Komisioner KPPU Menyampaikan Program Kerja 2018-2023

Jumat, 25 Mei 2018
BALIKPAPAN-KPPU Kalimantan Timur menyampaian program kerjanya melalui komisioner periode 2018-2023, dalam kegiatan forum Jurnalis KPPU di ruang sidang Kantor Perwakilan Daerah Balikpapan, Gedung Keuangan Negara Balikpapan, Jumat (24/5/2018). 

Ketua KPPU Kalimantan Timur Abdul Hakim Pasaribu mengatakan, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memiliki tugas dan fungsi senantiasa memantau berbagai isu sektoral, mencangkup kebutuhan masyarakat luas, termasuk isu di sektor pangan.
Foto: Komisioner KPPU Kaltim (fadli/jb)
Sedangkan KPPU melakukan pengawasan melalui beberapa kegiatan yaitu, pemetaan skema distribusi seluruh komoditas barang penting dan strategi,” terangnya. 

Ia menambahkan, Apabila ditemukan perilaku anti persaingan dalam jalur distribusi komoditas strategis, maka KPPU dapat melakukan tindakan penegakan hokum. Penindakannya KPPU bekerjasama dengan berbagai pihak seperti satgas pangan, Kementerian dan Lembaga terkait pangan serta akademisi. 

Adapun komisioner hadir dalam penyampaian Kegiatan Forum Jurnalis KPPU yakni, Chandra Setiawan, Yudhi Hidayat dan Ketua Perwakilan KPPU Balikpapan.Abdul Hakim Pasaribu.
 
Jadi KPPU ini bukan tempat pemberdayaan tapi sebagai Pengawas pelaku usaha dalam persaingan didunia usaha, tegas Abdul Hakim Pasaribu.

Komisioner KPPU Candra Setiawan juga mengatakan, acara ini digagas untuk membangun sinergitas dan sekaligus silahturahmi dengan pimpinan antar perbankan di Balikpapan. Pihaknya juga merencanakan audiensi dengan  Walikota Balikpapan.
Foto: Komisioner KPPU Kaltim (fadli/jb)
Kami ingin membangun sinergi, bahwa pengendalian harga pangan di Indonesia ini haruslah bekerjasama diberbagai intansi sesuai fungsinya masing-masing,ungkap Chandra

Diakhir acara Forum Kegiatan penyampain program kerja, dilanjutkan dengan Buka Puasa Bersama. Bersama dengan para awak media dan dilaksanakan pemberian sumbangan santunan kepada adik-adik panti asuhan yang hadir.
Penulis: Fadli
Editor: A. Yani

Angkasa Pura I Tandatangani Nota Kesepahaman, Rencana Pengelolaan Bandar Udara APT Pranoto Samarinda

Jumat, 25 Mei 2018
SAMARINDA–PT Angkasa Pura I (Persero) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terkait rencana kerja sama dan penyusunan kajian pengelolaan Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda, Kamis (24/5/2018) di Samarinda.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dan Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak, bertepatan pada acara soft opening Bandar Udara APT Pranoto.
Foto: Awang Faroek (dok/jb)
Nota kesepahaman ini merupakan landasan awal atas rencana kerja sama pengelolaan Bandara APT Pranoto yang kerap disebut Bandara Samarinda Baru (BSB) dan bertujuan menyusun kajian rencana pengelolaan Bandara APT Pranoto yang saling menguntungkan, efisien dan berkelanjutan.
“Rencana pengelolaan bandara ini merupakan salah satu bentuk sinergi kami dengan pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan perekonomian daerah,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.
Sebagai langkah awal kerja sama akan  dilakukan penyusunan kajian terlebih dahulu, lanjut Faik Fahmi, PT Angkasa Pura I (Persero) akan mengeksplorasi peluang kerja sama pengelolaan Bandara APT Pranoto dengan melakukan beberapa hal seperti pembuatan rencana dan metode kerja; pengadaan jasa konsultan dan profesi penunjang lain; melakukan pengumpulan data teknis, hukum dan ekonomi serta berkoordinasi dengan instansi berwenang.
Foto bersama Awang Faroek Ishak dengan Managemen AP I (dok/jb)
"Hasil kajian ini nantinya akan digunakan dalam perencanaan strategis pengelolaan Bandar Udara APT Pranoto dan dijadikan dasar pertimbangan untuk pembuatan perjanjian kerja sama. Kami harap bentuk sinergi BUMN dengan pemerintah daerah ini akan membawa kontribusi positif terhadap pemerataan pengembangan perekonomian daerah,” ujar Faik Fahmi.
Rilis: Humas
Editor: Redaksi

