Rusmadi Wongso, Menuju Kaltim Sejahtera

TENGGARONG SEBERANG-Kampanye budaya pasangan calon nomor 4, Rusmadi Wongso- Safaruddin di Desa Manunggal Jaya, Jumat (30/3/2018), betul-betul menggelegar. Ribuan warga tumpah ruah menyambut calon gubernur Kaltim periode 2018-2023 itu
Foto: Rusmadi Wongso bersama tim pemenangan (tim/jb)
"Saya adalah orang jawa satu-satunya sebagai calon Gubernur Kaltim. Saya berani karena berniat memajukan Kaltim lebih baik dan sejahtera," ucap Rusmadi bersemangat saat menyampaikan orasi.

Sambutan warga di bawah panggung bergemuruh. Mereka meneriakkan kata-kata penyemangat “menangkan” nomor empat Rusmadi-Safaruddin. “Hanya satu kata: Menangkan,” teriak seorang warga yang hadir.

Tua dan muda tumplek di lapangan sepakbola Desa Manunggal Jaya, Jalan Sawo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kukar, Kalimantan Timur. Mereka rela meluangkan waktu, berlelah-lelah kendati kawasan kampung mereka baru saja diguyur hujan. 

Lapangan tempat acara yang becek, tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk hadir diacara yang diselenggarakan DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Kukar bersama tim relawan. Cagub Rusmadi hadir tanpa didampingi Cawagub Safaruddin yang sedang punya kegiatan silaturahmi dengan warga Balikpapan.

Pada kampanye budaya itu, tim Rusmadi-Safaruddin yang diusung PDI Perjuangan dan Hanura menghadirkan artis penyanyi kesenian campursari, Pita Laras, dari daerah Banyu Wangi. Ada juga ketua Tim Pemenangan Ananda Emira Moeis yang juga Sekretaris DPD PDI-Perjuangan dan Didik Agung Wahono, Ketua tim pemenangan wilayah Kukar.

Rusmadi yang punya pengalaman sebagai Sekretaris Daerah dan Kepala Bappeda Kaltim mengenakan baju kemeja warna merah, dilengkapi asesoris khas Jawa blangkon. Penduduk Kaltim dari etnis Jawa berdasarkan catatan kependudukan adalah terbesar di Benua Etam, yakni sekitar 36 persen. 

Karena itu Rusmadi yang juga Ketua Ikapakarti (Ikatan Keluarga Paguyuban Tanah Jawi) Kaltim mengajak semua etnis Jawa di Kaltim kompak. Warga dari etnis Jawa tidak perlu ragu atau takut untuk menggunakan hak pilihnya, karena menyagkut hak berdemokrasi sudah diatur dan dilindungi oleh undang-undang.

Selain meminta agar warga dari Suku Jawa tidak malas ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada tanggal 27 Juni 2018. Rusmadi juga mengajak agar tidak pernah melupakan budaya jawa sebagai identias budaya bangsa Indonesia. 

"Saya yakin semua yang hadir disini cinta budaya jawa, cinta tanah air dan cinta campursari. Betul apa ora," kata Rusmadi yang disambut gemuruh teriakan yel-yel dari warga.
Foto: Rusmadi Wongso hadapan massa pendukung (tim/jb)
Acara semakin penuh kegembiraan saat Rusmadi  diminta menyanyikan lagu Jawa. Tanpa ragu-ragu Cak Rus – panggilan akrab Rusmadi - menyumbangkan dua lagu jawa, diikuti tim relawan dan para pengurus partai PDI Perjuangan.

Suasana semakin ‘menghangat’ karena warga di bawah panggung warga mulai ikut berjoget dengan mengacungkan jari angka empat. Rusmadi mengaku sangat bangga dan kagum dengan kekompakan warga Desa Manunggal Jaya yang menyambutnya dengan sangat ramah dan penuh semangat.

Sebelum beranjak pulang ke Samarinda, Rusmadi menyempatkan diri menyapa warga yang berjualan di sana. Satu persatu para pedagang ia datangi dan bersalaman. Banyak juga yang mendatanginya meminta foto bersama. Rusmadi terlihat gembira melayani mereka.(4TimMedia/*)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website