Buton Tengah, Belajar Kesehatan Ibu dan Anak di Balikpapan

Kamis, 12 April 2018

BALIKPAPAN-Kunjungan kerja (kunker) DPRD Buton Tengah bersama instansi terkait, banyak melakukan diskusi mengenai perda kesehatan, perlindungan anak dan pelayanan administrasi kependudukan. Rombongan kunker DPRD Buton Tengah diterima Sekretaris Komisi IV DPRD Balikpapan Ida Prahastuty, di ruang rapat gabungan dewan, Kamis (12/4/2018).
Foto: Ida Prahastuty serahkan cindera mata Anggota DPRD Buton Tengah (ay/jb)
Ketua Komisi II DPRD Buton Tengah Afrul Salim menyatakan, kunjungan itu dilakukan dalam rangka menggalih lebih jauh mengenai penanganan kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak saat melahirkan.

“Adanya keinginan akan membuat perda yang sama di Buton Tengah. Sangat mendasar, sebagai penanganan kematian ibu dan anak saat melahirkan. Meskipun, dari presentasi cukup kecil namun, dinilai cukup rawan,” Ungkap Afrul.

Foto: H. Saharin (kanan) dan Ahmad Sabir (ay/jb)
Sementara Kabag. Hukum pemkab Buton Tengah Ahmad Sabir menilai, perlunya beberapa perda di Buton Tengah, sebagai apresiasi dari kinerja pemerintahan setempat. Sedikitnya terdapat 17 perda akan diusulkan tahun ini. Terdapat beberapa perda akan di usulkan melalui perda insiatif dewan.

“Adanya harmonisasi antara pemkab dan legislatif setempat. Sekira 17 rancangan perda (raperda) setiap tahun disahkan. Diantara perda tersebut ada inisiatif  DPRD  diantaranya, raperda terkait kesehatan perlindungan anak dan administrasi kependudukan,”  ungkapnya.

Senada dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Tengah, H. Saharin mengatakan, meski angka kematian ibu dan anak saat melahirkan dinilai kecil, tetap dibutuhkan aturan untuk melakukan perlindungan kesehatan kepada masyarakat Buton Tengah.

“Peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat sangat penting, meski pemerintah pusat telah mengeluarkan JKN (jaminan kesehatan nasional) dan program  Jampersal (jaminan persalinan). Kami tetap membuat regulasi yang kuat agar kesehatam masyarakat dapat terlindungi,” jelasnya.

Sekretaris Komisi IV DPRD Balikpapan Ida Prahastuty menerima kunker kabupaten Buton tengah menyampaikan, perda berkaitan kesehatan ibu dan anak dan tata administrasi kependudukan yang baik. Merupakan hasil kerja pemkot Balikpapan, bersama masyarakat Balikpapan taat dan tunduk dengan regulasi yang telah disepakati.

“Dengan regulasi perlindungan ibu dan anak saat ini pelayanan kesehatan dinilai berjalan lancar. Terpenting semua itu adalah adanya komunikasi dua arah untuk mencari jalan setiap persoalan,” tandas Ida.(ay)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website