang bertugas harus menjaga kehormatan dan kepercayaan negara sebaik-baiknya.

Tegakkan wibawa negara ciptakan suasana yang baik, menjadi pengayom masyarakat dalam rangka menjaga tugas perbatasan negara, memberikan pemahaman tentang batas negara kepada masyarakat setempat.

Jangan terlibat dengan kegiatan yang negatif, seluruh prajurit agar melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokok dan selalu koordinasikan dengan instansi yang berwenang bila menemukan adanya tindakan illegal logging atau narkoba dan hal-hal menonjol lainnya.

Memegang teguh komitmen untuk selalu menjaga kehormatan diri dan kontrol diri agar menjauhi sikap arogan tidak membanggakan diri dalam pergaulan dengan masyarakat.

"Bersikap yang wajar dan baik serta sopan santun, jalin
Komunikasi sosial yang baik, dialogis dan persuasif," tegas Letjen TNI Joni Supriyanto.

Diakhir pengarahannya juga disampaikan tentang tingkat kepercayaan publik pada TNI sangat tinggi yaitu 95 persen, masyarakat sangat percaya pada TNI, karena  benar-benar terwujud secara nyata dalam melaksanakan tugas sesuai pengabdian.

"Oleh karena itu tetaplah jaga kehormatan dan kepercayaan yang telah diberikan tersebut demi utuh dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama ini," tandas Letjen Joni Supriyanto.

Selanjutnya Kasum TNI dan Rombongan memeriksa  berbagai peralatan pendukung, mulai dari peralatan tempur, pengobatan, alat-alat pertanian dan lainnya dalam rangka tugas operasi.

Sementara itu Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Kav. Dino Martino Mengatakan prajurit yang dikirim di perbatasan RI - Malaysia tersebut nantinya terlibat dalam Satuan Tugas pengamanan perbatasan yang
memiliki tugas melaksanakan pengecekan patok perbatasan, mencegah penyeludupan barang illegal dari daerah perbatasan.

Selain itu juga akan terlibat dalam berbagai kegiatan Bakti TNI dengan menjadi guru bantu untuk mengajar dan memberi bantuan terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan termasuk memberikan penyuluhan pertanian.

Sebelum dinyatakan siap berangkat tugas,  para prajurit ini terlebih dahulu menjalani pembekalan serta sejumlah pelatihan dalam Pratugas yang diberikan oleh berbagai instansi yang berwenang.

Rilis: Pendam VI/Mulawarman.
Editor: Ahmad Yani

Jalin Komunikasi, Sebanyak 160 Puck Senjata Rakitan Diterim Satgas Pamtas Wilayah Kaltara

Sabtu, 15 Juni 2019
NUNUKAN-Dalam pelaksanaan tugas Kodim dan Satgas Pam Perbatasan di wilayah Kalimantan Utara yang dilaksanakan telah berhasil  merebut hati rakyat (winning the heart).

Sehingga masyarakat wilayah perbatasan memiliki kesadaran untuk menyerahkan berbagai senjata rakitan yang mereka simpan dengan tujuan tertentu.

Hal tersebut ditunjukkan berkat Komunikasi Sosial Dialogis yang berjalan intens selama ini telah berhasil memberikan kesadaranMasyarakat Nunukan. Bahwa, kepemilikan senjata api rakitan secara pribadi merupakan tindakan yang menyalahi aturan dan undang-undang sehingga mereka secara kesadaran dan sukarela menyerahkan berbagai jenis senjata api rakitan kepada personel Babinsa.

Keberhasilan komsos dialogis oleh Satgas Pamtas menunjukkan keberhasilan dengan banyaknya  masyarakat  yang menyerahkan senjata mereka kepada Satgas Pamtas yang telah berjalan selama ini di wilayah Kaltara.

