DPRD Balikpapan Terima Kunjungan Kerja Tiga Daerah

Rabu, 14 Maret 2018
BALIPAPAN-Kunjungan kerja tiga Kabupaten/ Kota yang berbeda diterima Komisi I dan Komisi II DPRD Balikpapan di ruang rapat gabungan gedung DPRD Balikpapan, Rabu (14/3/2018).
 
Tiga daerah tersebut yakni, Kabupaten Kulon Progo-Jawa Tengah, Kabupaten Ponorogo-Jawa Timur dan Kota Singkawang-Kalimantan Barat. Ketiga daerah tersebut memiliki misi kunjungan yang berbeda.
Foto bersama pertemuan di ruangan gabungan DPRD Balikpapan (foto: ay)

Untuk Kabupaten Kulon Pronogo ingin ingin mengetahui aturan perlindungan terhadap tenaga kerja lokal. Kota Singkawang ingin mengetahui penataan infrastruktur pariwisata di Kota Balikpapan. Selanjutnya Kabupaten Ponorogo lebih kepada komunikasi dan koordinasi terhadap pelaksanaan administrasi kependudukan.

Ketua Komisi I DPRD Balikpapan Faisal Tola yang memimpin pertemuan tersebut, menyampaikan terima kasih kepada tiga Kabupaten/ Kota tersebut telah berkunjung ke Kota Balikpapan dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi dewan. Study banding untuk mempelajari dan memahami lebih dalam mengenai prihal kunjungan masing-masing daerah.

Menanggapi pertanyaan anggota DPRD Singkawang mengenai infrastruktur pariwisata. Staf Dinas Pariwisata Balikpapan menyatakan, pengelolaan pariwisata di Balikpapan telah berjalan dengan baik dengan membentuk UPT dan Kelompok Sadar Wisata.

Sebagaimana dalam hal ini pengelolaan wisata Pantai Manggar, telah berjalan dengan baik dikarenakan UPT yang ditunjuk melaksanakan berbagai program dan kegiatan dalam rangka peningkatan wisata daerah Kota Balikpapan.
Gazali anggota Komisi II DPRD Balikpapan Serahkan cinderamata (foto: ay)
Sementara Pokdarwis dibentuk dalam lingkungan masyarakat agar masyarakat Balikpapan memahami dan mengetahui akan pentingnya wisata. Diharapkan kelompok ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat luas arti wisata sebenarnya.

Adapun rombongan DPRD Kabupaten Ponorogo, mempertanyakan administrasi kependudukan.
Faisal Tola singkat saja menyampaikan, pengelolaan kependudukan berjalan secara transparan termasuk pelayanan tanpa pungut biaya. Hanya saja kendala yang dihadapi selama ini keterbatasan blangko e-KTP. Masalah tersebut hampir semua daerah mengalami hal sama.

Menurutnya, proses e-KTP di Kota Balikpapan sudah lama berjalan sebelum dicanangkannya program e-KTP. Sehingga, saat ini hanya menyesuaikan program saja. Yang memiliki koneksivitas terpusat.(ay)
  

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website