DPRD Balikpapan, Terima Kunjungan DPRD Bangkalan

Senin, 14 Mei 2018
BALIKPAPAN-Sedikitnya 14 anggota Komisi B DPRD Bangkalan-Jawa Timur, melakukan kunjungan kerjas di Balikpapan. Agenda kunker berkaitan dengan pengelolaan pertanian dan perekbunan di wilayah Balikpapan. Pertemuan dilakukan di ruang rapat Gabungan DPRD Balikpapan, Senin (14/5/2018).   

Ketua Komisi B DPRD Bangkalan Asis mengatakan, anggota komisi B membidangi  perekonomian lebih jauh ingin mempelajari penanganan bidang pertanian dan perkebunan di Balikpapan.
Foto: Andi Syarifuddin Oddang (ay/jb)
Ia menyampaikan, Kabupaten Bangkalan memiliki APBD sebesear Rp.2 trilium dengan jumlah PAD sebanyak Rp.200 miliar berpenduduk 1,2 juta jiwa, sebagian besar masyarakat hidup dari hasil pertanian dan nelayan.

Wakil Ketua III DPRD Balikpapan Andi Syarifuddin Oddang menerima rombongan menyampaikan, dengan rasa terima kasih kepada anggota DPRD Bangkalan memilih Balikpapan sebagai tujuan kunjungan. Adapun hal lain berkaitan dengan pengelolaan pertanian dan perkebunan di Balikpapan, disampaikan instansi Dinas Kelautan, Pertanian dan Perkebunan Balikpapan.

Menurutnya, meskipun Balikpapan bukan daerah penghasil Pertanian dan Perkebunan namun, ada beberapa wilayah Balikpapan memiliki lahan Pertanian, Perkebunan. Sifatnya hanyalah spot-spot wilayah saja. Seperti, di daerah Manggar, Balikpapan Timur dan Balikpapan Utara.

Kawasan Pertanian dan Perekbunan Balikpapan ditahun 2002 hanya berkisar 200 ha. Itupun sudah banyak beralih fungsi, seiring dengan perkembangan pembangunan. Sehingga beberapa lahanpun telah dilakukan konversi pembangunan,  berkaitan pembangunan ekonomi.

Senada dikatakan Kepala Bidang Pertanian Wahyuddin Noor, Balikpapan hanya memiliki lahan pertanian tidak sama dengan daerah lain. Dikarenakan Balikpapan merupakan kota Jasa, adapun hasil pertanian kebanyakan di suplai dari luar daerah.

“Meski demikian program-program pertanian tetap dijalankan. Dengan mensupport petani-petani sayur dan bawang dengan berbagai program dari dinas terkait,” jelasnya.

Sementara Bidang Perkebunana Mujito, menjelaskan program perekebunan kepada rombongan DPRD Bangkalan. Menurutnya, pemkot Balikpapan telah melakukan program pembinaan, membantu petani karet dengan membuka lahan sekitar 5000 ha.

“Dengan Sasaran awal bantuan melalui lahan-lahan tidur mulai tahun 2012 lalu. Lagi-lagi adanya alih fungsi, menjadi kendala perkembangan perkebunan seperti, pembangunan jalan TOL dan pembangunan kampus ITK,” ungkapnya.
Penulis/ Editor: A. yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website