Dugaan Pungli Marak di Capil, Disdukcapil Membantah


Ilustrasi

BALIKPAPAN.JB- Slogan bebas dalam pembuatan administrasi dikumandangkan pemerintah kota Balikpapan, selama ini hanyalah isapan jempol semata, dimana dibeberapa SKPD, masih banyaknya ditemukan praktek-praktek pungutan liar (pungli) dilakukan beberapa oknum yang tidak segan-segan meminta sejumlah uang kepada warga agar diberikan kemudahan dalam mengurus admnistrasi mereka.

Salah satu warga Balikpapan Barat, Rahmat, mengatakan, selama ini apa yang disampaikan oleh pemerintah kota Balikpapan terkait tidak adanya pungutan biaya dalam mengurus apapun itu. Misalnya, untuk mengurus kependudukan kami harus mengeluarkan sejumlah uang, alasannya untuk pengurusan administrasi, bukan hanya itu tidak jarang di sekitar kantor catatan sipil tersebar para oknum calo-calo yang menawarkan jasa untuk mengurus dengan mematok biaya, kata rahmat, kepada jurnal balikpapan.com, Kamis (8/5).

Terpisah Kepala Disdukcapil Kota Balikpapan, Chairil Anwar, membantah keras kalau pihaknya melakukan penarikan kepada masyarakat yang mau mengurus kependudukan, bahkan pihaknya meminta kepada warga jika menemukan adanya dugaan sepert itu yang meminta sejumlah uang untuk memudahkan segala pengurusan kami minta kepada warga untuk langsung melaporkannya.

"Silahkan warga melaporkanya jka ada oknum-oknum, meminta dengan dalil untuk mempermudah segala pengurusan dan akan kami tindaki sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan, ungkapnya.

Chairil Anwar menambahkan, pihaknya juga tidak menampik bahwa diluar sana memang masih banyak oknum-oknum calo yang merawarkan jasanya dan hal ini yang kam tidak mampu untuk menanganinya. Makanya kami berharap kepada warga yang mau mengurus silakan langsung datang ke kantor dan saya sebagai kepala dinas menjamin tidak ada pungutan satu rupiah pun, tandasnya.(andy fathir)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website