Bangunan Hotel di Dam, Menuai Masalah


Ilustrasi

Balikpapan.JB- Rencana pembangunan hotel di Jalan MT. Haryono, Dam Balikpapan menuai berbagai masalah. Dekat wilayah pembangunan tersebut terdapat aset daerah, PDAM Balikpapan melayani air minum masyarakat Balikpapan. Pihak PDAM Balikpapan menunggu MoU (Memorandum of Understanding) atau kesepakatan antara pihak hotel dan pihak PDAM.

Isi kesepakatan tersebut diantaranya, pihak hotel harus bersedia melakukan pembangunan atau perbaikan kembali bangunan atau alat PDAM bila mengalami kerusakan saat pengerjaan proyek hotel dimulai.

Bagian Legal PDAM Balikpapan Edi menegasakan, PDAM sebagai aset daerah harus dijaga karena maslahat orang banyak. Meski pihak PDAM mengamini pembangunan hotel tersebut namun, kejelasan kerjasama kedua pihak juga harus dipenuhi. Pengerjaan proyek tidak semata-mata meminta persetujuan dari tetangga saja.

"Kami menjaga aset kota, kini melayani air bersih masyarakat Balikpapan. Bila terjadi gangguan akibat kerusakan pengerjaan proyek bukan kesalahan kami. Maka disini juga dibutuhkan ketegasan pemerintah kota dalam hal ini," jelas Edi.

Menurutnya, instalasi PDAM di Dam, MT. Haryono, Balikpapan sendiri dapat memproduksi 450liter / detik bila hal ini terganggu, dampaknya juga akan ke masyarakat tak dapat terlayani. Maka dengan itu pihak BLH (Balai Lingkungan Hidup) bersama instansi terkait akan melakukan evaluasi terkait keberadaan pembangunan hotel di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan Kepala BLH Balikpapan belum memberikan komentar dikarenakan masih ada pertemua di Kantor Walikota Balikpapan, Kamis (16/6) pukul 12.29 wita, demikian dikatakanya saat dihubungi telpon selulernya.(ay)


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website