Bupati Rita Diduga Menerima Suap

Balikpapan-Kasus hukum yang menerpa Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari mulai terungkap. Komisioner KPK Basari Panjaitan mengatakan, Bupati Rita diduga menerima suap saat memberi izin perkebunan kelapa sawit untuk PT Sawit Golden Prima. Namun sangkaan KPK langsung dibantah Rita, demikian dikutip dari Tribun Kaltim.

BUPATI Rita membantah tudingan KPK yang menyebut dirinya telah menerima gratifikasi berupa uang Rp 6 miliar dari Hery Susanton Gun (Abun), Direktur Utama PT Sawit Golden Prima (PT SGP) terkait pemberian izin lokasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman.
Bupati Kukar Rita Widyasari

KPK menyebut suap diduga penerimaan uang Rp 6 miliar ini diterima sekitar bulan Juli dan Agustus 2010, dan diindikasikan ditujukan untuk memuluskan proses perizinan lokasi PT SGP. Namun Rita menyebut yang terjadi sebenarnya adalah proses jual beli emas.

"Kalau masalah Abun, saya (yakin) 1.000 persen bukan gratifikasi, ini jual beli emas, ada kwitansi, ada yang angkat emas, ada nomor emas, kalau masalah (mall) Citra Gading 1.000 persen juga gak terima, insyaallah , keadilan harus ditegakkan, dan saya percaya saya gak seperti disangkakan," ujar politisi Golkar yang saat ini menjabat Ketua DPD I Golkar Kaltim.

Kejadian yang dialami Rita ini mirip dengan apa yang dialami ayahnya Syaukani HR sekitar 11 tahun yang lalu. Pasca dilantik sebagai Ketua Golkar Kaltim dan ditetapkan sebagai calon Gubernur Kaltim, KPK menetapkan dirinya sebagai tersangka. "Iya persis. Tapi saya yakin dan percaya (saya) tidak bersalah," ujarnya.

Rita memandang jabatan yang ia emban sebagai bupati adalah bentuk pengabdiannya kepada masyarakat. Rita tak mau menyia-nyiakan kepercayaan masyarakat dengan melakukan berbagai penyimpangan, seperti korupsi.

Kata korupsi menimbulkan trauma baginya. Karena itulah, Rita selalu berusaha menjaga nama baik keluarganya. Ia meyakini apa yang dihadapinya kini akan segera berakhir. "Badai pasti berlalu," ucap Rita.

Saat ini Rita berkumpul bersama keluarganya di rumah Silvi, kakaknya yang tinggal di Jakarta. Pihak keluarga, kata Rita baik-baik saja. "Kak Benny (suami) baik-baik saja. Anak-anak juga sudah tahu. Ibu (Dayang) juga. Mereka memang sedih tapi gak dramatis, karena mereka tahu saya kerja selama ini," ujarnya. (*/berbagai sumber)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website