Rusmadi-Safaruddin, Mengenang (Alm) Luther Kombong

Sabtu, 28 April 2018

SAMARINDA-Safaruddin tak bisa menahan air mata yang keluar, ketika ia mereview sosok Luther Kombong saat menghadiri kegiatan Rambu Solo di Tongkonan Sangtorayan Kilometer 9 Loa Janan Jl Poros Samarinda Balikpapan, Jumat (27/4/2018). 

Hampir semenit, Safaruddin berdiri terdiam memandang kosong dan berusaha menahan kesedihan.

"Saya mohon maaf," kata Safaruddin usai menyapu air mata di pipinya. Hadir pula Calon Gubernur Kaltim nomor urut 4 Rusmadi.
Foto: Rusmadi-Safaruddin saat menghadiri Rambu Solo, Luther Kombong (dok/jb)
Kesedihan Safaruddin terjadi tiba-tiba saat ia bercerita pernah satu pesawat dengan Luther Kombong ketika menuju kota Balikpapan. Sepanjang waktu di pesawat, Luther berdiskusi panjang dengannya tentang daerah Kaltim.

"Mulai dari take off sampai mendarat di landasan, kami berdiskusi tak berhenti," kata Safaruddin dengan bersemangat. 

Luther, dikenangnya, mendorong ia maju sebagai calon kepala daerah di Kaltim. Padahal, pada waktu itu, Safaruddin ingin pensiun usai menjabat Kapolda Kaltim. 

"Bapak Luther ada tiga kali datang ke kantor Polda Kaltim," kata Safaruddin yang masih bercerita semangat. 

Safaruddin berdiskusi dengan Luther karena sesama orang Sulawesi. "Kalau bukan Bapak yang dari Sulawesi, siapa lagi mau memimpin Kaltim ini kata Bapak Luther kepada saya," katanya. 

Usai memberi sambutan, Rusmadi dan Safaruddin diajak keluarga Luther Kombong, yaitu Ronald Luthfiyanto dan Novi Luthsiyant menuju makam yang berada di atas bukit.

Ronald menceritakan sebagian lahan dari areal dekat pemakaman Luther Kombong diwakafkan kepada Yayasan untuk dibangun seperti convention hall atau lapangan perayaan adat Toraja. 

"Dengan ada lahan diwakafkan bapak (Luther Kombong). Bisa digunakan orang suku Tator membuat acara adat tanpa harus ke Sulawesi," kata Ronald.(#4TimMedia)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website