Dengan komunikasi serta pendekatan yang baik secara persuasif baik Satgas Pamtas Yonif 611/Awl dan Yonif 621/Mtg dan aparat kewilayahan telah berhasil mengumpulkan 160 pucuk senjata rakitan yang terdiri dari 159 pucuk senapan panjang rakitan dan 1 pucuk pistol rakitan.

Semua jenis senjata rakitan hasil komsos dialogis yang dilaksanakan saat ini telah diserahkan dari Kodim 0911 /Nunukan kepada Ka Tim Pal Aju Tarakan yang akan melaksanakan pemusnahan.

Hasil komunikasi sosial secara dialogis dan persuasif memberikan pemahaman kepada masyarakat berkaitan dengan  Undang - Undang Darurat RI No. 12 Tahun 1951 tentang, tarangan memiliki senjata api illegal oleh masyarakat yang sebagian besar memiliki senjata penabur yang biasanya digunakan untuk berbur.

Akhirnya secara sadar menyerahkan senjata-senjata mereka tersebut.

Hampir sebagian besar dengan kesadaran sendiri masyarakat Nunukan dan sekitarnya mengantar secara pribadi dan menyerahkan senjata api rakitan milik mereka kepada para personel di pos Satgas Pengamanan Perbatasan dan  Babinsa di desanya masing-masing yang berada di dekat pemukiman mereka.

Sejumlah 160 senjata api rakitan tesebut,sesuai keterangan Dandim 0907 Letkol Inf Eko Antoni Chandra senjata senjata tersebut akan segera dilaksanakan pemusnahan sesuai prosedur oleh Paldam VI/Mulawarman yang secara teknis telah diserahterimakan melalui   berita acara penyerahan material   kepada Tim Pal Aju Paldam VI/Mlw.

Sementara itu Kapendam VI/Mlw Kolonel Kav Dino Martino, menyampaikan apresasi positif dari Pangdam VI/Mulawarman Mayor Jenderal Subiyanto terhadap hasil kerja nyata pelaksanaan komunikasi sosial secara dialogis oleh satuan kewilayahan dan satuan tempur yang tergabung dalam satgas Pamtas  oleh  Satgas Pamtas Yonif 611/Awl dan Yonif 621/Mtg.

Serta Kodim 0911/Nunukan sudah terlaksana dengan baik dengan masyarakat setempat sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Oleh karena itu, keberhasilan komunikasi sosial secara dialogis harus terus dilaksanakan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat  tentang bahaya  penggunaan senjata api illegal.

Bukan mustahil nanti masyarakat juga akan memberikan kontribusi positif laporan apabila ada barang-barang illegal yan masuk ke wilayah Indonesia tanpa ijin. 

"Upaya tersebut akan terus dilaksanakan oleh satuan jajaran Kodam VI/Mulawarman di wilayah Kalimantan Utara. Baik oleh  Satgas Pamtas maupun Kodim wilayah perbatasan untuk bisa mengajak masyarakat secara sadar  menjaga kedaulatan Negara Republik Indonesia di wilayah perbatasan," terang Kolonel Dino Martino.

Sumber: Pendam VI/Mulawarman.
Editor: Ahmad Yani

Panglima VI/Mlw Bersama Kapolda Kaltim, Tinjau Banjir Samarinda

Jumat, 14 Juni 2019
BALIKPAPAN-Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto, M.M., bersama Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto memantau langsung lokasi banjir dan posko pengungsian korban banjir yang berada di Kecamatan Samarinda Ulu, Jumat (14/06/2019).

Kedatangan Kapolda dan Pangdam ini disambut gembira oleh para pengungsi yang berada di Posko. Secara khusus, kedua pimpinan TNI-Polri di Kaltim ini turut memasak di dapur umum untuk membantu menyiapkan makanan kepada para korban banjir di Samarinda.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Ade Yaya Suryana menerangkan, Kapolda bersama Pangdam turun langsung ke lokasi untuk memantau perkembangan banjir serta memberikan bantuan logistik.

