Kaltim Bermartabat, Dapat Atasi Banjir

SAMARINDA- Calon Gubernur (Cagub) Kaltim, Rusmadi Wongso buka-bukaan soal banjir yang menjadi momok warga Samarinda.

Dalam kunjungan silahturahmi dengan para ketua RT di Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Jumat (6/4/18) malam, Rusmadi menceritakan bagaimana perjuangannya ketika menjadi Ketua Bappeda dan Sekdaprov Kaltim dalam  permasalahan banjir yang kerap dihadapi warga kota itu.
Foto: Rusmadi Wongso (dok/jb)
Dihadapan warga dan tiga Ketua RT 47,48 dan 49 di Jalan Gerilya Gg Masjid, Kelurahan Sungai Pinang dalam, mantan Dekan Pertanian Universitas Mulawarman ini berbicara bagaimana mengatasi banjir di Samarinda.

Menurut Rusmadi, persoalan banjir di Samarinda sebenarnya sudah lama diatasi, baik 

Pemerintah kota Samarinda maupun Pemprov Kaltim. Bahkan waktu itu dia masih selaku kepala Bappeda ikut terlibat langsung merancang dan memikirkan bagaimana mengatasi banjir di kota tepian ini. 

Anggaran banjir Rp600 miliar yang setiap tahun dialokasikan pemerintah tidak dapat terserap semuanya dengan baik lantaran terkendala pembebasan lahan warga. "Disinilah kesulitan kita hingga sekarang," sebut Rusmadi.

Pria kelahiran asli Samarinda yang mengawali karir PNS-nya sebagai staf guru pengajar di Unmul ini mengaku paham betul  masalah Kota Samarinda khususnya masalah banjir. 

Didaerah lambung ini, kata Rusmadi termasuk daerah langganan banjir. Hujan sebentar saja air langsung meluap menggenangi jalan dan rumah warga. Tapi sekarang sudah tidak lagi. 

"Gimana daerah lambung ini, masih banjir apa tidak," tanya Rusmadi kepada warga.

"Alhamdulilah sudah lumayan pak, nggak banjir lagi," sahut Selamat Ketua RT 48 diikuti warga lainnya.

Berkurangnya banjir di daerah ini karena ada kanal pembuangan air menuju sungai yang dibangun pemerintah Provinsi dan perbaikan drainase. 

"Itu baru satu kanal, daerah ini sudah tidak banjir lagi. Bagaimana kalau dibangun dua kanal. 

Semua ini berkat perjuangan saya," sebut Rusmadi disambut tepuk tangan warga.
Foto: Safaruddin (dok/jb)
Karena itu, Rusmadi berharap agar warga bisa bekerjasama dengan pemerintah untuk membebaskan lahannya. 

Persoalan banjir di Samarinda bukan tanggung jawab pemerintah saja, tapi tanggung jawab kita bersama.

"Insyallah kalau masyarakat memberikan kepercayaan kepada Rusmadi Safaruddin, persoalan banjir di Samarinda akan menjadi skala prioritas untuk ditangani. Ya, syaratnya warga harus mau membebaskan lahannya," ujar Rusmadi kembali.

Sebelum meninggalkan warga , Rusmadi berpesan agar masyarakat bisa memilih seorang pemimpin yang pro kepada masyarakat bawah. 

"Pilihlah pemimpin yang amanah agar Kaltim bisa lebih baik dan maju 5 tahun kedepan," ujarnya.

Acara ditutup dengan nyanyi bareng dan foto bersama warga, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tiga RT dilingkungan tersebut.(#4TimMedia)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website