Pemuda: Pelaku Perubahan

Pada hakikatnya pemuda adalah sosok yang menjadi ujung tombak akan nasib suatu bangsa bahkan peradaban dunia. begitu besar potensi yang ada pada diri mereka sehingga membuatnya disebut-sebut sebagai pelaku utama dari arus perubahan. Hal tersebut setidaknya menggambarkan betapa kayanya negeri ini selain mempunya sumber daya alam yang melimpah, sumber daya manusianya pun tinggi khususnya pemudanya.

Sedikit kita menengok kepada sejarah bagaimana terjadi sebuah perubahan pada tahun 1998, saat itu yang bergerak adalah para pemuda. Begitupula saat kembali ke zaman yang lebih lampau yakni zaman Rosulullah. Kebanyakkan dari mereka yang mengikuti dan ikut melakukan perubahan dari kehidupan jahiliyah ke kehidupan islami adalah para pemuda.
Dewi Murni

Adapun potensi yang dimiliki oleh pemuda adalah waktu luang yang lebih banyak, fisik yang masih optimal, dan daya berfikir yang lebih kuat. Potensi tersebut sangatlah besar pengaruhnya terhadap sebuah kehidupan negara apabila negera benar-benar serius dalam mengurusi pemudanya.
Jika semua pemuda muslim mempunyai satu pendangan yang sama yaitu berlandaskan akidah islam tentulah kondisi kita tidak seperti sekarang, ditimpa berbagai macam masalah yang terus-menerus. Kondisinya saat ini pemuda terjebak dalam kehidupan yang sekuler dan serba mementingkan asas manfaat.
Kehidupan sekuler telah membawa para pemuda muslim kehilangan identitasnya sebagai muslim yang seharusnya terikat kepada hukum syara. Akan tetapi kenyataannya mereka sibuk duniawi yang mereka anggap akan meninggikan eksistensi mereka. Berbagai macam kesibukkan diikuti demi menjadi pemuda yang tren lagi gaul. Seperti dance, berlomba-lomba mempunyai outfits yang kekinian dan mempunyai pacar. Gaya hidup ala barat berupa fashion, fun, food, dan film menjadi hal yang senantiasa dikejar tiada henti.
Sementara keperibadian islam dalam diri mereka nyaris tidak ada. Nilai sebuah perbuatan bukan lagi berstandar pada syariat islam. Pemahaman ide-ide islampun telah memudar di kebanyakan pemuda sehingga mereka kehilangan jati diri mereka yang mulia yakni sebagai muslim. Karena perilaku seseorang bergantung pemahamannya akhirnya perilaku pemuda muslim saat ini jauh sekali seperti yang seharusnya. Mereka lebih condong meniru-niru gaya hidup bebas dan hedonis milik Barat.
Di sisi lain ada pihak yang meraup keuntungan atas diri para pemuda yaitu barat. Para pemuda sengaja diambil hatinya untuk lebih senang hidup liberal dan materialistik agar produk-produk beserta ide-ide liberal yang mereka usung menjadi tuhan dalam hati pemuda. Dengan demikian hilanglah sudah Al Quran di hati mereka.
Itulah kenyataan pahit para pemuda kita yang sejatinya ada beban besar dipundak mereka yaitu sebagai pelindung agama dan ideologi islam. Ini semua tersebab oleh asas sekuler yang dianut oleh negara yang menjadikan negara berlepas tangan mengurusi rakyatnya khususnya pemuda dan tidak memberikan ruang bagi syariat islam untuk di terapkan secara total.
karena itu perubahan mendasar sangat diperlukan yakni perubahan sistem instansi negara sekuler menjadi sistem instansi negara islam. Agar pemuda mempunyai tameng dari ide-ide sekuler. Akan tetapi perubahan tersebut haruslah ada yang mempelopori yang utamanya adalah para pemuda. Sehingga hendaknya pemuda bangkit dan membuka mata bahwa betapa telah rusaknya kondisi saat ini. Bahkan gaungan meminta perubahan oleh kaum muslimin di Indonesia juga diserukan kepada para pemuda.
Ingatlah bahwa masa muda merupakan hal yang bersifat sementara tetapi kontibusi kebaikan bersifat abadi oleh karenanya gunakan masa emas tersebut dengan jalan islam sebab tiada yang membawa kemulian kecuali islam. Hanya islam yang mewujudkan pemuda tangguh yang tidak hanya mengerti soal agama melainkan membuat pemuda paham  soal politik, pendidikan, sosial, dan lainnya. serta mendorong mereka untuk bangga menjadi pemuda muslim yang siap berada digarda terdepan dan siap berkontribusi memberikan perubahan hakiki yakni mewujudkan kembali kehidupan islam yang telah hilang. Bangkitlah pemuda muslim.(*)
Penulis: Dewi Murni (Muslimah HTI Balikpapan)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website