Ia menegaskan bahwa pihaknya siap terjun membantu warga bersama TNI dan instansi lainnya.

"Kami terus pantau kondisi banjir hingga saat ini, proses evakuasi pun telah dilaksanakan baik itu dari TNI maupun Polri," ungkap Ade.

Ia berharap, tentunya agar banjir ini akan dapat segera surut dan bantuan yang diberikan ini dapat memberi kebahagiaan dan mengurangi beban dari saudara-saudari kita yang terkena bencana banjir. 

Sumber: Humas Polda Kaltim
Penulis: Abidin
Editor: Ahmad Yani

Pangdam Bersama Kapolda Kaltim Bantu Banjir Samarinda

Jumat, 14 Juni 2019
BALIKPAPAN-Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Priyo Widyanto, M.M. meninjau langsung lokasi banjir di Samarinda ibu kota Provinsi Kalimantan Timur di kawasan Posko Ruhui Rahayu Sidodadi, Posko pertigaan Gatsu, Posko Griya Mukti dan Posko Jln. Pemuda dan mengunjungi beberapa wilayah yang terkena banjir untuk menyalurkan bantuan bagi korban banjir, Jum’at (14/06/2019).
Turut serta dalam rombongan tersebut Kasrem 091/ASN Kolonel Inf Ruslan Effendy, Aslog Kasdam VI/Mulawarman Kolonel Inf Cba Heri Ismailiya, Danpomdam VI/Mulawarman Kolonel Cpm Satari Wahyudianto, Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Kav Dino Martino, Para Kabalak Jajaran Kodam VI/Mulawarman, Para Kasi Korem 091/ASN dan Para Kepala biro Kapolda Kaltim.

Saat tiba di lokasi Pangdam Mulawarman dan Kapolda Kaltim langsung mengunjungi lokasi Posko Tanggap Darurat bencana banjir Gedung Disperindagkop dan UKM Prov. Kaltim Jl. D.I. Panjaitan kel. Temindung permai kota Samarinda dan sekaligus menerima paparan dari Dandim 0901/Samarinda Letkol Inf M. Bahrodin.

"Kita datang untuk lihat apa yang sudah dilakukan Dandim 0901/Samarinda, sama dengan Kapolda, cek pak Kapolres Samarinda," ucap Pangdam mengawali, setelah mendengarkan paparan dari Dandim 0901/Samarinda, Letkol Inf. M Bahrodin mengenai kondisi dan situasi banjir.

"Namun demikian, pasti ada kekurangan-kekurangan, makanya kami datang untuk bantu apa yang dibutuhkan," katanya.

Pangdam menyampaikan kesemua pihak yang hadir di Posko Induk penanganan banjir, terutama kepada Dandim 0901/Samarinda untuk tidak ragu melaporkan segala kendala dan masalah yang dihadapi selama penanganan banjir.

"Masalah Dandim, masalah saya juga, apa kurangnya, laporkan ke saya, karena kesulitan Dandim, kesulitan masyarakat. Saya 14 tahun yang lalu juga alami hal serupa seperti Dandim," tegasnya.

Pangdam menilai, salah satu hal yang harus dilakukan oleh Pemkot Samarinda, yakni terkait dengan penertiban IMB, pasalnya sejumlah bangunan berada di daerah resapan maupun aliran air, yang akhirnya mengakibatkan banjir.

"IMB perlu ditertibkan, dan masalah disiplin warga, membuang sampah sembarang juga harus terus diingatkan," imbuhnya.

"Tapi, semua harus memahami, Samarinda tidak hujan, tapi di hulu sana hujan, ya sama saja, meluap ke sini," ungkapnya.

Keperluan perahu karet ditempatkan dititik langganan banjir, menurutnya patut dilakukan, untuk dapat langsung digunakan oleh warga.

"Tiap RT atau dititik banjir perlu diberikan perahu karet, dan pasca banjir juga perlu jadi perhatian juga," kata Pangdam.