Astra Agro, Ajak Awak Media Buka Puasa Bersama

Kamis, 24 Mei 2018
BALIKPAPAN-Sudah menjadi agenda tahunan Astra Agro melaksanakan buka puasa bersama para awak media se-Balikpapan. Kegiatan buka puasa dihadiri berbagai organisasi dan media cetak, elektronik dan media siber (online) di Aston Hotel Balikpapan, Kamis (24/5/2018).

Turut hadir dalam kegiatan buka puasa diantaranya staf Astra Agro Kalimantan Timur (Kaltim) dan Site Plantation, wilayah operasi di Kaltim. Buka puasa bersama ini juga dijadikan sebagai ajang silaturrahim antara managemen Astra Agro Kalimantan Timur bersama awak media di Kaltim.
Foto: Arie Setiawan Manager Site Waru Plantation (yani/jb)
Manager Site Waru Kaltim Plantation Arie Setiawan mengatakan, kegiatan buka puasa bersama dapat dijadikan sebagai ajang silatturahim dan mempererat hubungan Astra Agro bersama media di Kaltim. Dukungan media menjadi penting dalam keberlangsungan usaha perkebunan sawit di Kaltim.

Menurutnya, media sebagai sarana informasi bagi masyarakat sangat penting dalam menyampaikan informasi berkaitan dengan usaha perkebunan sawit di Kaltim. Khususnya, wilayah operasi Astra Agro.

“Site Waru Kaltim Plantation, kini memiliki 6.000 Ha area perkebunan sawit di wilayah Penajam Paser Utara. Luas lahan tersebut kini dalam tahap replanting, dan akan diusahakan dapat selesai tahun ini. Yang kini sisa 700 Ha, akan akan digarap,” ungkap Arie Setiawan.

“Kami juga memiliki pabrik yang bisa melakukan produksi 60.000 ton perjam. Selain pabrik, kami juga memiliki pelabuhan sendiri, untuk proses bongkar muat,” jelasnya.

Ketua PWI Balikpapan Sumarsono mewakili para awak media menyampaikan, hubungan baik antara wartawan dan Astra Agro perlu mendapatkan dukungan demi terciptanya kegiatan usaha perkebunan di Kaltim berjalan dengan baik.

Ia menambahkan, dukungan para media sangat mempengaruhi kegiatan perkebunan sawit di Kaltim. Astra Agro sebelumnya, telah menjalin hubungan baik tersebut.      
Penulis/ Editor: A. Yani

Satpol PP Cabut, Pelaku THM Enggan Perpanjang Izin

Rabu, 23 Mei 2018
BALIKPAPAN-Selama pelaksanaan bulan suci Ramadan dan untuk menjaga kondusivitas Kota Balikpapan, sudah disampaikan edaran Wali Kota untuk menutup semua tempat hiburan sejak dua hari memasuki Ramadan.
 
“Hasil pantauan selama satu minggu ini, Alhamdulillah para pengusaha hiburan malam tersebut menaati, dan belum kami temukan satu pun melaksanakan aktivitas atau buka,” kata Plt. Kasatpol PP Kota Balikpapan Drs Arbain Side, Selasa (22/5/2018).
Foto: Arbain Side Plt. Kasatpol PP Balikpapan (dok/jb)
“Apabila ditemukan saat Ramadan membuka usahanya, pertama kami tindak kemudian dilakukan penutupan. Bisa saja izinnya kami cabut, ini salah satu komitmen kami. Petugas di lapangan sampai saat belum menemukan hal tersebut,” tegasnya. 
Disinggung mengenai pembongkaran pintu kamar di eks lokalisasi Manggar Sari, menurutnya,  ini adalah bagian tindak lanjut tentang peraturan daerah (perda).

