Droping Obat-obatan, Dinilai Mubasir di Instalasi Farmasi Balikpapan

Selasa, 26 Juni 2018
BALIKPAPAN- Komisi IV DPRD Balikpapan melakukan sidak ke intalasi farmasi, BalBalikpapan.
Sidak tersebut untuk memberikan pelayanan terbaik, disinyalir dalam pelayanan tersebut kurang efektif baik formal maupun non formal  dalam pelayanan intalasi Farmasi, Selasa (26/6/2018). Hub
Foto: Komisi IV DPRD Balikpapan saat sidak di Instalasi Farmasi (Fali/jb)
Pengawasan dilakukan di UPTD Intalasi farmasi Balikpapan untuk perbekalan kesehatan ke Rumah Sakit Sayang Ibu dan pengawasan pembangunan puskesmas Telaga sari.
Peserta rombongan sidak anggota Komisi IV dan sejumlah wartawan, berjalan lancar.
Ketua Komisi IV Mieke Henny mengatakan, sidak dilakukan ke Instalasi Farmasi, Dinas Kesehatan Kota dan Rumah Sakit Sayang Ibu.
“Alhamdulillah semua pengadaan obat cukup tersedia dan sesuai dengan anggaran. Obat-obatan ini juga akan di distribusikan ke semua puskesmas sesuai perencanaan,” ungkap Mieke.
"Dalam Penyidakan tersebut, kami masih menemukan kesalahan-kesalahan sebelumnya yang telah terjadi hingga saat ini. Masalah tersebut adalah adanya dugaan kesalahan droping obat yang membuat banyak obat yang di musnakan,” ungkapnya.
"Kami melihat permasalahan droping obat ini, dilakukan oleh Pusat hingga tidak tepat sasaran. Dalam artian penyakit yang terjadi kebanyakan di Balikpapan tidak cocok dengan obat yang didatangkan. Dan kami curiga terjadi penumpukan obat di pusat, sehingga obat tersebut di distribusikan ke daerah Lain", Tambahannya.
“Dengan temuan seperti ini, kami perlu adanya pertemuan atau konsultasi dengan pusat, sehingga hal seperti ini jangan terjadi kembali,” jelasnya.
Kami ingin menyampaikan, droping obat yang dialokasikan di Balikpapan masih belum bermanfaat sepenuhnya,” bebernya.
“Akibatnya banyak obat yang expayert dan tidak terpakai, akhirnya apa obat dimusnakan, kan sayang kalau di musnakan. Dimusnakan pun perlu adanya biaya-biaya lagi. Jadi kami ingin bertemu dengan pusat sekaligus berkonsultasi, mengenai hal ini,” tandasnya.
Penulis: Fadli
Editor: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website