"Sebelumnya kekurangan perahu karet, kami sudah tambahkan sekitar enam perahu," tandasnya.

Sumber: Penrem 091/ASN
Editor: Ahmad Yani

Posko Terpadu Angkutan Lebaran Bandara SAMS Resmi Ditutup

Jumat, 14 Juni 2019
BALIKPAPAN-Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2019 di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, dibuka mulai 29 Mei 2019 – 13 Juni 2019 di Area Keberangkatan, resmi ditutup Jumat, (14/06/2019).
Apel penutupan dipimpin oleh General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan, Farid Indra Nugraha dengan dihadiri oleh Otband, Polri, BMKG, Basarnas dan pihak terkait lainnya.

Farid menilai selama dibentuk posko terpadu angkutan Lebaran 2019 tidak ditemukan sesuatu hal yang mengganggu pelaksanaan dan pelayanan arus penumpang lebaran.

Menurutnya, hal ini tidak lepas dari peran pengguna jasa yang telah memahami ketentuan dan situasi.

“Kami sebagai pengelola Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan sangat bersyukur atas
kelancaran arus penumpang ini," katanya.

"Kami juga mengapresiasi kinerja petugas yang diturunkan dalam Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan," ujarnya.

"Semua situasi yang terjadi selama posko dapat ditangani dengan baik, untuk itu kami berterima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat pada Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan," ucap Farid.

Sebelumnya petugas posko terpadu angkutan lebaran ini melibatkan berbagai unsur gabungan yakni PT Angkasa Pura I (Persero), Polri, KKP, Otoritas Bandara , PT Jasa Raharja Putera, Senkom
dan Orari.

"Kami berharap sinergi ini dapat terus terjalin baik untuk mengoptimalkan sistem keamanan penerbangan, mengoptimalkan fasilitas dan personil, serta memastikan kelancaran pelayanan kepada penumpang sesuai standar layanan bandar udara," harapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Posko Terpadu Angkutan Lebaran Tahun 2019 tercatat puncak arus penumpang angkutan lebaran di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan terjadi pada tanggal 03 Juni 2019 (H-2) dengan jumlah penumpang mencapai 11.531 orang dan puncak arus balik pada tanggal 09 Juni 2019 (H+3) dengan jumlah penumpang mencapai 11.607 orang.

Rata - rata harian jumlah penumpang yang dilayani di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan sebanyak 16.466 orang.
Untuk perbandingan persentase data Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2019 di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, penumpang yang dilayani pada tahun 2019 total sebanyak 263.465 orang dibanding tahun 2018 sebanyak 363.839 orang menunjukkan penurunan sebesar -27,59 %, pesawat udara pada tahun 2019 sebesar 2.580 pergerakan dibanding tahun 2018 sebanyak 3.051 pergerakan terdapat penurunan -15,44 % dan kargo tahun 2019 sebanyak 1.167.761 Kilogram dibandingkan tahun 2018 sebesar 2.182.415 Kilogram, menunjukkan penurunan hingga - 46,49 %.

"Meskipun demikian kami tetap menjaga kualitas layanan dengan mengedepankan aspek keselamatan penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan," tegas Farid.

Farid menambahkan, dengan ditutupnya secara resmi Posko Terpadu Monitoring Angkutan Udara Lebaran Tahun 2019 di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan telah dipastikan penumpang terlayani dengan baik.

Namun lebih lanjut operasional tetap akan berjalan dan tidak mengurangi kenyamanan serta keamanan penumpang”.

