Petani Sawit Menaruh Harapan ke Rusmadi

Jumat, 13 April 2018

LONG IKIS-Kebun sawit berusia tua sudah tak mampu berproduksi dengan baik. Otomatis penghasilan para petani kebun plasma juga menurun. Padahal, kebutuhan semakin meningkat. 

Inilah problematik para petani kebun sawit di Long Ikis dan Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Jika dulu, lahan yang mereka kuasai hasilnya bisa menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak sampai SLTA, tapi setelah kuliah dan bertambah anak-anak para petani mulai kesulitan mengatur keuangannya karena penghasilan yang berkurang. Ditambah lagi dengan hasil panen sawit yang pohonnya sudah tua.
Foto: Rusmadi bersama warga Long Ikis (dok/jb)
Calon Gubernur Kaltim nomor urut 4, Rusmadi Wongso mengakui, satu jalan yang bisa ditempu para petani adalah replanting atau peremajaan tanaman sawit. Program ‘peremajaan’ itu masuk dalam rencana pemerintahan Rusmadi-Safaruddin di Kabupaten Paser. Hal ini agar produksi Tandan Buah Segar (TBS) di daerah tersebut bisa meningkat. 

Selain programkan replanting sawit, Rusmadi-Safaruddin yang diunggulkan menang oleh riset Rekat, yakni sebesar 37,23 persen, juga membuat program perluasan tanaman sawit seluas 50 hektar yang baru.

"Program perluasan kebun sawit ini akan benar-benar saya wujudkan," kata Rusmadi silaturahmi dengan majelis pengajian Assyifa dan pengajian Simpang Lombok di Desa Pait Long Ikis, Paser, Jumat (13/4/2018). 

Replanting dan perluasan kebun sawit sangat penting dilakukan. Karena hanya sektor perkebunan, pertanian, perikanan dan kehutanan yang merupakan sektor paling besar yang bisa menyerap tenaga kerja. 

Karena merupakan pencipta lapangan kerja, maka program produksi petani itu harus didorong oleh pemerintahan dan menjadi prioritas Rusmadi Safaruddin, calon Gubernur dan wakil Gubernur Kaltim untuk program 2018-2023. 

"Dengan ada pekerjaan untuk masyarakat, maka ada penghasilan yang layak untuk menghidupi keluarga," kata Rusmadi.
Foto: Rusmadi
Di hadapan ibu-ibu pengajian, Rusmadi juga memberi semangat agar menjalani kehidupan penuh gairah sehingga keluarga turut juga bersemangat.

"Di ajaran Islam, disebutkan wanita itu tiang Negara. Kalau wanita itu baik maka suatu bangsa dan Negara itu baik. Tapi, kalau wanitanya rusak maka Negara itu rusak. Jadi, peran wanita itu paling penting," kata Rusmadi.

Berada di Kabupaten Paser, Rusmadi menyempatkan silaturahmi dengan pemuka tokoh agama dan sholat Jumat di Masjid Al Mukarram Desa Pait Long Ikis. Rusmadi meminta doa restu untuk dirinya bersaing dalam Pemilihan Gubernur Kaltim 2018. 

Rusmadi juga berdialog dengan masyarakat Paser di rumah Sasmito Jalan Negara Kilometer 60 Long Kali. Pertemuan membahas permasalahan yang dialami di petani sawit. 

Mendengar keluhan petani sawit di Long Kali dan Long Ikis, Rusmadi menyarankan dan menekankan pentingnya persatuan di masyarakat yang harus kompak dalam menjual hasil sawit. 

"Masyarakat harus kompak dan bersatu. Jangan mau jalan sendiri-sendiri dan jangan mau mudahnya saja. Harus sama-sama ketika menghadapi suatu masalah," kata Rusmadi mengobrol dengan petani sawit dan tokoh masyarakat Paser.(#4TimMedia)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website