Rapim Kadin Balikpapan, Siap Hadapi MEA

Balikpapan- Memasuki tahun 2015 sebuah tantangan besat harus dihadapi masyarakat. Utamanya, pengusaha lokal Balikpapan, harus mampu melakukan daya saing dengan daerah luar, kota lain bahkan Negara lain.
   
Tidak hanya pemerintah harus siap menghadapi tantangan ini, pengusaha lokal juga harus berbenah untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. Bagi  pengusaha Balikpapan hal ini bukanlah hal perlu ditakutkan tetapi, harus dihadapi dengan peningkatan SDM dan daya saing yang kuat, hal terungkap dalam Rapat Kerja Kadin (Rakerda) Kadin Senin 8 Desember 2014 di Sagita Hotel.

Rendi Susiswo Ismail Ketua Kadin Balikpapan (paling kiri)
Ketua Kadin Balikpapan Rendi Susiswo Ismail mengatakan, Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) haruslah dihadapi dengan kepala tegak, tidak perlu pesimis. Kondisi ini akan diperparah bila pengusaha lokal tidak mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah.
   
“Bukan berarti takut menghadapi MEA, karena kita harus hadapi kondisi itu. Hanya saja, persaingan sangat ketat bila kita tidak cepat melakukan pembenahan. Termasuk dukungan pemerintah terhadap pengusaha lokal,” ungkap Rendi.
   
Pemerintah Kota Balikpapan, harus melakukan berbagai upaya termasuk regulasi sebagai protap segera dibenahi. Bukan berarti, membatasi Negara lain atau pengusaha dari kota Negara tetangga kita untuk meninvestasi. Kesemuanya itu diperlukan regulasi yang baik agar persaingan usaha berjalan sehat.
   
“Disini tidak berbicara Negara antar Negara tetapi, kota Singapur dan kota di Thailan, Malaysia menjadi pesaing kita dalam dunia usaha,” jelas Rendi. “Tidak cukup dengan regulasi saja tetapi, konisitensi pemerintah setempat menjadi penting dalam konidisi ini”.
   
Balikpapan sebagai kota pintu gerbang Kalimantan Timur, memiliki visi sebagai kota layak dinuni menuju madinatul iman. Hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk mewujudkan kondisi ini. Seiring dengan  kondisi akan dihadapi maka pemerintah melakukan pembenahan diantaranya, meningkatkan kualitas daya saing  sumber daya manusia yang beriman, membangun kewirausahaan dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, meningkatkan ketertiban umum, penegakan hukum, pemberantasan kkn dan penanganan masalah social, meningkatkan investasi, memperkokoh ekspektasi dunia usaha, dan memperluas lapangan kerja.(ay)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website