Gardu Induk Sistem Mahakam Segera Normal Kembali

BALIKPAPAN-Pemadaman listrik serentak, Kamis (5/4/2018) pukul 09.00 (wita) pada Sistem Mahakam, dikarenakan terjadinya block out, gangguan pada transmisi 150 kV pada jalur Gardu Induk (GI) Embalut-Tengkawang di Samarinda. Berdampak hilangnya daya di jalur Sistem Mahakam dan sub sistem lainnya, yakni sub sistem Samarinda-Balikpapan-Tenggarong dan Bontang.
Foto: Riza Novianto Gustam (dua dari kanan) (ay/jb)

General Manager PLN Wikayah Kaltimra Riza Novianto Gustam mengatakan, dari hasil penelusuran penyebab gangguan. Hasilnya, perangkat isolator mengalami keretakan, menyebabkan menurunnya pasokan daya, dalam jumpa persnya di Hotel Blues Sky Jumat (6/4/2018).

“Adanya gangguan tersebut, kami akan melakukan perbaikan, diperkirakan memakan waktu hingga 10 (sepuluh) jam. Namun, pasokan daya kini suda normal pada pukul 07.35 (wita) Jumat, (6/4/2018) pagi,” ungkapnya.

Riza Novianto Gustam menambahkan, dengan gangguan tersebut, pihaknya telah melakukan pasokan daya ke Sistem Mahakam dengan sistem kelistrikan island (sistem kelistrikan lokal) dengan cara bertahap di masing-masing daerah, Balikpapan, Samarinda, Tenggarong dan Bontang.          

“Sistem kelistrikan island kami bentuk untuk mempercepat proses pemulihan pada sistem kelistrikan. Kami starup kembali pembangkit-pembangkit kami. Disaat pembangkit sinkron, maka tegangan listrik akan mengalir ke GI (Gardu Induk), kemudian didistribusikan ke pelanggan,” jelasnya.

Riza Novianto juga menambahkan, atas gangguan pada pelanggan tersebut, bagi yang mengalami gangguan pemadaman hingga empat jam. Pelanggan berhak mendapatkan kompensasi diskon secara otomatis saat pembayaran tagihan dan saat pembelian togen. Besaran kompensasi itu hingga 35% sebagaimana aturan peraturan menteri (permen) ESDM nomor 27 tahun 2017 tentang tingkat mutu pelayanan dan biaya yang terkait dengan penyaluran tenaga listrik oleh PT PLN (persero).
Foto: Syauki Manager Area Balikpapan (ay/jb)
Sementara Syauki Manager Area Balikpapan mengatakan, dengan adanya kejadian tersebut pihaknya akan meningkatkan intensitas pemeliharaan dan pengawasan setiap pembangkit yang ada. Pihaknya juga tetap memaksimalkan pelayanan kepada pelanggan utamanya pasokan daya yang cukup, pada beban puncak mencapai 390-400 Mw.

“jelas pengawasan dan pengecekan pembangkit kita tingkatkan, sehingga pembangkit yang  ada sekarang dapat mengsupport pasokan daya kepada pelanggan,” jelasnya.

Dengan adanya gangguan pemadaman listrik tersebut General Manager PLN Wikayah Kaltimra Riza Novianto Gustam menyampaikan permintaan maafnya kepada pelanggan atas gangguan tersebut. Dengan upaya maksimal diharapkan, gangguan transmisi bisa normal kembali dan dapat diopersionalkan.(ay)   

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website