Ketua DPRD Sulsel M Roem : Urusan Bansos Urusan Gubernur

Ket Foto : Ketua DPRD Sulsel M Roem
" Kasus Bansos Sulsel "

MAKASSAR -Terdakwa kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) Sulsel, mantan sekerataris daerah (Sekda) Pemprov Sulsel, Andi Muallim, kembali menjalani proses persidangan yang digelar di ruang sidang Sultan Hasanuddin Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar, Jl RA Kartini Makassar.

Di depan Majelis Hakim yang diketuai oleh Maxi Sigarlaki didampingi oleh M Damis dan Rostansar, jaksa penuntut umum (JPU) Teguh Aprianto bersama M Yusuf, menghadirkan Moh Roem Muin (64) ketua DPRD Sulsel 2008-sekarang dan ketua PDK, Adil Patu.

Keduanya diperiksa secara bersamaan atas kemauan dari jaksa maupun Penasehat Hukum terdakwa, Tadjuddin Rahman bersama Andi Bachtiar.

Dalam keterangannya Roem mengaku dan membantah kalau dirinya terlibat atau keciprat dana bansos tersebut.

Namun ia mengetahui jika ada anggaran dana bansos tahun 2008 lalu namun besar anggarannya ia mengaku tidak tahu. Roem juga mengaku proses pencairan dana bansos itu, karena memiliki kewenangan dalam hal pencairan adalah gubernur.

"Saya tahu adanya bansos itu. Tapi besarnya saya tidak tahu. Masarakat maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang membutuhkan bantuan itu, bisa mengajukan langsung permohonan  ke Gubernur. Bukan bermohon ke DPRD. Dan pada saat itu, yang menjabat sebagai sekertaris adalah Andi Muallim," ujar Roem.

Menurutnya, Roem biasa didatangi atau dihubungi oleh LSM, dan meminta nya supaya membantu LSM tersenut untuk memperlancar dan menacirkan dana bansos tersebut. Namun ia mengakui tidak pernah membantu dan melayani  para pemilik LSM tersebut.

M Roem baru mengetahui kalau dana bansos tersebut ternyata bermasalah pada saat ada surat tembusan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang berisikan bahwa ada indikasi terhadap lembaga yang melakukan bentuk penyimpangan dana bansos tersebut.

"Namun saya tetap melakukan pengawasan, terhadap tindak lanjut LHP yang bermasalah. Hasilnya kita minta pemprov, supaya mengembalikan temuan itu. Dan sudah dikembalikan. Dan anggarannya juga saya lupa. Saya tidak pernh menghubungi Andi Muallim, untuk mempermudah pencairan," kata M Roem. (*)

Redaktur Pelaksana : Andy Fathir

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website