Mafia Pertambangan Kutai kartanegara Kebal Hukum....??

Ket Foto : Bupati Kukar Tinjau Lokasi Proyek Tambang
" BATUBARA = Barang Tuhan Bagi Rata atau Barang Tuhan Bagi Rakyat"

TENGGARONG.JB,-Sumber Daya Alam sejatinya adalah milik Allah yang seharusnya memberikan manfaat bagi rakyat dan negara tapi kenyataannya tidak dapar dirasakan oleh masyarakat kutai kartanegara. Kutai Kartanegara adalah daerah penghasil alam dengan sumber daya yang melimpah, seharusnya sudah sejak lama masyarakat Kutai Kartanegara sejahtera jika pertambangan benar - benar menjadi milik Rakyat.

Sejak bupati Prof DR Syaukani Hasan Rais, Ssos, MM lengser, dimulailah rekayasa ijin usaha pertambangan batubara sehingga menjadi tumpang tindih dan bahkan setelah berganti ganti bupati dan akhirnya saat ini setelah 1 tahun lebih Bupati Kutai Kartanegara di jabat oleh putri beliau pun tidak juga masalah tumpang tindih ini terselesaikan, tulisan dan data yang kami beberkan ini sebagai upaya transparansi dan semoga segera terjadi solusi yang adil dan benar.

Menurut berita bahwa program kerja, langkah pertama dan utama pemda adalah membereskan tumpang tindih yang banyak terjadi sejak dijabat Drs H Syamsuri Aspar, MM dan Drs Sjahruddin, Ssos, MM namun sampai hari ini belum juga satu pun masalah tersebut terselesaikan

Sehingga kesejahteraan di Kutai Kartanegara menjadi milik 'golongan tertentu', apakah program Gerbang Raja menjadi slogan dan retorika belaka, sampai saat ini masyarakat miskin tidak tersentuh dan tidak ada tindakan nyata sebagai solusi sebagai bukti program kerja pemda, sekolah layak, transportasi layak, sarana dan prasana sosial, semua masih sama seperti tahun - tahun sebelumnya lalu dana bagi hasil tidak merata digembor gemborkan sebagai satu - satunya alasan, pemerintah pusat pun disalahkan.

Padahal ratusan ijin pertambangan sudah dikeluarkan oleh pemda Kutai Kartanegara, yang kenyatannya hanya diperjual belikan oleh yang pemiliknya itu - itu saja ( ada yg honorer, pegawai negeri pemda aktif, pengusaha )

Kami yakin bila pertambangan beroperasi dan berjalan sebagaimana seharusnya maka sudah tentu berguna dan bermanfaat bagi rakyat dan masyarakat dengan bukti nyata pembangunan fisik dan non fisik di 18 kecamatan pemda Kutai Kartanegara

Beberapa hal yang tidak berjalan baik tersebut, misalkan saja, H. Sarwani yang saat ini berdinas di Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Pemda Kutai Kartanegara memiliki 9 tambang antara lain: Apriadi Bersaudara, Arni Bersaudara, Melak Reformasi, Cipta Prakasrsa Mulia, dsbnya

Bupati Kutai Kartanegara Rita menguasai 8 tambang antara lain: Mulia Energy Resaurces (822 Ha + 4270 ha), Berkah Alam (226 Ha + 147,9 Ha), Berkah Pertiwi (104,2 Ha + 89 Ha), Berkah Persada (154, 4 Ha + 253 Ha). Rudi Tanair pengusaha menguasai 31 tambang dan bahkan pernah melakukan illegal mining di CV Jasa Ananda di Sanga Sanga.Romo Paulus menguasai 9 tambang, dan masih banyak lagi yang akan kami beberkan satu demi satu di link - link pertambangan nasional dan internasional..


Ditambah banyaknya kasus tambang yang direkayasa antara lain,Pt Intan Cempaka Mas, Pt Jaya Bangun Karsa, CV Citra Sam Kava, Pt Kaltim Bio Energi vs Pt Bukit Raya Energi, Pt Penoon Energi, dsbnya. dimana Fakta lainnya Banyak data data berkas arsip yang hilang ( dihilangkan ) Buku kleepper di mundurkan, etos kerja materialistis di dinas pertambangan,Situasi dan kondisi di kantor dinas pertambangan yang tidak terjaga Posisi dan jabatan yang di kuasai oleh segelintir oknum pns dan oknum honorer di dinas pertambangan. Banyak perusahaan tambang yang tidak beroperasional, beberapa yang aktif malah illegal

Ada berapa ijin yang di cabut terkait kasus tumpang tindih ini? Perlu ketegasan hukum untuk melindungi masyarakat ekonomi lemah yang terzolimi dan teraniaya ini, lebih baik tambang - tambang di cabut ijinnya dan dikelola oleh KUD KUD yang tersebar di seluruh kelurahan dan kecamatan dan dikelola dan di awasi langsung oleh masyarakat secara transparan, dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat itu baru demokrasi PANCASILA.(andi fathir)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website