Kapal MV. Ever Judger, Dijadikan Barang Bukti, Putusnya Pipa Pertamina

Rabu, 25 April 2018
BALIKPAPAN-Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Kaltim resmi menyita kapal MV. Ever Judger sebagai barang bukti kasus tumpahan minyak di perairan Teluk Balikpapan yang terjadi Maret, (23/4/2018) lalu.

Penetapan penyitaan oleh kepolisian itu dilakukan Selasa (24/4/2018), berdasarkan ketetapan Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan.
Foto: MV. Ever Judger (dok/jb)
“Kami resmi menyita kapal MV Ever Judger, kami sudah pasang tulisan yang menandakan bahwa kapal ini kami sita. Ini dilakukan karena kami duga putusnya pipa Pertamina diakibatkan adanya tarikan jangkar. Setelah kami lakukan penyidikan, jangkar yang menyebakan putusnya pipa ini adalah jangkar milik MV Ever Judger,” kata Direktur Reskrimsus Polda Kaltim Kombes Pol. Yustan Alp, saat meninjau kapal tersebut.

Saat ini, penyidikan kepolisian tengah mengarah pada penetapan tersangka.

“Kami sudah melakukan penyelidikan dan penyidikan selama kurang lebih 21 hari. Sebelumnya kami telah mengangkat pipa Pertamina yang putus sepanjang 49 meter seberat 24,5 ton. Kemudian hari ini melakukan penyitaan kapal. Selanjutnya kami mengarah ke penetapan tersangka,” imbuh Yustan.

Sementara ABK (Anak Buah Kapal) dan nahkoda MV Ever Judger saat ini masih berada di Balikpapan. Mereka tak diizinkan keluar Balikpapan sebelum adanya penetapan tersangka dalam kasus ini oleh kepolisian.
Forto: Kombes Pol. Yustan Alp (dok/jb)
“Awak dan nahkoda kapal masih di Balikpapan. Oleh pihak keimigrasian, mereka diberikan izin tinggal selama dua bulan di sini. Kami minta para kru dan nahkoda kapal ada di Balikpapan sampai penetapan status tersangka kami lakukan,” terangnya.

Dibeberkan polisi berpangkat tiga melati itu, jika tak ada halangan pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka pada Rabu (25/4). Gelar perkara nantinya akan dihadiri pihak Bareskrim Polri.

 “Kami lakukan gelar perkara untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab atau tersangka dalam kasus ini,” bebernya.

Saat ini, kapal tersebut dijaga anggota kepolisian selama 24 jam. Seperti diberitakan, putusnya pipa distribusi minyak mentah Pertamina dari Terminal Lawe-Lawe ke Balikpapan itu mengakibatkan daerah pantai Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tercemar.

Tumpahan minyak yang mencemari lingkungan tersebut juga sebelumnya menjadi penyebab kebakaran besar di perairan Teluk Balikpapan. Lima orang tewas akibat kebakaran tersebut. Kapal MV Ever Judger juga sempat terbakar.(abd)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website