PKL Lapangan Merdeka Perlu Perhatian Pemerintah

Tidak adanya sikap pemerintah kota Balikpapan dengan keberadaan PKL Lapangan Merdeka menjadi sorotan bagi masyarakat Balikpapan.

Abdul Samad, Ketua Litbang PIPESDAM

Balikpapan.JB- Pemerintah Kota Balikpapan terlalu lemah menangani PKL & Kuliner Lapangan Merdeka. Ketidakpastian PKL untuk berjualan di Lapangan Merdeka, Balikpapan hingga saat ini menyisahkan kesedihan bagi keluarga mereka.

Sebagian besar PKL Lapangan Merdeka menggantungkan nasib mereka berjualan pada Sabtu, Minggu dan hari libur lainnya. Mulai tanggal 22 September 2014 PKL & Kuliner Lapangan Merdeka tidak berjualan lagi. Sesuai hasil pertemuan antara PKL & Kuliner dengan Perwakilan Pemerintah Kota Balikpapan akan dilakukan penataan selama seminggu kedepan. 

Memasuki minggu keempat bulan Oktober 2014 hasil itu, tak kunjung ada. Jangankan putusan, koordinasi ke PKL & Kulinerpun tak ada kabar. Sementara pedagang Lapangan Merdeka taat dan tidak berjualan sembari menunggu janji penataan waktu itu diwakili Kabag Humas, Sudirman Sudirja  Kepala Kantor Kesbangpol, Sutadi  dan Kabag Hukum Pemerintahan, Zulkifli. 

Ketua Litbang PIPESDAM (Pusat Informasi Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kota Balikpapan Abdul Samad menegaskan, sikap pemerintah kota Balikpapan kita berpihak pada masyarakat kecil. SK Walikota Balikpapan Nomor: 188.45.-518/2014 tentang penataan Pedagang Kaki Lima Lapangan Merdeka mengebiri hak masyarakat Balikpapan. 

“Membatasi pedagang untuk berjualan dengan jam tertentu tidak relevan dengan kondisi di Lapangan. Batasan jualan jam 06.00-10.00 siang kemudian dibuka 15.00-18.00 wita tidak sesuai dengan harapan pedagang,” ungkap Samad.

Menurutnya, keberadaan PKL & Kuliner Lapangan Merdeka menjadi aikon Kota Balikpapan sebagai sarana rekreasi. Tidak ada salahnya mereka menggunakan fasilitas pada Sabtu, Minggu. Dinilai tidak merugikan estetika kota. Baik dari kebersihan maupun keamanan.

Sementara pihak Pertamina hingga saat ini tidak mempermasalahkan keberadaan PKL & Kuliner Lapangan Merdeka meski perlu dilakukan penataan yang proporsional. 

Samad Menegaskan, pemerintah Kota perlu melakukan koordinasi yang serius agar permasalahan PKL & Kuliner Lapangan Merdeka tidak berlarut-larut, yang dapat memicu kondusivitas Kota Balikpapan.(ay)          

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website