Perda Penjaga Moral, Kok Dianggap Bermasalah??

Beberapa waktu lalu terdengar kabar wacana utk menghapuskan perda-perda (Peraturan Daerah) yg isinya melarang miras, judi dsbnya. Pro kontra pun bermunculan. Yang pro untuk dihapuskan perda tersebut menyatakan bahwa perda tadi bisa menghambat investasi dan pembangunan. Karena akan banyak investor asing yang masuk ke Indonesia dalam waktu dekat ini sebagai imbas perjanjian perdagangn bebas (MEA) yang dilakukan Indonesia dengan negara-negara maju.


Yang kontra pun juga banyak yang menentang. Karena perda syariah ini sudah memberikan penjagaan moral yang baik bagi masyarakat. Seperti di salah satu wilayah Indonesia yakni Bulukumba yang telah menerapkan perda syariah. Masyarakat non muslim di sana pun mendukung diberlakukannya peraturan tersebut.
Peraturan daerah (perda syariah) tersebut telah memberikan efek kebaikan kepada masyarakat. Yakni menjaga masyarakat agar tidak rusak moralnya. Seperti perda tentang pelarangan miras, judi dan lain sebagainya. Lantas kenapa perda-perda ini dianggap bermasalah?  ini tidak lain dan tidak bukan adalah karena di alam demokrasi yang menjadi sandaran pijakan dalam membuat aturan bukanlah kebaikan dan keburukan untuk masyarkat. Tetapi yang menjadi pijakannya adalah kepentingan pemilik modal, investor dan kebebasan.
Terlebih lagi untuk membuat masyarakat menjadi baik, tidak cukup hanya dengan lingkup peraturan daerah saja. Karena ternyata peraturan pusat tidak mendukung peraturan daerah tsb. Ibarat kata, ada seorang anak ingin menjadi anak yg baik, tetapi kedua orang tuanya tidak memberikan dukungan, tidak memberikan contoh. Lah, jangan disalahkan kalau ternyata  anak tersebut tidak menjadi baik.
Inilah bukti bahwa penerapan aturan islam di alam demokrasi adalah hal yg mustahil, hal yg tidak mungkin. Karena asasnya saja sudah bertentangan. Allah memerintahkan kita untuk mengambil semua aturan-Nya, tidak pilih-pilih. Sementara di alam demokrasi, yang ada adalah pilih – pilih aturan. Sehingga sudah saatnya untuk kita semua, masyarakat yang mayoritas muslim ini mencampakkan system demokrasi liberal yang telah nyata hanya memberikan keburukan dan kerusakan kepada kita semua!!
Penulis: Lisa Okarina (Ibu Rumah Tangga/Anggota MHTI Balikpapan)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website