Sedikitnya 15 Pelanggaran Kampanye, Pilgub Kaltim

Kamis, 28 Juni 2018
BALIKPAPAN-Hiruk pikuknya pemilihan serentak se-Nusantara, khususnya pilgub Kaltim membuat Panwas Balikpapan, bekerja extra. Apalagi di Kaltim ada 4 paslon pilgub.
Tentunya tidak terlepas persaingan sengit, dan diduga ada indikasi untuk melakukan politik hitam.
Foto: Muhammad Ramli (fali/jb)
Sejumlah awak media mendatangi panwas Balikpapan. Anggota Bidang Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Panwas Balikpapan Muhammad Ramli mengatakan, Ada sejumlah temuan kami yang melakukan politik hitam atau kecurangan pada saat menjelang pemilu, Balikpapan, Rabu (27/6/2018).
"Sebanyak 15 (lima belas) temuan yang kami dapati. 8 (delapan) Administrasi, 5 (lima) pidana, 1 (satu) kode etik dan sisanya pelanggaran bentuk lainnya", ungkapnya.
"Untuk temuan pidana yaitu, salah satu tim paslon melibatkan ASN, kedua ada yang menggunakan kendaraan dinas saat berkampanye, ketiga ada tindakan gubernur yang dianggap berpihak pada satu paslon, ke empat yaitu perusakan algaka di daerah Balikpapan Selatan, ke lima itu sama perusakan Algaka di Balikpapan," tambahnya.
Tetapi pelanggaran tersebut tidak terbukti memiliki unsur dan tidak naik proses penyelidikan. Kecuali pelanggaran Administrasi," jelas Ramli.

"Terbukti melakukan pelanggaran. Contohnya paslon tidak cuti selama masa kampanye, Ada relawan yang melakukan kegiatan tanpa mendaftar terlebih dahulu dan lainnya," tandasnya.
Penulis: Fadli
Editor: A. Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website