Tahun Ini, Pasar Sepinggan Siap Dibongkar

Ket foto : Tampak Aktivitas Warga di pasar sepinggan



BALIKPAPAN - Pemkot melalui Dinas Pasar Balikpapan pada tahun ini akan memulai pembangunan pasar Sepinggan, Balikpapan Selatan yang kondisi sudah layak untuk dilakukan renovasi secara penuh.

Kepala Dinas Pasar Arbain Side mengatakan pembangunan Pasar Sepinggan  tidak menggunakan APBD kota namun menggunakan dana pihak ketiga.  “Kita lagi siapkan administrasinya dan kita terus berkordinasi dengan bagian ekonomi untuk pelelangan pembangunan pasar Sepinggan. Targetnya yang tahun ini kita harapakan sudah mulai dibangun,” ujar Arbain Side.

Diakuinya pedagang Pasar Sepinggan sudah menyatakan persetujuan dilakukan pembongkaran dan pembangunan Pasar Sepinggan dilokasi yang sama. “Sosialisasi sudah kita lakukan, pada prinsipnya mereka setuju dibangun. Tinggal memang pola, mekanisme seperti apa ini terus dikomunikasi dengan pedagang. Mereka merespon baik dan setuju dilakukan pembangunan,” ungkapnya.

Pasar Sepinggan yang ada sekarang nantinya akan ratakan dan dibangun baru oleh pengembangan yang memenangkan lelang pembangunan pasar Sepinggan. Nantinya sebelum dibongkar, Dinas Pasar akan membuat tempat  penampungan sementara (TPS) bagi pedagang.

 “Lokasinya TPS di parkiran dan areal di belakang pasar ada lahan kosong. Kita akan koordinasikan dengan masyarakat untuk dibangun TPS,” tambah Arbain.

Sebelumnya, Sekdakot Balikpapan Sayid MN Fadli juga mengungkapkan sudah ada pengembang yang bersedia membangunan Pasar Sepinggan. Bahkan pengembang sudah melakukan presentasi dihadapan pemkot dan perwakilan DPRD beberapa bulan lalu di kantor wali kota.

“Kita akan bongkar dan bangun yang lebih refresentatif. Kita akan lelang pembangunan kepada pihak swasta,” ujar Sayid Fadli.

Sementara, masyarakat mengaku setuju dengan pembongkaran pasar Sepinggan Masyarakat menilai kondisi pasar sudah kurang nyaman. “Lorongnya sempit. Belum lagi jalan masuk juga dipenuhi tukang ojek. Baru macet lagi kalau pagi dan sore di depan pasar ini,” singkat Juniar, warga Sepinggan.

Sementara itu Persatuan PKL Kota Balikpapan, Ahmad Yani ini juga menambahkan Pemkot jangan terfokus menanganu persoalan PKL di Pandansari saja. "Masalah PKL di pasar Sepinggan juga harus diselesaikan. Coba sekali-kali dicek, bagaimana macetnya jalan depan pasar karena badan jalan semakin sempit dimakan parkir dan keberadaan PKL liar," tegasnya.

Dari pantauan awak media, kesemrawutan pasar Sepinggan semakin menjadi-jadi, khusus di jam-jam sibuk pergi dan pulang kerja. Seperti kemarin sore, tumpukan kendaraan selalu terjadi. Meski pengendara sepeda motor bisa menggunakan jalan alternatif melalui jalan di belakang pasar dan jalan Samudera di sisi sungai Sepinggan. Kemacetan tetap belum juga terurai.

"Setiap sore macet di sini Mas. Apalagi, kalau ada mobil parkir, macetnya pasti panjang. Belum lagi, mobil boks yang bongkar barang dagangan ke toko-toko di tepi jalan," ungkap Irwan, warga yang tinggal di belakang pasar( Laporan Charlitos )

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website