Literasi, Dapat Meningkatkan Perekonomian Syariah

BALIKPAPAN-Direktur Kepatuhan dan Risiko BNI Syariah Tribuana Tunggadewi mengatakan, membaiknya ekonomi syariah menjadi peluang bagi pelaku ekonomi syariah untuk terus mengembangkan program, edukasi dan literasi ke masyarakat.
 
Menurutnya, literasi dan edukasi masyarakat mengenai ekonomi syariah khususnya, perbankan syariah sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi syariah. Tentu dengan literasi tersebut harus sebanding dengan include masyarakat.
Acara diskusi Ekonomi Syariah Ballroom Novotel (foto:ay)
 

Diakuinya, tingkat include masyarakat masih rendah dengan dunia ekonomi syariah. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan literasi bagi masyarakat. Meskipun diakui juga, terdapat daerah tingkat literasinya cukup tinggi namun, includenya masih rendah. Hal tersebut disampaikan dalam acara “Bincang-Bincang Bersama Jurnalis Ekonomi Syariah” di Hotel Novotel Balikpapan, Jumat (9/3/2018). 

Tribuana Tunggadewi menambahkan, untuk sinergitas BNI Syariah di Kalimantan Timur pihaknya akan melakukan konsentrasi pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), infrastruktur daerah dan pengembangan pertanian, perikanan dan kelautan secara universal.   

Dalam acara tersebut juga dihadiri Staf Ahli Walikota Balikpapan Bagian Ekonomi, Pembangunan Jumali. 

Dalam sambutanya, Jumali mengharapkan dengan kegiatan diskusi ekonomi syariah tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi syariah di Balikpapan. Ditambah dengan adanya pembentukan Forum Ekonomi Syariah (JES) sebagai wadah untuk menyampaikan informasi syariah. 

“Dengan Jurnalis Ekonomi Syariah (JES), dapat memudahkan masyarakat memahami ekonomi syariah dikarenakan adanya edukasi yang baik dan tersampaikan,” tuturnya.  

Senada disampaikan Sugianto selaku Bidang Dakwah dan Ukhuwah Islamiyah MUI Balikpapan, memajukan ekonomi syariah tidak hanya sebatas masyarakat saja. Pelakunya juga mampu mencerminkan nilai-nilai syariah.

“Sebenarnya, bukan hanya persoalan literasi dan edukasi saja. Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada dalam pelaku ekonomi syariah itu juga harus mampu membawa nilai-nilai syariah. Agar ada sinkronisasi yang disampaikan,” ungkapnya. 

Untuk diketahui, membaiknya pertumbuhan ekonomi syariah menjadi peluang bagi pelakunya dalam melakukan berbagai inovasi. Meskipun, pertumbuhan tersebut dinilai kecil dibanding ekonomi konvensional. Untuk melakukan peningkatan pertumbuhan diperlukan literasi dan edukasi bagi masyarakat secara menyeluruh.

Turut hadir dalam acara diskusi Ekonomi Syariah dan JES diantaranya, Kepala Kantor OJK Kalimantan Timur Dwi Ariyanto, Manajer Moneter BI Balikpapan Joko Andoko, Ketua JES Jakarta Kristopo.(yud/ay)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website