ORARI Balikpapan Hanya Sisa Kenangan

Tak dapat dipungkiri radio memiliki jasa besar dalam menyebar luaskan kemerdekaan Republik Indonesia. Namun dengan perkembangan jaman digital seperti saat ini, semua hanya sisa kenangan saja.





Kantor ORARI Balikpapan Saat ini.(16/10/2014) foto : Rio Adam

Balikpapan, JB- Semakin meningkatnya perkembangan era digital, lambat laun menggerus berbagai macam tekhnologi yang dahulu memiliki nama besar. Salah satu diantaranya adalah radio.

Sempat menjadi satu-satunya sumber informasi, kini hanya sisa kenangan dalam setiap sudut gedung ORARI (Organisasi Amatir Radio Indonesia) ini.

Hal yang lebih mengenaskan dari hal ini adalah tidak adanya inisiati dari pemerintah daerah untuk melakukan pemugaran ataupun perawatan terhadapa salah satu aset daerah tersebut.

Hal ini membuat mantan penyiar Radio Liga Perdana merasa resah. Ia mengatakan bahwa saat ini masyarakat seperti tidak memiliki minat untuk mendengarkan radio, padahal radio adalah sumber informasi yang sangat murah.

"Pada jaman Delapan Puluhan dahulu radio sangat digemari oleh masyarakat Balikpapan, setidaknya saya bisa siaran hingga Tiga jam selama Satu hari dan banyak sekali mendapatkan surat dari penggemar. Saya merasa seperti seleberiti saat itu". Ujar ibu Empat anak ini.

"Tentu saya sebagai orang yang pernah aktif dalam industri radio berharap ada inisiatif dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk bersama-sama mengembangkan media informasi konvensional ini. Mungkin dengan sedikit sentuhan dan konten yang menarik akan meningkatkan apresiasi masyarakat untuk mendengarkan radio kembali", pungkas ia.(RA)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website