Satpol PP Cabut, Pelaku THM Enggan Perpanjang Izin

Rabu, 23 Mei 2018
BALIKPAPAN-Selama pelaksanaan bulan suci Ramadan dan untuk menjaga kondusivitas Kota Balikpapan, sudah disampaikan edaran Wali Kota untuk menutup semua tempat hiburan sejak dua hari memasuki Ramadan.
 
“Hasil pantauan selama satu minggu ini, Alhamdulillah para pengusaha hiburan malam tersebut menaati, dan belum kami temukan satu pun melaksanakan aktivitas atau buka,” kata Plt. Kasatpol PP Kota Balikpapan Drs Arbain Side, Selasa (22/5/2018).
Foto: Arbain Side Plt. Kasatpol PP Balikpapan (dok/jb)
“Apabila ditemukan saat Ramadan membuka usahanya, pertama kami tindak kemudian dilakukan penutupan. Bisa saja izinnya kami cabut, ini salah satu komitmen kami. Petugas di lapangan sampai saat belum menemukan hal tersebut,” tegasnya. 
Disinggung mengenai pembongkaran pintu kamar di eks lokalisasi Manggar Sari, menurutnya,  ini adalah bagian tindak lanjut tentang peraturan daerah (perda).

“Ada 139 pintu yang sudah kami amankan dan diangkut langsung. Setelah kami melakukan pelepasan pintu tetap kami melakukan pemantauan. Apabila ditemukan akan kami tindak dengan cara pendekatan, kalaupun nanti tetap membandel bisa mengarah pembongkaran kamar,” tegas Arbain. 

“Kami harapkan kegiatan prostitusi tidak ada lagi karena tidak ada izin, berarti hak kami untuk melakukan pengawasan di sana. Dan kepada masyarakat untuk membantu juga melakukan pengawasan,” ucapnya. 

Ia menambahkan, setelah lebaran nanti memasang pos, dua sisi yaitu di Manggar Sari dan Km 17.
“Sehingga masyarakat yang aktivitas ke sana, selain penduduk di sana, pada saat masuk kami pertanyakan. Jika tujuannya mengarah yang negatif, kami arahkan agar tidak ke sana, jadi fungsi dari pos tersebut adalah sifatnya pemantauan sekaligus untuk mencegah adanya masyarakat masuk melakukan apa yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Penulis: Benny
Editor: A. Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website