Di Atas Jembatan, Pipa PDAM Lebih Aman

Jumat, 13 April 2018
BALIKPAPAN-Maraknya pencurian air bersih PDAM Balikpapan di wilayah Kampung Baru dinilai, merugikan pihak PDAM sebagai perusahaan daerah Balikpapan. Untuk menghindari permasalahan sebelumnya di Gang Sepakat, sejauh ini pihak PDAM melakukan proses secara mufakat dan melakukan pembenahan yang merembes ke Jalan 21 Januari.
Hal itu dilakukan untuk memenuhi keinginan pelangan PDAM agar aliran air di tempat mereka bisa normal kembali.
Foto: Inspeksi dilakukan PDAM (dok/jb)
Pihak PDAM Balikpapan melakun survei wilayah tersebut, ternyata dari depan sampai tengah kondisi air mengalir, sedangkan daerah belakang tidak mengalir.

“melihat kondisi itu pihak PDAM melakukan pengecekan ternyata pipa yang ditemukan kondisi pipa tidak beraturan. Akibatnya pipa air bersih patah, saat air pasang bersamaan dengan penyedotan pompa, air asinpun ikut tersedot,” kata Staf Unit Retensi Pelanggan PDAM Rizal, Kamis (12/4/2018) kemarin.
“Kami akan melakukan koordinasi dengan bagian perencanaan maupun pendistribusian terkait letak penempatan pipa. Saat ini yang kami lakukan ke warga proses pembinaan kemudian kami melakukan edukasi. Kemudian normalisasi air kami lakukan semua merata dan merasakan yang namanya air PDAM,” ungkapnya.

Adanya beberapa pipa yang patah, menurut Rizal ada beberapa faktor selain akibat air pasang termasuk adanya penyambungan ilegal dilakukan oleh warga itu sendiri.  
“Kami memberikan edukasi ke warga, tolong program PDAM ini didukung karena tujuan ini juga untuk kelancaran air, juga keinginan warga supaya kita bisa mengalirkan air dengan jumlah yang maksimal,” kata Rizal.
Warga Jalan 21 Januari RT 9 tersebut, memberikan saran ke PDAM, diharapkan air dapat normal kembali. “Kami dari pihak PDAM tidak mencari  yang salah yang benar, mari kita sama-sama untuk menjaga kondisi pipa ketika nanti dilakukan pembangunan fisik,” harapnya.

Sementara Koodinator Unit Retensi Pelanggan PDAM Sigit Sujatmiko menambahkan, Jalan 21 Januari, setelah mengadakan sweaping masih banyak yang melakukan pencurian air, karena posisi pipa di bawah jembatan.

“Jadi untuk mengetahui pipa yang dicuri itu ada, agak sulit karena posisinya di bawah, apa lagi kalau air pasang,” kata Sigit.

“Rencana untuk mengangkat pipa ke atas jembatan itu ada, apalagi ini dukungan dari warga dan Ketua RT agar pipa segera diangkat ke atas. Hal ini untuk menghindari lagi namanya pencurian air. Selain itu kalau pipa posisi di atas kalau ada bocor mudah untuk melakukan perbaikan, kalau di bawah agak susah apa lagi pas air pasang,” tandas Sigit. (beny/*)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website