Melecehkan Ramadan, Tempat Hiburan Tetap Buka

Alhamdulillah, kita telah berada di dalam bulan yang penuh keberkahan yaitu dibulan suci Ramadhan. Sebagaimana bulan ramadhan merupakan bulan yang dinanti-nanti oleh umat islam karena merupakan bulan yang penuh keberkahan dan ampunan, bulan yang di dalamnya diturunkan permulaan Al-quran sebagai petunjuk bagi manusia. Bulan ramadhan diwajibkan berpuasa bagi umat islam sebagi mana telah diwajibkan bagi orang-orang terdahulu. Sebagaimana bulan ramadhan merupakan bulan yang dimana di dalamnya setiap umat saling berlomba-lomba untuk untuk meningkatkan ibadah meraih derajat taqwa mencari kebaikan serta limpahan keberkahan karena hanya terdapat satu bulan dalam setahun umat islam menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh.
Ilustrasi
Dalam moment yang penuh keberkahan seperti saat ini masih saja ada sebagian orang yang memanfaatkan moment ini, lecehkan bahkan menodai. Bagaimana tidak disaat umat khusyuk beribadah dibulan suci ini, justru dinodai dengan beragam bentuk maksiat, sebut saja hiburan malam yang masih buka, warung tetep buka sat yang lain sedang berpuasa.
Dengan beberapa kebijakan pemerintah yang menutup sementara saja untuk menghormati bulan ramadhan, tapi pada kenyataannya tidak semua yang taat pada ketetapan tersebut. Mereka yang tetap beroperasi, berdalih memiliki karyawan yang harus tetap diberikan upah walaupunn tidak beroperasi sepertti biasa. Inilah cara-cara kapitalis menyambut ramadhan, dengan cara mengikuti peraturan pada awal puasa selanjutnya berjalan seperti biasa.
Inilah potret kehidupan saat umat islam saat ini, yaitu menggunakan aturan agama hanya pada waktu dan tempat tertentu seperti dimasjid atau kegiataan keagamaan saja. Banyaknya tontonan yang mengumbar aurat, meski dibulan ramadhon banyak host yang menggunakan pakaian muslim, tetep saja acara yang disuguhkan tidak mengarahkan ke hal –hal yang bisa menambah kepemahaman aqidah yang benar, melainkan cara yang banyak menghabiskan waktu bercanda dan tertawa, sementara Rasulullah bersabda : seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui pasti kaian akan lebih bayak menangis dari pada tertawa. Dan yang menelisik yaitu adanya psk yang tutup pada bulan ramadhan, tetapi setelah bulan ramadha kembali ke pekerjaan semula.
Bukankah salah satu tujuan dibulan ramadhan memperbaiki ketakwaan keimanan dan menjadi manusia yang lebih baik lagi, bukan hanya dibulan ramadhan tetapi seterusnya menjalankan aturan sesuai dengan aturan Allah. Tetapi inilah yang menjadi fakta disaat ini, seolah-olah bulan ramadhon menjadi budaya saja, setelahnya iya kembali lagi pada aktifitasnya sebelumnya. Semua itu terjadi karena kurang memahami hakikat dari ramadhan itu, melainkan hanya sekedar menjalankan puasa saja, padahal banyak makna yang terkandung didalamnya mengajarkan umat manusia untuk taat menjalankan aturan Allah dan menjauhi segala larangannya, maka lihatlah sekarang disaat manusia tidak taat aturan Allah banyaknya tindak kekerasan, penganiyayaan, pembunuhan, penindasan dan masih banyak lagi. Dengan menjalankan semua aturan Allah maka hal-hal tersebut tidak akan terjadi karena dengan menerapkan aturan islam mewujudkan islam Rahmatan lil Alamin.(*)
Penulis: Ibu Kamsiatun


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website