“Ada 139 pintu yang sudah kami amankan dan diangkut langsung. Setelah kami melakukan pelepasan pintu tetap kami melakukan pemantauan. Apabila ditemukan akan kami tindak dengan cara pendekatan, kalaupun nanti tetap membandel bisa mengarah pembongkaran kamar,” tegas Arbain. 

“Kami harapkan kegiatan prostitusi tidak ada lagi karena tidak ada izin, berarti hak kami untuk melakukan pengawasan di sana. Dan kepada masyarakat untuk membantu juga melakukan pengawasan,” ucapnya. 

Ia menambahkan, setelah lebaran nanti memasang pos, dua sisi yaitu di Manggar Sari dan Km 17.
“Sehingga masyarakat yang aktivitas ke sana, selain penduduk di sana, pada saat masuk kami pertanyakan. Jika tujuannya mengarah yang negatif, kami arahkan agar tidak ke sana, jadi fungsi dari pos tersebut adalah sifatnya pemantauan sekaligus untuk mencegah adanya masyarakat masuk melakukan apa yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Penulis: Benny
Editor: A. Yani

Program Seminggu Bersama Qur'an

Rabu, 23 Mei 2018
BALIKPAPAN-Bulan suci ramadan adalah bulan yang penuh ampunan, bulan banyak sekali makna dan amalan-amalan didalamnya. Salah satunya dengan membaca Al Qur'an  apalagi sampai menghafalnya, karena ramadan termasuk bulan Qur'an.
Foto: Ismail Yahya (fadli/jb)
Untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, Ashabul Badar bekerja sama dengan Yayasan Al-Maarij Telkom Balikpapan mengadakan kegiatan "Seminggu Bersama Qur'an (SBQ)". di Komplek Telkom, MT. Haryono-Balikpapan.

Penanggung Jawab Kegiatan Ismail Yahya mengatakan, acara ini bertujuan lebih cinta kepada Al-Qur'an. Selain membaca, kegiatan ini juga sebagai tempat untuk menghafal Al Qur'an. Dengan target 5 (lima) Juz dan akan di karantinakan selama seminggu.

"Acara ini sangat penting untuk masyarakat apalagi pemuda atau pelajar untuk meningkatkan rasa religius dan untuk mencegah kegiatan yang negative. Khususnya masa liburan sekolah pasca ujian. Sebenarnya, diluar ramadan atau diluar kegiatan ini, kami juga mengadakan SBQ, biasanya perhari satu Juzz. Karena bulan ramadan dibuat selama dua minggu 15 hari, ungkapnya.

Untuk informasi pendaftaran, dibuka dari tanggal 29 Mei sampai 5 Juni 2018. Biaya pendaftarannya Rp. 150.000,- dan SPP dan komsusi Rp. 750.000,-. akan dilatih serta diasuh oleh Ustadz dan Ustadzah dari Timur Tengah. Juga akan dibimbing oleh senior berpengalaman.

Untuk info lebih selanjutnya bisa datang di Kampus Asbabul Badar di Komplek Balikpapan Baru Blok D2 nomor 12A. Belakang Bank BNI Syariah Balikpapan Baru. Atau menghubungi Panitia 0852 5313 5560. Ramadan bulan Qur'an, harus diisi dengan kegiatan terkait Al Qur'an.
Penulis: fadli
Editor: Yani

Pakar Menilai Para Paslon Cawagub Kaltim 2018


Rabu, 23 Mei 2018
SAMARINDA-Bagaimana menilik masa depan Kaltim via APBD? Pertanyaan ini kerap diungkapkan sejumlah pakar saat menyikapi pelbagai program masing-masing paslon di Pilgub Kaltim.

