Lomba Mewarnai bersama Pegadaian

Balikpapan_Menyemarakkan HUT ke-112 yang jatuh pada 1 April 2013, PT Pegadaian (Persero), menggelar lomba mewarnai dan lomba jingle Pegadaian, Minggu (24/3) besok di Pasifica Balikpapan Trade Center (BTC) lantai 3. Rencananya, lomba mewarnai akan diikuti sekitar 200 peserta dari pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman kanak-kanak (TK) se-Balikpapan. Sementara lomba jingle akan diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga.

Pemimpin Wilayah IV Balikpapan PT Pegadaian (Persero), Suwarno menjelaskan, lomba tersebut merupakan kegiatan tahunan yang digelar Pegadaian. Dengan konsep dan tema yang berbeda setiap tahunnya, lomba tersebut bertujuan untuk lebih mendekatkan dan mengenalkan Pegadaian kepada masyarakat luas. “Tahun lalu, lomba dipusatkan di Samarinda, dan kali ini kami menggelarnya di Balikpapan.

Sesuai dengan tema Pegadaian, yakni dekat bersama kami, berharap dapat terus mendekatkan diri kepada masyarakat, selain dengan program dan produk-produk yang selama ini telah berjalan,” terang Suwarno. Menurutnya, dalam lomba itu, para peserta akan berkreasi dengan pensil warna ke dalam selembar kertas putih yang sudah disiapakan oleh panitia, sedangkan orangtua mereka akan ikut ambil bagian dalam lomba menyanyikan jingel Pegadaian.

Tentunya mereka akan memperebutkan dana pembinaan jutaan rupiah dan sertifikat serta piala. Selain lomba tersebut, acara juga akan dimeriahkan dengan hiburan berupa marching band dari TK Kartika dan dance performances. Lomba tersebut, kata Suwarno, sebagai awal rangkaian HUT Pegadaian di mana acara akan berlanjut hingga April.

Pada 31 Maret, akan digelar pengobatan masal, kemudian santunan ke panti asuhan dan sebagai puncak perayaan HUT yang akan digelar pada 14 April di Lapangan Merdeka, dengan beragam kegiatan, mulai dari Jl Sehat Masal, operasi katarak, cek gula darah, cek kolesterol serta cuci perhiasan emas gratis. Suwarno mengatakan, dengan 5 lini bisnis, yang meliputi bisnis gadai konvensional, bisnis gadai fidusia, bisnis gadai syariah, bisnis emas, dan bisnis jasa lainnya, Pegadaian akan terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya golongan menengah ke bawah dengan memberikan solusi keuangan yang terbaik melalui penyaluran pinjaman skala mikro, kecil dan menengah.

“Saat ini, masyarakat masih lebih memanfaatkan bisnis emas, di mana lini bisnis ini setiap tahunnya dapat mengalami peningkatan 20-25 persen,” tambah Suwarno. Saat ini, katanya, telah ada 30 kantor cabang konvensional dan 5 cabang Pegadaian Syariah serta 144 unit layanan gadai yang ada di Kaltim, di mana tahun ini direncanakan akan ada penambahan 15 kantor cabang konvensional di 3 tempat, yakni Kaltim, Kalbar dan Kalteng.

“Semoga nantinya dengan adanya kantor baru ini akan lebih memudahkan dan lebih mendekatkan Pegadaian dengan masyarakat, sesuai dengan komitmen Pegadaian untuk memberi kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi,” harapnya. Ia menambahkan, dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat Indonesia, Pegadaian juga telah merancang sebuah program triwulan pertama untuk menyosialisasikan produk-produk dengan mengusung tema “Dekat Bersama”.

Tema tersebut memang menjadi tujuan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat umum, baik komunitas lingkungan rukun tetangga (RT), ibu-ibu PKK (Pemberdayaan & Kesejahteraan Keluarga), majelis taklim maupun pengunjung mal, pusat perbelanjaan dengan membuka open tabel, front desk atau berupa konter direct marketing yang akan memberikan informasi.(kaltimpost.co.id)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website