Wartawan, Pemadaman Api Menggunakan Apar

Tarakan-Sejumlah Awak Media latihan mengenali dan menggunakan APAR (alat pemadam api ringan) di lingkungan Pertamina Asset 5 Tarakan. Latihan penggunaan Apar ini diadakan dalam rangka Press Gathering SKK Migas Wilayah Kalsul di Kota Tarakan. 

Inspeksi Staf HSSE Pertamina Asset 5 Tarakan Fikri Kharistika Nugraha menyampaikan, penggunaan Apar merupakan langkah awal dalam pemadaman api saat kebakaran. Dalam penggunaan Apar terdapat beberapa tehnik harus diperhatikan sebelum melakukan pemadaman.

Fikri Kharistika Nugraha
“Apar memiliki beberapa komponen, diantaranya tabung, serbuk atau foam, dan presure, sebelum melakukan pemadaman beberapa tahapan harus dilakukan sebagai langkah awal dalam melakukan pemadaman. Diantaranya, pemeriksaan tekanan atau presure, pada tabung. Memungkinkan apar tersebut layak atau tidaknya untuk dipakai,” jelas Fikri.
Dalam pelatihan penggunaan Apar tersebut tidak ada kendala, saat para beberapa awak  media di Kalimantan dan Sulawesi melakukan pemadaman langsung titik api yang telah disiapkan. Meski diantara mereka baru pertama kali memegang atau melakukan praktek pemdaman langsung dengan cara menggunakan apar. 
Hal sama disampaikan Work Overwell Service Pertamina EP Tarakan Sahariyono, apar merupakan alat pemadam api yang relatif aman sebagai langkah awal dalam melakukan pemadaman pada titik api. Penggunaan apar memerlukan beberapa tehanik dan cara dalam penggunaannya termasuk arah angin. 
“Pemadaman api dengan menggunakan apar harus dilakukan searah dengan mata angin. Dengan demikian pemadaman lebih mudah dilakukan. Jika, pemadaman berlawanan dengan angin dapat menyusahkan kita dalam melakukan pemadaman. Selain tertutupnya pandangan saat melakukan penyeprotan kemungkinan lain api semakin membesar bila penyeprotan langsung dilakukan pada titik api,” ungkap Sahariyono.
Sahariyono
 

Menurutnya, pemadaman api dengan menggunakan apar masih terbilang efektif dilakukan saat ini. Juga menjadi standarisasi setiap perusahaan memiliki apar sebagai antisipasi adanya kebakaran secara tiba-tiba.      
Untuk diketahui, pengenalan dan praktek penggunaan Apar bagi jurnalis ini, merupakan rangkaian acara Press Gathering SKK Migas dan KKKS wilayah Kalimantan & Sulawesi di Tarakan Kamis, 27 Juli 2017 diantaranya, Pertamina EP, Chevron, Vico, Total Indonesie, Pgn SAKA, Eni Muara Bakau, Mubadala Petroleum, OPHIR, Medco E&P.(ay)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website