DPRD Balikpapan Pertajam Disabilitas

Kamis, 12 Juli 2018
BALIKPAPAN-Focus Grup Discussion (FGD) digelar Komisi IV DPRD Balikpapan dengan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang. Tengah melakukan kajian akademis mengenai, Pelayanan Rehabilitas Sosial Bagi Penyandang Disabilitas, Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang, Anak serta lanjut Usia Di Luar Panti.w
Foto: Mieke Heny (fadli/jb)
Salah satu pembahasan dan butuh Perhatian dalam discussion itu adalah "Kaum Disabilitas."

Beberapa tamu Undangan pun hadir dalam FGD diantaranya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Balikpapan, Dinas Sosial, Forum Anak, Perkumpulan penyandang disabilitas, di Hotel Platinum Balikpapan, Rabu (11/7/2018).

Ketua Komisi IV Meike Heny mengatakan, hasil dari Focus Grup Discussion (FGD) yang sudah kita kaji dan bahas bersama. Menghadirkan Stackholder yang ada di Kota Balikpapan. Lebih tertuju perhatiannya kepada Kaum atau Penyandang Disabilitas.

"Disabilitas itu adalah keterbatasan diri, Dapat bersifat fisik, Kognitif, Mental, Sensorik, atau beberapa kombinasi seperti ini. Kalau dalam maknanya itu agak berkelainan," ungkapnya.

"Ada beberapa kategori dan konten-konten yang kita masukan dalam penyusunan ini dan itu semua tidak terlepas dari Fasilitas dan kemudian perlindungan. Karena kajian ini dibuat untuk menjamin dan perlindungan masyarakat yang lebih tertuju kepada Penyandang Disabilitas, Anjal, Lansia dan sebagainya," tambahnya.

"Nanti kita akan lengkapi dulu semua sarana dan prasana yang diminta seluruh steckholder yang hadir," jelasnya.

"Pastinya kita kaji seperti tempat tinggal dan Anggarannya. Ketika lansia mau ada perlindungan seperti jaminan kesehatan. Perhatian rumah ke rumah dan itu semua yang akan kita masukan dalam Konten-Konten yang akan kita sampaikan kepada konsultan dari Universitas Brawijaya Malang," tandasnya.
Penulis: Fadli
Editor: Ahmad yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website