Sumber: Communication SAMS Sepinggan Airport
Editor: Ahmad Yani

DPRD Balikpapan Segera Paripurna Inisiatif Dewan

Kamis, 13 Juni 2019
BALIKPAPAN-Aktivitas anggota DPRD Balikpapan kembali normal, setelah libur Idul Fitri 1440H/2019, termasuk menghadapi pesta demokrasi polpres dan pencalegkan 2019.
Abdollah Ketua DPRD Balikpapan
Ketua DPRD Balikpapan Abdollah menyampaikan, sebagaimana tugas Dewan, sebagai pembuat perda atau fungsi legislasi. Pihaknya, segera melaksanakan paripurna terkait, pengesahan Raperda (rancangan peraturan daerah) inisiatif Dewan.
Menurut Abdollah, diantara sekian Raperda inisiatif Dewan telah diusulkan. Pihaknya akan melihat raperda mana saja menjadi prioritas. Dan segera dijadikan perda.

"Sementara aktivitas kami berjalan seperti, biasanya. Termasuk fungsi legislasi, tetap jalan dan dalam waktu dekat kami akan melaksanakan paripurna terkait beberapa raperda inisiatif Dewan," katanya di rumjab Ketua DPRD Balikpapan, Rabu (12/06/2019).

Masih terkait, fungsi legislasi DPRD Balikpapan, Dewan juga akan melaksanakan FGD (Focus Group Discusion).  Terkait, hasil kajian tentang, Pengendalian dan Stabilitas Harga Bahan Pokok dan Bahan Penting di Kota Balikpapan.

Dilanjutkan dengan, FGD terkait Peningkatan Fungsi Persandian Dalam Rangka Pengamanan Informasi pada Pemerintahan Daerah Kepada Perangka Daerah.

Termasuk sosialisasi dan konsolidasi antar Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) dengan peningkatan keamanan kota Balikpapan, pasca pilpres dan caleg pada April 17 lalu.

Penulis: Ahmad Yani


XL Axiata Bantu, Banjir Samarinda

Rabu, 12 Juni 2019
BALIKPAPAN-Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Samarinda, Kalimantan Timur dalam pekan ini telah menganggu aktivitas sebagian masyarakat.

Hingga saat ini banjir tersebut tidak berdampak secara signifikan terhadap infrastruktur jaringan XL Axiata di lokasi-lokasi terlanda bencana.
Lebih dari 400 BTS XL Axiata yang terdapat di Kota Samarinda dalam kondisi relatif aman, meski ada beberapa BTS yang sempat terganggu akibat adanya pemadaman listrik, namun hal tersebut dapat segera ditangani dengan menggunakan genset sehingga masyarakat tetap dapat menggunakan layanan XL Axiata untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dalam upaya penanganan banjir.

Group Head XL Axiata Region Jabodetabek, Bambang Parikesit mengatakan, pihaknya turut prihatin atas bencana banjir yang terjadi. Di beberapa titik, banjir telah menyebabkan BTS kami tidak bisa beroperasi karena adanya pemadamann aliran listrik.

Hal ini bisa dimaklumi karena sangat beresiko jika listrik tetap dialirkan dan ada banjir di situ.

"Kami telah mengantisipasinya dengan menggunakan genset untuk beberapa titik BTS yang masih bisa dijangkau dan perangkat tidak terendam air," katanya.

"Sementara, itu di lokasi yang tidak bisa dijangkau karena banjir, kami harus menunggu surutnya air," tegas Bambang.

Menurut Bambang, meski beberapa BTS terganggu, namun hal itu tidak menyebabkan penurunan kualitas jaringan karena tim XL Axiata telah melakukan rekayasa jaringan sehingga layanan tetap bisa dilakukan.

Pihaknya sangat menyadari dalam kondisi bencana seperti saat ini, justru layanan telekomunikasi dan data sangat dibutuhkan oleh pelanggan maupun aparat yang menangani dampak bencana.

Tim XL Axiata akan terus bersiaga mengantisipasi situasi yang terjadi. Sejumlah persiapan juga dilakukan untuk menghadapi apapun kondisi yang akan datang.

