Resnarkoba Polda Kaltim, Ungkap Jaringan Narkotika

Sabtu, 21 April 2018

BALIKPAPAN-Satu per satu kasus peredaran narkotika di Kota Balikpapan terungkap. Dalam sepekan ini Polda Kaltim berhasil menangani dua kasus di wilayah hukum Kota Beriman. Dua tersangka dan seribu gram lebih sabu diamankan.

“Kami berhasil mengungkap dua kasus, dan mengamankan masing-masing tersangka berinisial A dan E. Dari keduanya kami berhasil amankan sabu seberat 1.068 gram atau satu kilo lebih. Mereka ini dua kasus yang berbeda,” kata Direktur Reserse Narkoba Resnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Akhmad Shaury dalam konferensi pers di Mapolda Kaltim, Jumat (20/4) malam.
Foto: Ungkap pengedar sabu (abd/jb)
Keduanya terungkap sebagai kurir. Mereka mengedarkan sabu tersebut hanya untuk di Balikpapan. Tersangka E diringkus anggota Resnarkoba Polda Kaltim  Balikpapan Selatan, sekira pukul 17.00 Wita, Jumat (20/4/2018 Sementara tersangka A diamankan di rumahnya, jalan Karang Jawa Dalam, RT 08 Kelurahan Karang Jati, Balikpapan Tengah, Kamis (12/4/2018 

“Dari pengungkapan tersangka E, sabu yang kami amankan sebanyak 557,85 gram. Sementara dari tersangka  A, sebanyak 500an gram. Mereka ini mengaku di suru  mengedarkan di Balikpapan sama  bosnya . saya cuma  kurir,” pungkas Akhmad Shaury.

Berdasarkan pengakuan dua tersangka, barang haram yang berhasil diamankan tersebut didatangkan dari daerah Tawau, Malaysia. “Masuk ke Balikpapan lewat jalur darat,” ungkap polisi berpangkat tiga melati itu.

Resnarkoba Polda Kaltim hingga kini masih melakukan pengembangan  terkait dua kasus peredaran narkotika itu, guna mengetahui siapa pemilik atau bandar sabu tersebut.
Saat ini dua warga Balikpapan itu telah mendekam di ruang tahanan Mapolda Kaltim, Balikpapan.

Mereka di kenakan pasal 114 (2) sub pasal 112 (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Masih kami kembangkan dua kasus ini. Sementara untuk dua tersangka yang saat ini berhasil diamankan. dikenakan Undang Undang tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara,” tegas Akhmad Shaury.(abd)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website