Dishub Balikpapan Akan Batasi Angkutan Online Non Trayek


Selasa, 28 Agustus 2018.
BALIKPAPAN-Terkait hearing praktisi angkuta darat Balikpapan bersama Dishub Balikpapan, bersama DPRD Balikpapan diikuti Dishub Provinsi Kaltim, Selasa (28/8/2018).

Kepala Dishub Balikpapan Sudirman menanggapi hasil pertemuan tersebut menyatakan, pihaknya tidak dapat melakukan intruksi penutupan operasional angkutan online dikarenakan adanya aturan ganda dalam hal ini.
Foto: Sudirman Kadishub Balikpapan.(ay/jb)
"Satu sisi angkutan online diatur Dinas terkait. Sementara, sisi lain aplikasi adanya keterlibatan Kemeninfo yang sulit dilakukan penutupan," ungkapnya.

Sementara pihak Ketua Gabungan Praktisi Angkutan Balikpapan Burhanuddin meminta, dilakukan pembatasan jumlah angkutan online hanya 150 unit saja.

Hal tersebut diamini Ketua Komisi I DPRD Balikpapan, Faisal Tola selaku pimpinan sidang, agar kesepakatan jumlah unit ini. Disepakati dan ditegakan secara bersama-sama.

Selanjutnya, Ketua Organda Balikpapan Mubar Yahya mengatakan, kesepakatan jumlah kuaota sudah lama disepakati. Namun, hingga kini tidak ada ketegasan.

"Untuk memenuhi jumlah 150 unit, diminta agar pihak Dishub provinsi untuk tegas hingga akhir September," tegasnya.
Foto: Dishub Kaltim bersama Dishub Balikpapan.(ay/jb)
Dishub Provinsi Kaltim diwakilkan Kabid. Angkutan, Mahmud menanggapi hal tersebut, mengenai pembatasan jumlah angkutan online atau non trayek. Saat ini telah berproses dan diberikan waktu selama enam bulan.

Sekretaris Komisi I DPRD Balikpapan Ali Munsyir Halim meminta kepada Dishub Provinsi agar pihak angkutan online dilakukan pembatasan masa pendfataran hingga akhir September tahun ini.

Menurut, Kadishub Balikpapan Sudirman mengatakan, keinginan untuk membuat tim Satgas akan dilakukan koordinasi lebih lanjut.
Penulis/ Editor: Ahmad Yani


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website