HTI Balikpapan Diskusi MEA

Tak dapat dipungkiri Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah didepan mata, kenyataan ini harus dihadapi dengan berbagai persiapan. 

Humas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) DPD Balikpapan Habim Prayitno (foto: paling kanan)
Balikpapan.JB- Keterbukaan ekonomi asean menjadi hal menakutkan bangsa kita. Bila hal ini, tidak dilakukan pembenahan dan persiapan yang kuat berbagai persoalan akan muncul akan menyulitkan kita untuk menyelesaikannya.

Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) negera tetangga sudah melakukan berbagai persiapan untuk dapat bersaing di negara kita. Dampak itu juga akan kita rasakan di KOta Balikpapan, pengusaha lokal kita akan mengalami kesulitan bila tidak melakukan persiapan untuk menghadapi MEA ini.

Selain MEA menimbulkan nilai postif namun, sisi negatif juga harus kita waspadai. Sistem ekonomi liberalis dan kapitalis kita jalankan saat ini bukanlah jalan menuju kesejahteraan ummat. Hukum telah dicipatkan Allah SWT sudah tepat acuannya, sementara hukum dibuat manusia hanyalah kamuflase untuk memenangkan diri sendiri atau kelompoknya.

Humas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) DPD Balikpapan Habim Prayitno mengatakan, hukum Allah tepat aturannya, sementara hukum buatan manusia hanyalah kepentingan sesaat tanpa adanya kemaslahatan ummat. Berbagai persoalan bangsa ini telah dikuras oleh kaum rezim berkuasa. Aset Negara lepas akibat aturan berlaku saat ini.

Ia mencontohkan, kenaikan BBM dinilai tidak berpihak pada rakyat, harga premiun menjadi Rp 8.500/ liter dan solar Rp 7.500/liter katanya dengan kenaikan itu, negara dapat menghemat Rp 100 triliun adalah kondisi yang tidak relevan dengan kondisi negara saat ini.

Kondisi ini menunjukan bahwa tidak berbeda dengan sebelumnya, neo-liberal. Sama saja bahwa, rezim ini bekerja untuk kepentingan tuan-tuan kapitalis Barat.(ay) 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website