Prof. Bernatal Saragih, contohnya. Dia menguraikan, masing-masing paslon memiliki tagline. Seperti Kaltim Bermartabat, yang menjadi simbol Dasacita cagub Rusmadi Wongso dan cawagub Irjen Pol (Purn) Safaruddin 5 tahun mendatang.
Foto: Rusmadi-Safaruddin (dok/jb)
Bagi Bernatal, masyarakat bisa menilik lebih dalam program Kaltim Bermartabat. Indikatornya tentu tak sekadar baik dan bagus, melainkan apakah bisa diimplementasikan atau tidak. 

"Masyarakat tentu butuh bukti. Program ini masuk akal enggak? Apa bisa dijalankan setelah Pilgub atau tidak?" ucapnya, saat dihubungi media ini. 

"Saya sudah kulik program kerja Kaltim Bermartabat, dan memang masuk akal dan bisa diimplementasikan dalam 5 tahun," timpalnya.

Bernatal menyebut, banyak question template yang ditujukan kepada paslon nomor 4; cukupkah APBD Kaltim menjalankan program Kaltim Bermartabat? Lalu bagaimana siasat Rusmadi-Safaruddin mengatasi anggaran Kaltim yang terus merosot?
Politik anggaran yang akan diubah Rusmadi-Safaruddin, diakui Bernatal menjadi kunci kepercayaan publik terhadap paslon birokrat dan aparat keamanan ini.

"Politik anggaran yang saya simak adalah bagaimana mengubah kebiasaan lama yang bikin boros menjadi kebiasan baru yang efisien. Saya sangat setuju dengan pola ini. APBD kita sekira Rp 8 triliun. Kedepan, bisa jadi anjlok menjadi Rp 5,4 triliun. Strategi menempatkan APBD kita di masing-masing urgent post justru baik agar tepat sasaran," urainya. Pola dan strategi ini juga mampu meminimalisir kebocoran penggunaan APBD yang selama ini banyak terjadi.

Pernyataan Bernatal ini sendiri didasari dari selisik, APBD Kaltim dari tahun ke tahun yang mengalami naik-turun selama 6 tahun ke belakang. Pada 2011, APBD Kaltim Rp 11,47 triliun. Lalu pada 2012, naik Rp 14,74 triliun. Puncaknya terjadi di tahun berikutnya, APBD Kaltim menjadi Rp 15,13 triliun.

Masa-masa suram kemudian terjadi pada 2014. APBD Kaltim anjlok menjadi Rp 12,33 triliun. Dua tahun berikutnya, makin merosot. Yakni menjadi Rp 11,53 triliun dan Rp 10,9 triliun.

Dalam analisis Bernatal, salah satu poin penting dalam program Kaltim Bermartabat adalah kecondongan terhadap perbaikan infrastruktur di Benua Etam. Konsepsi ini tentu sejalan dengan Pemerintah Pusat yang mendorong percepatan infrastruktur sebagai bagian dari percepatan ekonomi.


"Perbaikan infrastruktur yang direncanakan pak Rusmadi dan pak Safaruddin itu tepat. Bagaimana mungkin ekonomi kita bisa membaik kalau infrastrukturnya tidak direhabilitasi? Poin ini tentu mendorong sektor lain untuk berkembang, mulai dari pertanian, ketersediaan pangan, dan lain-lain," bebernya.

Soal infrastruktur, Bernatal menjelaskan, tiga proyek di Kaltim  tahun lalu  memberikan tambahan pertumbuhan sekitar 1,1% terhadap ekonomi. Ketiga proyek tersebut, seperti dikutip dari Kajian Ekonomi Regional Bank Indonesia, adalah jalan tol Balikpapan-Samarinda, Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK), serta pembangunan Kilang Minyak Bontang dan peningkatan kapasitas Kilang Minyak Balikpapan. 

