DPRD DKI Jakarta, Belajar Sampah di Balikpapan

Kamis, 8 Maret 2018
Kunjungan kerja DPRD DKI Jakarta tentang pengelolaan sampah di Kota Balikpapan. Mendapat respon positif DPRD Balikpapan, Kamis (08/03/2018) di ruang rapat Gabungan gedung Dewan Balikpapan.

BALIKPAPAN-Ketua rombongan kunjungan kerja (kunker) DPRD DKI Jakarata Abdurrahman Suhaeni mengatakan, pihaknya mengapresiasi pemerintah kota (pemkot) Balikpapan atas kinerjanya dalam hal kebersihan Kota. Tidak dapat dipungkiri prestasi kota Balikpapan dalam meraih Adipura terbilang sukses.
Thohari serahkan cinderamata ke DPRD DKI Jakarta (Foto: Ay)
Bahkan, piala Adipura Adiwiyatapun telah disandangnya. Tidak lain, merupakan keberhasilan pemkot Balikpapan dalam membangun karakter masyarakat sadar akan kebersihan.

Menurut Abdurrahman Suhaeni, prestasi kota Balikpapan menjadi contoh bagi semua daerah. DKI Jakarta saat ini masih menuai kendala dalam pengelolaan sampah yang berkaitan dengan kebersihan kota. Bahkan, program bank sampah sampai saat ini dinilai belum memberikan kontribusi banyak atas pengelolaan sampah di Ibukota negera tersebut.

“Produksi sampah di DKI mencapai 70.000 ton/ perhari. Dibandingkan dengan Balikpapan sekitar 600 ton/ perhari, sehingga, perbandingan ini juga menjadi bahan evaluasi. Dalam penangan sampah di DKI yang akan dikaitkan dengan jumlah penduduk setempat,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari menerima rombongan kunker menyampaikan, rasa bangga kita dalam penanganan sampah merupakan kepuasan tersendiri. Bahkan, pusatpun ingin tahu lebih jauh mengenai pengelolaan sampah yang kita lakukan.

“Hal ini juga menjadi pemicu, agar masyarakat Balikpapan tetap membangun kesadaran akan pentingnya kebersihan. Prestasi ini harus dipertahankan dikarenakan sudah menjadi aikon kota Balikpapan sebagai kota bersih,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kesadaran masyarakat mengenai kebersihan sangat penting. Ditunjang dengan regulasi pemkot Balikpapan, kebiasaan masyarakat membuang sampah pada tempatnya sudah menjadi pola hidup yang baik.

Ditambah dengan program CGH (Clean, Green and Healty) dan pola gotong royong masayarakat terus ditingkatkan. Kebiasaan tersebut semuanya menjadi penting untuk menjaga kota Balikpapan sebagai kota penyandang Adipura setiap tahunnya.(ay)     


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website