Aneh.....Kukar Terkaya, Penduduk Miskin Rangking Teratas di Kaltim

Ket Foto : Rita Widyasari, S.Sos, M.M ( Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara )
TENGGARONG.JB - Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapatkan predikat kabupaten terkaya di Indonesia dengan pendapatan dana bagi hasil pemerintah pusat dan daerah mencapai Rp 2,5 Triliun setiap tahun.

"Namun ironisnya, pembangunan di Kukar tidak seperti yang diharapkan. Masyarakat miskin di Kukar termasuk termasuk dalam rangking teratas di Kalimantan Timur. Belum lagi kalau bicara infrastruktur. Harusnya Kukar bisa lebih baik dengan pendapatan fantastis itu. Salah satu yang menjadi persoalan di Kukar dan mungkin daerah kaya lainnya adalah penggunaan anggaran dengan cara berlebih atau pemborosan. Utamanya untuk alokasi anggaran yang terkait dengan aktivitas aparatur. Salah satu contoh kongret adalah alokasi perjalanan dinas. Baik itu di Pemkab maupun di DPRD Kukar,ujar Rahmat kepada jurnal balikpapan.com, Minggu (22/6).

Asumsi tersebut berdasarkan perhitungan rata-rata pejabat di Kukar yang melakukan perjalanan dinas ke luar daerah, baik di dalam wilayah Kalimantan Timur maupun keluar Kalimantan Timur, berdasarkan data yang kami miliki. Seorang pejabat di Kukar, hampir setiap bulan melakukan perjalanan dinas, dengan rata-rata lama perjalanan dinas 10 hari dalam sebulan. "Termasuk anggota DPRD. Motif perjalanan dinas bermacam-macam, mulai dari pelatihan dengan dalih peningkatan SDM, sampai konsultasi permasalahan tertentu ke instansi pemerintahan di Ibukota. Yang paling parah dan berlangsung sejak lama adalah Studi Banding. Hampir di seluruh instansi, gaya lama menghabiskan anggaran studi banding," ungkapnya.

Jika Pemkab Kukar dan DPRD Kukar serius untuk melakukan pengetatan anggaran perjalanan dinas, Rahmat optimis, APBD akan lebih efektif sehingga banyak program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. "Kalau mau serius mendorong pembangunan yang berpihak ke rakyat, Pemkab dan DPRD sebaiknya mengurangi perjalanan dinas sampai 50 persen. Yang jadi persoalan, kalau pengambil kebijakan perjalanan dinas masih mau dan senang-senang jalan-jalan dengan dalih perjalanan dinas," katanya. (andi fathir)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website