Sampai Kapan Balikpapan Berhenti Dilanda Krisis Air Bersih



Ket Foto : Ilustrasi

BALIKPAPAN.JB,- Krisis air bersih di wilayah Kota Balikpapan Propinsi Kalimantan Timur, kian meluas. Hal ini terindikasi dari terus bertambahnya permintaan warga kepada pemerintah untuk memberikan suplai air bersih guna memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.Akibat pasokan Air bersih yang di distribusikan PDAM Balikpapan kurang lancar terus mendapat banyak reaksi dari berbagai kalangan masyarakat.Meminta ada upaya nyata untuk mengantisipasi krisis air, termasuk solusi agar layanan PDAM tidak sering terjadi gangguan yang merugikan masyarakat.

Mohammad Zuhri salah satu warga Gunung Bugis, mengatakan sebagian warga di daerahnya yang kebanyakan pelanggan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) balikpapan sangat merasakan dampak kekeringan yang terjadi saat ini. Sebab, para pelanggan itu sudah tidak terurus meski tidak mendapat suplai air selama ini bahkan ini sudah berlangsung lama.“Pelanggan PDAM di sini sudah putus asa karena sudah tidak bisa diharapkan. Kami sempat diiming-imingi program, sudah disurvei tapi sampai sekarang tidak ada tindaklanjut,” katanya.kepada jurnal balikpapan.com, minggu ( 11/5).

Menurut Zuhri, akibat kekeringan itu, warga Gunung Bugis tidak jarang terpaksa membeli air bersih untuk mandi dan dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari dengan harga berbeda. Sayangnya tidak semua warga bisa membeli air dalam ukuran tangki karena selain tidak punya uang yang cukup, mereka juga tidak memiliki bak penampungan air. Dari kondisi yang terjadi saat ini, kelangkaan air bersih ini menjadi lahan bisnis bagi warga yang tergolong mampu dan memiliki bak penampungan air. Mereka mengecer air yang dibeli dari tangki itu kepada warga yang tidak mampu seharga Rp 1. 000 per jerigen ukuran 50 liter.

“Kekeringan ini sudah menjadi lahan bisnis, karena daerah kami merupakan kawasan pesisir yang tidak ada sumber mata air. Sementara PDAM sudah tidak mengurus kemacetan aliran air yang sudah bertahun-tahun terjadi,” katanya.

Zuhri berharap adanya perhatian serius dari pemerintah setempat untuk meringankan beban masyarakat di daerah itu. Sebab, selama kekeringan berlangsung, tidak ada droping air dari PDAM maupun dari pemerintah setempat.(andy fathir)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website