Namun, kajian yang menggunakan metode computable general equilibrium (CGE) BI Kaltim tahun 2015 itu, mengungkapkan bahwa proyek-proyek infrastruktur yang dikerjakan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat itu memerlukan waktu yang lama dan proses tidak cepat.
Foto: Rusmadi Wongso (dok/jb)
Bernatal sendiri optimistis, pengaruh politik saat ini bisa menguntungkan Kaltim. Hubungan antara daerah dan pusat, bisa menjadi titik temu paling masuk akal karena Rusmadi-Safaruddin diusung oleh PDIP --yang tak lain adalah parpol utama pengusung Pemerintahan Pusat.

Dibagian lain, Bernatal mengakui kepiawaian Rusmadi dalam menyusun rencana pembangunan 5 tahun mendatang. Kehadiran pelbagai perusahaan di seantero Kaltim, justru dioptimalkan untuk bersinergi dengan program Pemprov Kaltim. 

"Saya lihat baik pak Rusmadi dan pak Safaruddin satu statement soal ini di media. Mereka akan mengoptimalkan CSR perusahaan sebagai salah satu bagian penting dalam membangun Kaltim. Ini tentu jadi perspektif baru bagaimana Pemprov Kaltim mau turun gunung untuk mengatasi masalah yang terjadi di grassroot," tukasnya.
Rilis: #4TimMedia
Editor: Redaksi

Bersama Safaruddin, Menabur Berkah di Bulan Ramadan

Rabu, 23 Mei 2018
TENGGARONG- Inilah kegiatan pasangan calon nomor 4, Rusmadi Wongso – Irjen Pol (Purn) Safaruddin di bulan Ramadhan, Selasa (22/5/2018). Kalau Rusmadi sholat Isya dan Tarawih berjamaah bersama di Masjid Al Muttaqin Tenggarong, sementara Cawagub Safaruddin menemui warga Manggar Balikpapan Timur.

Di Manggar Safaruddin didoakan warga bernama Ambo Ajeng agar terpilih dalam Pilgub yang berlangsung 27 Juni 2018. Ia merasa yakin Rusmadi-Safaruddin menang, namun dia menitip aspirasi mengenai jalan masuk ke Manggar Baru sepanjang 3000 meter perlu secepatnya diaspal. Sementara usulanya sudah disampaikan ke DPRD namun hingga kini belum terealisasi.
Foto: Safaruddin (dok/jb)
"Kami mohon semoga Bapak nanti direstui menjabat sebagai wakil Gubernur Kaltim. Jalan Manggar Baru segera diperbaiki," harap Ambo Ajeng.

Safaruddin bersama tim pemenangan menggelar pengobatan gratis buat warga. Sedangkan pertemuan di rumah tokoh masyarakat, Hasiyanto.

Safaruddin mengingatkan warga Manggar agar tekun dan kerja keras bertani maupun beternak. Daerah itu bisa menjadi sentra hasil perkebunan sayur mayur dan ternak sapi yang dibutuhkan masyarakat. Pemerinthahan Rusmadi-Safaruddin akan memperhatikan kebutuhan warga berkebun maupun beternak.

Sedangkan Calon Gubernur Kaltim nomor urut 4, Rusmadi melaksanakan sholat Isya dan Tarawih berjamaah bersama di Masjid Al Muttaqin Tenggarong, Selasa (22/5/2018) malam.
Rusmadi pada kesempatan ini menegaskan keinginannya untuk menjalin silaturahmi lebih banyak dengan masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara. 

"Banyak silaturahmi itu banyak rezeki dan membuat kita sehat. Maka itu saya datang kesini untuk silaturahmi. Dan saya merasa bahagia dan bangga bisa hadir disini," kata Rusmadi
ketika bercengkrama. 

