Masyarakat Indonesia di Canberra, Australia Bersatu Mengutuk Kekejaman Terorisme

Selasa, 15 Mei 2018
CANBERRA-Mendengar serangan terorisme berturut-turut di tanah air, elemen masyarakat Indonesia di Canberra. Yakni mahasiswa/i, kelompok lintas iman dan asosiasi masyarakat Indonesia, berkumpul dalam aksi keprihatinan dan doa bersama di tepi danau Burley Griffin, Selasa, (15Mei/2018).

Mereka dipersatukan oleh kesedihan yang sama, oleh satu kemuakan yang sama; terorisme. Acara yang dihadiri oleh sekitar 105 warga Indonesia memperlihatkan semangat bahwa, Indonesia tidak takut dan tidak gentar.
Foto: Masyarakat Indonesia di Canberra (dok/jb)
Masyarakat Indonesia harus bersatu melawan terorisme.

Menanggapi kejadian teror di Indonesia dalam beberapa waktu belakangan ini, kami sebagian masyarakat Indonesia yang berada di Canberra menyatakan sikap, diantaranya, menyampaikan rasa duka cita sedalam-dalamnya atas jatuhya korban jiwa dalam peristiwa teror tersebut.

Selanjutnya, mengutuk keras aksi teror sebagai ancaman terhadap kehidupan berbangsa, kedaulatan negara dan demokrasi. Mengecam keras atas instrumentalisasi tubuh perempuan dan anak sebagai bom bunuh diri, apalagi dengan alasan pemberdayaan karena jelas melanggar hak hidup perempuan dan anak-anak.

Mendukung dan mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia dalam melawan terorisme dan radikalisme. Menyerukan seluruh masyarakat dari berbagai golongan untuk tidak terprovokasi, melawan radikalisasi, ikut menjaga persatuan dan mempererat ikatan antar kelompok, agama, suku, ras demi kedamaian hidup bermasyarakat,” demikian disampaikan dalam pernyataan sikap disampaikan melalui press realessnya.
Foto: Masyarakat Indonesia di Canberra (dok/jb)

Dalam acara itu juga didukung, PPIA ACT - PPIA ANU -  PPIA UC- Kagama Canberra-PPIA Australia- PMKIC, Horas Canberra - Indonesia Synergy -  Komunitas Muslim Canberra  -ICC  -AIFA, PIES (Partnership in Islamic Education Scholarship) Canberra-Perkumpulan Flobamora (Flores Sumba Alor dan Timor).
Penulis: Chitra/ Walhemus
Rilis: Ketua PPIA ACT.
Editor: Redaksi

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website