Selain menjaga jaringan tetap hidup, XL Axiata juga menyalurkan bantuan yang bersifat darurat utk warga yang terdampak bencana. Bantuan yang telah tersalurkan antara lain berupa makanan siap saji, susu anak, obat-obatan dan air mineral.

Lokasi penyaluran di beberapa lokasi pengungsian yang terdampak paling serius.  Untuk penyaluran bantuan ini, XL Axiata bekerjasama dengan aparat setempat untuk memastikan sampai ke warga yang membutuhkan bantuan.

Bambang menyebut, XL Axiata telah menjadi bagian dari masyarakat di Samarinda, termasuk di area-area yang mengalami musibah banjir.

Karena itu, XL Axiata turut prihatin dan merasakan penderitaan masyarakat dan mendukung semua upaya untuk pemulihan kondisi pasca bencana. Tim di lokasi bencana akan mulai menyalurkan bantuan darurat dan akan terus mendata apa saja yang bisa dibantu.

Sumber: Corporate Communication XL Axiata             
Editor: Ahmad Yani        

LMP Kaltim, Menolak Segala Bentuk Kerusuhan

Rabu, 12 Juni 2019
BALIKPAPAN-Laskar Merah Putih (LMP) mendeklarasikan menolak kerusuhan atau menjaga kondusivitas Kota Balikpapan, dan Kalimantan Timur secara umum, di Rumjab Ketua DPRD Balikpapan, Abdollah, Rabu (12/06/2019).
Abdollah Ketua LMP Kaltim
Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Kalimantan Timur, Abdollah menyampaikan, deklarasi ini dinyatakan, sebagai bentuk visi misi LMP se-Indonesia. Yakni, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sejalan dengan itu, maka LMP Kalimantan Timur mendahului pernyataan sikap menolak kerusuhan dalam bentuk apapun di Kaltim.

"Bahkan, pernyataan sikap ini, merupakan anjuran dari LMP Markas Besar di Jakarta," kata Abdollah.
Menurut Abdollah juga selaku Ketua DPRD Balikpapan, salah satu tugas LMP Kaltim, menjaga kondusivitas Kaltim, dan Balikpapan khususnya.

"Adapun bentuk tugas yang harus dijaga ialah, pasca pengumuman pilpres di MK nantinya. Agar tetap menjaga Kaltim dalam keadaan aman," ungkapnya.

"Menjaga keamanan dan keutuhan NKRI adalah tugas dan tanggung jawab kita semua, termasuk LMP Kaltim," tandas Abdollah Ketua LMP Kaltim.

Penulis: Ahmad Yani

Open House Ketua DPRD Balikpapan, Dihadiri Forkopimda Balikpapan

Selasa, 11 Juni 2019
BALIKPAPAN-Sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Balikpapan, menghadiri open house Ketua DPRD Balikpapan, di rumah jabatan Ketua Dewan Balikpapan, Selasa (11/06/2019).
Terlihat Ketua DPRD Balikpapan Abdollah, bersama Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta, Dandim 0905 Balikpapan, dan instansi dilingkungan pemkot Balikpapan.

Abdollah menyampaikan, open house ini sebagai wujud silaturrahim antara DPRD Balikpapan bersama pejabat pemkot Balikpapan dapat terjalin dengan baik.

Menurutnya, dalam suasana lebaran Idul Fitri 1440H/2019, sepatutnya antar pejabat pemkot Balikpapan bersama DPRD Balikpapan, menjalin silaturahim agar kedekatan dan kerjasama dalam memajukan Balikpapan dapat seiring sejalan.

"Kami juga mengundang para tokoh-tokoh masyarakat, ormas dan lainnya, agar silaturhim ini dapat berjalan dengan baik. Sehingga, bersama-sama menjaga kondusivitas kota Balikpapan," katanya.

"Kita syukuri, beberapa agenda besar telah dilalui, seperti pilpres dan pencalegan 2019, hari raya Idul Fitri berjalan dengan baik," tandas Abdollah.

Penulis: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website