Diduga Korupsi Dana Desa Rp215 Juta Lebih, Mantan Kades Binuang Ditangkap

Ket Gam : Ilustrasi
PENAJAM – Jajaran Sat Reskrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) melalui Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kamis (7/8) lalu,  menangkap Berhasil Menangkap Arbasah (40)  yang juga mantan Kepala Desa (Kades) Binuang, Kecamatan Sepaku di rumahnya RT 05, Dusun Satu, Desa Binuang. Dia ditangkap karena diduga kuat  telah melakukan tindakan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2012 silam.

Saat Dikonfirmasi Kapolres PPU AKBP Joudy AA Mailoor melalui Kasubag Humas Polres PPU Iptu Junaidi membenarkan penangkapan tersebut.  “Tersangka ditangkap dengan cara dijemput di rumahnya tanpa perlawanan. Saat ini sudah ditahan di Mapolres,” tukasnya.

Dia menjelaskan, tersangka melakukan perbuatan Tipikor saat Desa Binuang mendapatkan ADD dari Pemkab PPU bersumber dari APBD PPU senilai Rp1,3 miliar lebih setelah perubahan ditambah dengan Silpa ADD tahun 2011 sebesar Rp171 juta lebih. Sehingga desa tersebut mendapat ADD tahun 2012 total sebanyak Rp1,5 miliar lebih.

Kemudian, dana ADD tersebut oleh tersangka sendiri dicairkan mencapai 100 persen  dalam dua tahap, yaitu tahap pertama pada 15 Agustus 2012 sebesar 70 persen atau Rp857 juta lebih dan tahap kedua di 26 Desember 2012 sebesar 30 persen atau Rp279 juta lebih, semua dimasukkan ke rekening desa.

Namun, dalam perjalanannyam dana ADD tersebut kemudian dicairkan oleh tersangka untuk membayar hutang pihutangnya serta keperluan pribadi sebesar Rp215 juta lebih yang juga dinyatakan sebagai kerugian negara.

“Untuk menutupi perbuatannya, tersangka membuat surat pertanggungjawaban penggunaan dana ADD fiktif yakni untuk membeli ATK, anggaran perjalanan dinas dalam dan luar daerah, kegiatan bulan bakti, bantuan bencana alam, pemasangan instalasi listrik dan pengadaan tanah desa. Memang ada kegiatan yang dilaksanakan, namun nilainya tidak sesuai dengan realisasi,” ungkap Junaidi.

Ia menegaskan, tersangka dijerat pasal 2 ayat (1) sub pasal 3 Jo pasal 18 UU RI Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang Tipikor. Tersangka diancam hukuman penjara seumur hidup.(*)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website