Usai sholat tarawih, Rusmadi lalu dialog dengan masyarakat untuk mengetahui persoalan yang dihadapi dan menyerap aspirasi. 
"Jujur saja, banyak sekali persoalan-persoalan dihadapi masyarakat. Ini yang membuat saya terdorong maju di Pemilihan Gubernur Kaltim untuk membantu masyarakat," kata Rusmadi. 
Rusmadi bercerita dirinya merelakan karir Pegawai Negeri Sipil (PNS) di puncaknya jabatan sebagai Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kaltim. Dia ikhlas mengundurkan diri dari jabatannya agar bisa mengabdi untuk pembangunan Kaltim. 

"Banyak sekali pembangunan Kaltim yang sudah dicapai ketika Gubernur Awang Faroek menjabat bersama saya selama 10 tahun. Seperti pembangunan bandara Balikpapan dan pelabuhan Kariangau. Inilah yang saya ingin lanjutkan pembangunan Kaltim di desa-desa ke depan," ujar Rusmadi. 

Rusmadi mengakui masyarakat petani yang menanam karet dan sawit masih sulit sejahtera karena harga hasil panen yang tak menentu. Sehingga, ini menjadi pekerjaannya untuk diatasi ketika dirinya menjadi Gubernur Kaltim. 

"Maka itu, Pilkada sangat penting dan tujuannya tak hanya sukses. Tapi harus bisa melahirkan kepemimpinan yang amanah dan berharap Kaltim sesuai harapan," katanya.
Rilis: #4TimMedia
Editor: Redaksi

Safaruddin, Hadir di Buka Puasa Bersama KKSS

Rabu, 23 Mei 2018
BALIKPAPAN- Warga KKSS (Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan) berkumpul di Gedung Kesenian Jalan Syarifudddin Yoes Balikpapan, Rabu (23/5/2018). Jumlahnya ratusan orang, termasuk di antaranya Irjen Pol (Purn) Safaruddin yang kini maju sebagai Calon Wakil Gubernur Kaltim.

Tidak ada deklarasi dukungan anggota KKSS untuk pasangan nomor 4 Rusmadi-Safaruddin. Namun sejumlah tokoh berdatangan, seperti ABS (Andi Burhanuddin Solong), Jamaluddin Noor (Tokoh Masayrakat Sinjai) dan Andi Munsyir Halim (Ketua warga Kabupaten Enrekang Sulsel di Balikpapan).
Foto: Safaruddin (dok/jb)
“Ini acara silaturahmi. Kami warga Sulsel yang tinggal di Balikpapan buka puasa bersama,” kata Ketua KKSS Balikpapan, Muh. Adam.

Tentang kehadiran Safaruddin, Muh Adam mengatakan kalau mantan Kapolda Kaltim itu adalah berasal dari Sulsel. Tepatnya kelahiran Sengkang. 

“Jadi, ini bukan pertemuan politik. Tapi acara silaturahim warga Sulsel yang tinggal di Balikpapan,” kata Adam.

Pertemuan Safaruddin dengan ABS juga terlihat hangat. Seperti diketahui ABS adalah mantan Ketua DPRD Balikpapan yang kini menjadi Ketua DPD Partai Berkarya Kaltim. 
Ketua KKSS Balikpapan Muh. Adam mengatakan, acara buka puasa itu selain ajang sikaturrahmi antar keluarga asal Sulawesi Selatan, juga sebagai wadah untuk mempererat kekeluargaan masyarakat khususnya warga Sulsel di Balikpapan.

Menurutnya, rasa kebersamaan seperti ini harus terus ditingkatkan ditahun-tahun mendatang. "Bulan ramadan ini diharapakan mendapatkan berkah dengan adanya kegiatan buka puasa berbagi sesama,” ujarnya.

Di sela acara Safaruddin diminta untuk menyampaikan pesan-pesan kepada warga KKSS. Menurutnya, masyarakat atau warga KKSS perlu menjaga kekompakan agar kekuatan kerukunan antar keluarga bisa terjaga.

"Kami harapkan agar masyarakat KKSS selalu menjaga kerukunan agar tetap terjaga, demi keutuhan masyarakat Kaltim dalam pembangunan dimasa datang," ungkapnya.
Rilis: #4TimMedia
Editor: Redaksi

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website