Penipuan Investasi Bodong 1,4 Miliar Diamankan Mapolda Kaltim

Balikpapan-Polda Kaltim melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan uang berkedok investasi,  pelaku perempuan asal Samarinda berinisial RP. Pengungkapan bermula dari laporan korban yang dirugikan atas kegiatan investasi bodong pada Juni 2017 lalu.

Kapolda Kaltim Irjen. Pol. Safaruddin dalam konferensi persnya, kasus tersebut yang digelar di Mapolda Kaltim, di Balikpapan,  Kamis (28/09/2017), modus yang digunakan tersangka RP untuk meyakinkan korbannya agar ikut berinvestasi  dengan menjanjikan bunga 20 persen dari uang yang diinvestasikan.

“Ini penipuan yang direncanakan dari awal dan modusnya investasi bodong, karena pelaku menjanjikan bunganya sebesar 20 persen. Itu akan diterima dalam jangka waktu 35 hari. Memang benar, untuk setiap investor korban baru, pelaku memberikan bunga beserta uang yang telah diinvestasikan. Sehingga, investor itu tertarik dan percaya, lalu menginvestasikan uangnya lebih banyak lagi,” jelas Kapolda Kaltim Irjen Safaruddin.
Kapolda Kaltim Irjen.Pol Safaruddin (ke 2 dari kiri)
 

Para korban melaporkan kasus tersebut ke polisi setelah uang beserta besaran bunga yang dijanjikan tak kunjung diterima oleh mereka, tak seperti pada awal berinvestasi.

Dari hasil penyelidikan kepolisian, investor atau korban yang dirugikan dalam kasus ini berjumlah 213 orang, dengan rata-rata besaran investasi berkisar Rp.25 jutaan per orang.

“Yang ikut berinvestasi ini adalah kaum menengah ke atas. Sebagian besar orang Balikpapan,” kata Kapolda Safaruddin.

Sementara Dir. Reskrimsus Polda Kaltim Kombes Pol Yustan Alpiani yang juga hadir dalam konferensi pers tersebut menambahkan, jumlah kerugian dari seluruh korban mencapai Rp20,4 miliar. Uang yang berhasil diamankan sebesar Rp1,4 miliar itu diambil dari pihak salah satu asuransi di Samarinda.

“Pelaku ini menggunakan uang korban untuk kepentingan pribadinya. Jadi uang milik korban diikutkan asuransi. Yang berhasil kami amankan itu adalah uang yang telah diikutkan asuransi. Sementara uang yang lainnya masih kami dalami kemana larinya. Tapi saat ini ada yang sudah digunakan untuk kepentingan pribadi, salah satunya seperti dipakai untuk Down Payment (DP) mobil, terus cicilannya mandek dan akhirnya mobil itu ditarik oleh dialer,” tambah Yustan.

Saat ini RP telah diamankan di Mapolda Kaltim. Berdasarkan penyelidikan sementara, dirinya merupakan pelaku tunggal dalam kasus ini. Selain mengamankan uang Rp1,4 miliar, polisi juga mengamankan sejumlah print out rekening, polis asuransi, satu unit CPU komputer, satu unit Ipad dan satu unit laptop sebagai barang bukti.

Akibat kasus tersebut, perempuan berparas cantik itu kini disangkakan pasal 3 UU No. 8 Tahun 2010 tentang  Pencegahan dan  Tindak  Pidana Pencucian Uang junto pasal 378 KUHP dan atau pasal 46 ayat 1 UU No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun.(Abidin)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website