Perhatikan Ekonomi Kecil, Ketahanan Masyarakat

Sabtu, 5 Mei 2018
SAMARINDA-Calon Gubernur Kaltim Rusmadi Wongso tertarik dengan perkampungan pembuat tahu-tempe di kawasan Selili, Samarinda. Dia melihat sisi perjuangan para pengusaha kecil di situ, sebagai sumbu ekonomi kerakyatan yang kuat, tidak mudah terpengaruh krisis ekonomi global.

Kekuatan UKM (Usaha Kecil Menengah), menurut Rusmadi, terbukti tahan dari badai kriris ekonomi yang pernah terjadi beberapa kali di Indonesia. Sektor-sektor inilah yang harus dikuatkan di Kaltim, karena sesuai dengan visi ekonomi Rusmadi-Safaruddin dalam “Kaltim Bermartabat."
Foto bersama Rusmadi bersama pelaku usaha UKM (dok/jb)
"Saya memberi hormat kepada para pengrajin tahu tempe di Kampung Selili. Sejak tahun 1977 sudah berdiri dan memasok kebutuhan tahu tempe di Kota Samarinda," jelas Rusmadi ketika menghadiri kampanye budaya di Kampung Tahu Tempe di Selili, Jumat (4/5/2018). 
 
Sebagai pusat pengrajian tahu tempe di kota Samarinda, Rusmadi melihat adanya masa depan yang baik bagi pengrajin maupun pemerintah, sehingga dia akan memberikan perhatian kepada Kampung Selili. 

Rusmadi berjanji memberikan bantuan permodalan bagi pengusaha UKM tahu-tempe di Selili. Dengan bunga pinjaman 6%. “Saya akan berusah jadi Gubernur UKM,” ujarnya.

Selain memberikan kemudahan bunga pinjaman yang rendah, Rusmadi ingin menata kampung tahu tempe Selili agar produknya lebih berkualitas dan jumlah produksinya meningkat. Selain itu, kampung tersebut bisa menjadi tujuan wisata kuliner. 

"Kita akan bangun kampung ini (Selili) yang bisa membuat tahu tempe berkualitas. Dan, warga yang lewat mampir beli tahu tempe. Anak muda kita dorong juga membuka cafe di sini agar masyarakat tergerak untuk berusaha," kata Rusmadi.
Foto: Rusmadi Wongso (dok/jb)
Rusmadi mendorong masyarakat agar memiliki usaha kecil dan koperasi. Ini agar, pertumbuhan ekonomi Kaltim lebih berkualitas. "Koperasi dan UKM harus digerakkan. Sehingga semua bergerak dan tak hanya migas dan batubara saja tumbuh," katanya. 

Migas dan batubara, menurut Rusmadi, sedikit sekali menyerap tenaga kerja. Dan, UMKM yang lebih banyak menyerap tenaga kerja dapat menopang ekonomi Kaltim ketika harga migas dan batubara turun. 

"Untuk membantu permodalan bagi UMKM, tak perlu jaminan agunan. Nanti, pemerintah yang fasilitasi jaminan agunan melalui Jamkrida. Modal untuk usaha tahu tempe pasti dibantu karena menguntungkan," ujar Rusmadi. 

Menuju Kampung Tahu-Tempe, Rusmadi berjalan kaki sekira 1 kilometer dari simpang tiga, Jalan Lumba-Lumba dan Jembatan I. Setiap rumah warga, Rusmadi memberikan salam dan meminta dukungan doa restu. Adanya hiburan budaya reog dan kuda lumping membuat suasana jadi meriah. 

"Mohon doa dukungannya Bu, pilih nomor 4 ya," kata Rusmadi. 

Selama kampanye budaya di Selili, kaum ibu-ibu bergiliran foto bersama dengan Rusmadi. Tak ketinggalan para remaja turut mengabadikan Rusmadi berkunjung ke kampungnya. 
Masyarakat tak merasa bosan, ketika harus menunggu Rusmadi berjalan kaki menuju kampung tahu tempe hampir dua jam.

Jalan yang agak menyempit akibat kedatangan Rusmadi, membuat para pengendara motor harus pelan melintas. Hal ini tak mengurangi antusias masyarakat mendengar pidato dan melihat Rusmadi.(#4TimMedia)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website