Tak Terima Diancam Badik, Tiga Pemuda Membegal

Balikpapan-Tiga orang pemuda masing masing berinisial Ar /21/ MI /19/ JC /17) terpaksa harus berhadapan dengan hukum, gara-gara tersangkut kasus pencurian dengan kekerasan alias curas, beberapa waktu lalu. 

Mereka kini diamankan di Mapolres Balikpapan, jalan Jenderal Sudirman, dengan status tersangka kasus curas yang dilakukan kepada salah satu pengendara berinisial Dic (20).

Awal cerita bermula kala Dic yang mengendarai sepeda motor dan menbonceng 2 orang temannya mengancam Ar, MI dan JC yang saat itu berpapasan dengannya dan juga mengendarai sepeda motor. Dic mengancam ketiganya dengan memperlihatkan badik yang digenggamnya, sembari mengeluarkan kata dengan nada terkesan menantang.
Pelaku bekal motor (poto: abidin)
 

Tak terima dengan perlakuan Dic, Ar beserta dua kawannya itu langsung berbalik arah dan mengejar Dic dan kawannya tersebut. Pasalnya Ar, MI dan JC juga saat itu membawa badik. 

"Dia liatkan badiknya sambil teriak bilang 'apa kamu' ke kami. Waktu itu kami mau ke Mall BB untuk nonton balap liar. Kami berpapasan di kawasan Gunung Guntur. Akhirnya kami kejar sampai ke kawasan Lampu Merah Gunung Malang, jalan Mayjen Sutoyo,"  

Saat berada di kawasan lampu merah tersebut, sepeda motor yang dikendarai Dic jatuh karena menabrak trotoar jalan. Sepeda motor yang dikendarai Ar, MI dan JC pun ikut terjatuh. 

"Saat terjatuh, Ar dan MI langsung mengambil badiknya untuk menyerang Dic dan kawan-kawannya. Dic dan kawannya lari sembunyi di rumah warga. Lalu sepeda motor Dic diambil oleh mereka para tersangka," kata KBO Reskrim Polres Balikpapan Iptu Nyoman Darmayasa. 

Usai dibawa kabur, tersangka dalam hal ini Ar, MI dan JC kemudian menjual sepeda motor milik Dic dengan harga Rp1 juta di Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara. Menurut ketiga tersangka, uang tersebut digunakan untuk memperbaiki sepeda motor yang rusak saat malam kejadian itu. 

"Mereka (tersangka) dikategorikan sebagai begal. Kita sangkakan pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," kata perwira perpangkat balok dua dipundaknya itu.(din/*) 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website