Graffiti Bukan Kejahatan

Proses Pembuatan Graffiti 

Balikpapan, JB- Bulan puasa merupakan bulan yang penuh dengan hikmat dan juga cobaan bagi seluruh umat muslim. Namun, hal ini tidak dijadikan alasan bagi beberapa remaja yang tertarik dalam dunia Seni Mural / Graffiti.

Menghabiskan waktu untuk berkarya merupakan kegiatan yang positif bagi mereka, namun beberapa masyarakat di Balikpapan masih beranggapan bahwa Graffiti adalah tindak kejahatan karena mengotori pemandangan.

Ridwan yang ditemui selepas menyelesaikan karyanya berkata bahwa Seni Graffiti sesungguhnya adalah cara kami untuk berekspresi dan bukan tindakan yang ilegal. Bahkan sesungguhnya kami menjadikan tembok kosong yang terkesan tidak sedap dipandang menjadi sebuah hal yang memiliki nilai tersendiri.

"Hal ini selain untuk mengasah minat kami, graffiti adalah cara kami untuk menjalin kehidupan sosial sesama penikmat dan para seniman (bomber) graffiti". Sahut Doni.

"Daripada melakukan hal yang tidak-tidak lebih baik kami berkarya dan menghasilkan sesuatu". Ujar Edo.
Hasil Karya Yang Dapat Diselesaikan. (dok.rio)

Berletak disalah satu tembok kosong di wilayah perkotaan di pusat Kota Balikpapan, mereka dalam waktu beberapa jam mampu menjadikan tombok kosong yang terkesan angker menjadi nilai tersendiri bagi para penikmat seni jalanan/urban.(rio)


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website