Muslimah HTI Balikpapan Serukan Tolak Sistem Ekonomi Kapitalis, Kembali Pada Sistem Ekonomi Islam

"Indonesia tengah berada diambang krisis ekonomi. Puluhan ribu bahkan ratusan ribu terjadi PHK massal di Indonesia. Di Balikpapan sekitar 7000 lebih pekerja mengalami PHK, sehingga kita temukan banyak sekali orang yang berada dalam kondisi pengangguran.Kemudian turunnya nilai tukar rupiah dengan dollar berefek kepada naiknya harga-harga barang pokok, sehingga daya beli masyarakat menurun.”Ungkap Juliana, Ketua DPD II Kota Balikpapan saat memberi sambutan dalam acara Diskusi Terbatas (Distas) bertema ‘Diambang Krisis Ekonomi 2015: Sebab, Dampak dan Solusinya Bagi Perempuan dan Keluarga Indonesia’ di Hotel Benakutai pada Minggu (27/9) pukul 09.00 WITA.

Acara yang dihadiri oleh puluhan tokoh muslimah Balikpapan yang berasal dari kalangan praktisi pendidikan, Mubalighah, Anggota Majelis Ta’lim, dan sebagainya tampak menyimak jalannya acara. Lebih lanjut, Fana Trisanti selaku pemateri I mengatakan bahwa masyarakat semakin bertambah miskin akibat krisis ekonomi ini termasuk perempuan dan anak. “Mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar secara layak, termasuk memberikan kecukupan gizi bagi anak-anaknya,” Ujarnya.

Persoalan dasarnya adalah karena Indonesia saat ini menggunakan ekonomi kapitalis. Dimana tumpuan ekonominya berbasispada ribawi (sektor non riil) dan Fiat Money (uangkertastanpaadacadanganemasnya).Sistem ekonomi tersebut hanya melahirkan rawan krisis ekonomi secara berkelanjutan dan tidak menjamin distribusi ekonomi yang adil. Sudah saatnya kita menolak sistem Kapitalisme dan kembali pada sistem ekonomi Islam.
Menguatkan pemaparan sebelumnya, Wigati Lestari selaku pembicara II menjelaskan keunggulan dari sistem ekonomi Islam dengan membangun fundamental ekonomidenganmenggiatkan sektor riil (ekonomiproduktif) di segala bidang, menggunakanmatauang dinar dirham berbasisemas-perak yang diakuistabilitasnya sehingga tidak terjebak inflasi.

Sudahjelassistemekonomiislamadalah sistem ekonomi anti krisis. Hukum Islam harusditerapkansatupaket, tidak sebagian. Makasolusinyaadalahperubahansistem.Kita ganti sistem kapitalis sekarangdengan sistem Islam.Kita haruskuatmenolaksemua sistem ekonomiberbasisriba, tidakhanya di lingkungankelurga, tetapiharusdiadopsioleh Negara.” terangnya.

Sistem ekonomi Islamlah yang mampu memberikan hak-hak ekonomi dan keadilan pada ratusan juta penduduk negeri muslim yang kaya sumber daya alam dan mewujudkan kesejahteraan yang diharapkan. Sistem khilafah terbukti tidak membiarkan satu perempuan pun menanggung penderitaan karena melihat anak-anaknya tak tercukupi kebutuhan dasarnya.

Tokoh Muslimah Balikpapan, Ibu Haji Masroh sependapat dengan yang disampaikanpemateri.  Semuakrisisinimemangberasaldari sistem kapitalisdansayasejak lama sudahmerasakannya. Kita harusbanyakbersyukuratasapa yang diberikanoleh Allah. Sayabaru mengetahuibahwasolusi yang sebenarnyaharuskembalikepadaIslam.” ujarnya.

Dipenghujung acara, Ketua DPD II Muslimah HTI Kota Balikpapan, Juliana membacakan ikrar dan pernyataan tentang krisis ekonomi Kapitalis dan Syariah-Khilafah solusinya.(*)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website