Rusmadi-Safaruddin Harapan Masyarakat Kota Bangun

Selasa, 1 Mei 2018
KOTA BANGUN- Safaruddin cawagub Kaltim yang berpasangan dengan Rusmadi Wongso mengunjungi Desa Liang Ulu, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kukar, Minggu (22/4/18) sore. Ternyata, desa ini termasuk yang kerap terkena banjir musiman, akibat air sungai pasang.

Ketika bertemu dengan tokoh agama dan masyarakat setempat di rumah H.Muliadi, Safaruddin langsung dicurhatin kondisi kehidupan sehari-hari warga. Di Desa Liang Ulu, kata warga, masih banyak kendala, misalnya jalan desa, perekonomian, pendidikan dan kesehatan terutama soal rumah ibadah.
Foto: Rusmadi-Safaruddin (dok/jb)
Aspirasi yang disampaikan masyarakat Kota Bangun ini ditanggapi Safaruddin. Menurutnya Jenderal Bintang Dua Purnawirawan ini, apa yang dialami masyarakat Desa Liang Ulu, terjadi juga di daerah lain. Lantaran itu, Rusmadi-Safaruddin dengan tagline ‘Kaltim Bermartabat’ mencanangkan Dasacita atau 10 program yang akan dikerjakan jika kelak menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Apa yang bapak keluhkan itu semuanya sudah ada dalam program kerja kami, Insyallah bila terpilih nanti kami akan realisasikan," ujar Safaruddin dihadapan warga.

Terkait soal rumah ibadah yang diminta warga agar dilakukan rehab dan dinaikkan pondasinya disanggupi Safaruddin apabila nanti terpilih bersama Rusmadi menjadi Gubernur Kaltim.

Keseriusan mantan Kapolda Kaltim ini kemudian dituangkan dalam surat pernyataan yang dia tandatangani. 

"Pokoknya bapak tidak usah kuatir, kalau saya terpilih sama pak Rusmadi, kami akan perbaiki mesjid dan langgar di tempat ini," tandas Safaruddin.

Amang salah seorang tokoh agama disana mengaku tidak merasa ragu dengan pernyataan Safaruddin yang telah menyatakan kesanggupanya di dalam surat pernyataan dengan warga desa Liang Ulu.

"Kami bersama warga desa Liang Ulu akan dukung beliau," ujar Amang saat dimintai pendapatnya oleh wartawan.

Usai pertemuan tersebut, Safaruddin kemudian meninjau mesjid Agung Liang sekaligus menunaikan shalat Ashar.

Di mesjid tertua di Kota Bangun itu, Safaruddin menyarankan agar mesjid yang berada di pinggir sungai ini dinaikkan 3 meter. 

"Kalau dinaikkan, kan lantai dasar bisa dimanfaatkan sebagai lahan parkir dan disewakan untuk acara kawinan," tandasnya.

Mesjid di Kota Bangun kalau bisa punya Yayasan, supaya punya pemasukan sendiri dan tidak berharap bantuan dari masyarakat, seperti menggelar sumbangan di jalan raya. 

"Saya miris melihatnya," ujar Safaruddin lebih jauh.(#4TimMedia)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website