Main "Boy" di Tomage

Nikson melempar roda terbuat dari sandal  jepit untuk dipukul agar roda tersebut dapat menggelinding seperti roda. (foto:yani)

Anak-anak Tomage, Fakfak main "Boy" yang masih tradisional tidak seperti kebanyakan anak-anak di kota.

Bomberay, Fakfak.JB- Tidak banyak anak-anak sekarang kita lihat bermain tradisional dikarenakan keterbatasan permainan mereka seperti kita yang ada kota.

Sebuah Distrik (Desa, red) di Kecamatan Bomberay Kabupaten Fakfak tepatnya di Distrik Tomage, sejumlah anak-anak di desa tersebut terlihat asyik memukul roda terbuat dari sandal jepit. Biasanya, roda dari sandal jepit dibuat sendiri disebut bola atau dikatakan main "boy".

Anak-anak Tomage bermain boy dengan cara melempar bola (roda dari sandal jepit, red) kemudian menggelinding seperti roda kemudian dipukul dengan memakai kayu atau tongkat. Terkadang bola yang dipukul terbang dan jatuh ke tanah dan menggelinding seperti roda ban. Bila bola tidak menggelinding tidak bisa dipukul lagi dan dihitung mati atau batal. Kemudian bola dilempar ke teman atau lawan bermain untuk dipukul.

Nikson seorang anak di Tomage, mahir memainkan tongkat boy mengatakan, bermain boy asyik bila bola dilempar teman atau lawan dan dapat kita pukul kembali kemudian lawan atau teman bisa membalas dengan memukul bola kembali dan dapat menggelinding dengan sempurna.

Potret anak-anak Tomage ini memberikan pelajaran bagi kita ternyata masih banyak anak-anak di Nusantara ini belum menikmati permainan layaknya anak-anak diperkotaan dengan mobil-mobilan memakai remot kontrol.

Untuk diketahui Distrik atau Desa Tomage jarak dari Kecamatan Bomberay dapat memakan waktu sekitar dua jam dan jarak ke Kabupaten Fakfak dapat memakan waktu sekitar empat jam perjalanan dengan memakai kendaraan mobil. Meski wilayah Tomage merupakan wilayah trans namun, jarak antara satu distrik ke distrik lain cukup jauh.

Masyarakat sekitar hidup dengan berburu, selain di wilayah tersebut juga hutan belum terjamah sehingga berburu rusa tidak sulit bagi masyarakat setempat.(ay)    






  


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website