Safaruddin, Tanggapi Serius Infrastruktur Balikpapan

BALIKPAPAN-Di tengah gemerlap Kota Balikpapan, masyarakatnya masih banyak yang mengeluhkan infrastruktur. Misalnya di wilayah Sepinggan, Balikpapan Selatan, Selasa (3/4/2018) malam.

Saat bertemu dengan calon wakil gubernur Kaltim Safaruddin, warga Sepinggan menumpahkan uneg-unegnya menyangkut kondisi terkini yang dialami mereka. Selain soal infrastruktur, juga mengenai lapangan kerja, bantuan modal UKM, fasilitas pendidikan dan juga kesehatan.
Foto: Safaruddin (ay/jb)
“Kami percaya cagub dan cawagub Rusmadi-Safaruddin bisa menyelesaikan persoalan warga. Terutama menyangkut infrastruktur dan bantuan untuk UKM,” kata seorang warga.

Mendapat pertanyaan itu, Safaruddin langsung merespon positif dengan menjelaskan program apa saja yang akan dilakukan jika kelak memimpin Kaltim. Jenderal bintang dua Polri yang baru memasuki masa purnawirawan itu mengatakan visinya adalah “Kaltim Bermartabat”.

Mewujudkan ‘Kaltim Bermartabat”, uraiannya adalah Kaltim yang berdaya saing, aman, mandiri, sejahtera dan berkelanjutan. Untuk itu disiapkan 10 program yang disebut Dasacita. Sepuluh program dimaksud adalah Kaltim Aman, Kaltim Relijius, Kaltim Sehat, Kaltim Cerdas, Kaltim Mulus, Kaltim Tanpa Banjir, Kaltim Membangun Desa, Kaltim Kreatif, Kaltim Lestari dan kaltim Swasembada Pangan.

Safaruddin mengatakan, tim pemenangan Rusmadi-Safaruddin sudah mempetakan persoalan Kaltim dengan jernih. Tim ini terdiri dari semua unsur, yakni akademisi, praktisi, politisi dan relawan-relawan yang punya tujuan sama; ingin membangun Kaltim lebih baik.

Mengenai warga Sepinggan Balikpapan yang merasa kurang nyaman dengan lingkungan pemukimannya, jika kelak memimpin Kaltim maka harus berkoordinasi dengan Pemkot Balikpapan. “Kita atasi. Kalau Pemkot Balikpapan tidak mau, kita di provinsi turun tangan ambil alih,” ujar mantan Kapolda Kaltim tersebut.
Foto: Warga Sepinggan dengarkan sambutan Safaruddin (ay/jb)
Menurut Safaruddin, persoalan pembangunan infrastur jalan dibagi dalam tiga tanggungjawab berbeda. Ada yang ditangani pemerintah kota seperti jalan lingkungan dan ada jalan yang ditangani pemerintah provinsi, yakni jalan-jalan antar kabupaten dan kota. Sedangkan jalan yang dibiayai APBN adalah jalan antar provinsi.

“Banyak cara harus dilakukan untuk melakukan pembangunan infrastruktur jalan. Termasuk adanya bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah,” ungkapnya.

Kedatangan Safaruddin yang baru saja resmi menjadi Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim disambut antusias ratusan warga Sepinggan.  Mereka memadati tarup hijau dan kadang bersorak gembira karena guyonan segar yang dilontarkan Safaruddin.

Untuk bidang pendidikan, kalau pemerintahan pusat mengeluarkan kartu pintar, maka Kaltim nantinya di tangan Rusmadi-Safaruddin akan menerbitkan ‘Kaltim Cerdas”. Di kartu itu terdapat berbagai fasilitas yang diberikan pemerintah provinsi terhadap siswa, termasuk diantaranya beasiswa.

Sedangkan dibidang kesehatan, tim pemenangan Rusmadi-Safaruddin telah menghitung kebutuhan masyarakat atas Puskesmas rawat inap dan rumah sakit pratama di sepuluh kabupaten/kota. Pemerintah provinsi juga akan menanggung iuran BPJS bagi keluarga tidak mampu, sehingga tidak ada lagi warga Kaltim merasa kuatir untuk berobat ke Puskesmas atau rumah sakit jika tertimpa sakit.(#4TimMedia/*)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website