Dukung Pelepasliaran Enam Orangutan di Hutan Kehje Sewen

BCA Berikan Donasi Rp250 juta kepada Yayasan BOS

Senin, 27 Agustus 2018
Samarinda, (Kalimantan Timur)–Sebagai institusi perbankan swasta terbesar di Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali membuktikan diri sebagai institusi yang tak hanya berfokus pada bidang keuangan saja. Namun, juga peduli terhadap pelestarian habitat satwa yang dilindungi, salah satunya orangutan.
Foto: Kegiatan orangutan go to school.(dok/jb)
Dalam semarak Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 dan Orangutan International Dayyang jatuh pada tanggal 19 Agustus, BCA bekerja sama dengan Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) melanjutkan misi besar #OrangutanFreedom yang telah dimulai sejak tahun 2017 lalu.

Dengan melakukan pelepasliaran orangutan di Hutan Kehje Sewen, Kalimantan Timur melalui Program Reintroduksi Orangutan Kalimantan Timur di Samboja Lestari (BOS Samboja Lestari).

Hadir dalam acara konferensi pers pelepasliaran orangutan, Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BCA Samarinda Vincentius Dwi Anto Kusdiyono, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur Sunandar Trigunajasa N, Direktur Konservasi PT Restorasi Habitat Orangutan Indonesia Aldrianto Priadjati dan Manager Program Rehabilitasi Orangutan Kalimantan Timur di Samboja Lestari Agus Irwanto di Kantor BKSDA Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (27/08/2018).
Menurut penelitian Current Biology, hampir 150.000 orangutan punah di Kalimantan dalam kurun waktu 16 tahun. 

Peneliti mengungkapkan, populasi satwa yang terancam punah menyusut 50% hingga 2015 silam. 

Selain itu, populasi satwa terancam punah diperkirakan akan menyusut sebanyak 45.000 ekor pada 2050. Deforestasi dan lenyapnya habitat hanya salah satu penyebab anjloknya populasi orangutan.

Vincentius mengungkapkan, keberadaan orangutan ditengah kehidupan tidak bisa disangkal memberikan ragam manfaat yang saat ini banyak tidak disadari masyarakat. 

Salah satunya, memegang peranan penting bagi regenerasi hutan melalui buah-buahan dan biji-bijian yang dikonsumsi orangutan. Orangutan merupakan salah satu satwa yang dilindungi dan terancam punah di habitat hidupnya yakni di hutan. 

"Oleh sebab itu, kami turut merasa terpanggil untuk melestarikan salah satu ciptaan Tuhan ini," ungkapnya.

Melalui Program Reintroduksi Orangutan Kalimantan Timur di Samboja Lestari (BOS Samboja Lestari) yang diinisiasi ini. BCA dan Yayasan BOS akan kembali melakukan pelepasliaran orangutan ke Hutan Kehje Sewen di Kalimantan Timur. 

Kali ini akan melepasliarkan sebanyak enam orangutan hasil proses rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari dan di pulau pra-pelepasliaran Juq Kehje Swen di Muara Wahau. 

Dalam hal ini, BCA menyalurkan donasi sebesar Rp250 juta untuk memberikan dukungan pelepasliaran orangutan kali ini.   

“Kontribusi BCA terhadap pelestarian orangutan bukan yang pertama kalinya dilakukan," jelasnya.

"Sebelumnya, kami turut  memberikan donasi senilai Rp200 juta untuk kegiatan pelepasliaran orangutan di Hutan Kehje Sewen di Kalimantan Timur. Donasi senilai Rp200 juta untuk mendukung kegiatan pelepasliaran 200 orangutan oleh Yayasan BOS di tahun 2017 yang dilepasliarkan di hutan alam dan di pulau pra-pelepasliaran di Kalimantan,” tambah Vincentius.

Sejak tahun 2012, Yayasan BOS sebagai yayasan orangutan terbesar di dunia telah aktif melepasliarkan orangutan. 

Hingga tengah tahun 2018, Yayasan BOS telah melepasliarkan 368 orangutan ke tiga situs pelepasliaran di Kalimantan Tengah yakni di Hutan Lindung Bukit Batikap dan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya serta di Kalimantan Timur yakni Hutan Kehje Sewen. 

Berkomitmen mendukung kegiatan BOS melestarikan orangutan, BCA aktif memberikan donasi dan turun langsung dalam beberapa kegiatan seperti pelepasliaran 12 orangutan dari Program Reintroduksi Orangutan di Nyaru Menteng menuju Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya di Kalimantan Tengah tahun 2017 lalu.
Kontribusi BCA terhadap pelestarian orangutan tidak hanya berhenti disitu saja. Pada Sabtu (25/08) lalu, BCA bersama BOSF juga memberikan Edukasi Konservasi Orangutan yang kami sebut dengan program Orangutan Goes To School sekaligus Edukasi Keuangan kepada sekitar 170 siswa di SD Negeri 009 Samboja. 

Target pelaksanaan Orangutan Goes To School (OGTS) tahun 2018 ini dilaksanakan di 15 sekolah yang berada di Samboja.
Foto: Kegiatan orangutan go to school di Samboja.(dok/jb)
Dukungan lainnya yakni program Public Awareness & Publicity melalui pencetakan Kartu Flazz Design Khusus dan juga dukungan penayangan video mengenai konservasi orangutan dalam Big Screen yang terdapat di Menara BCA sepanjang minggu menyambut Hari Orangutan International.

“Kami menyadari, kegiatan pelepasliaran adalah tahap penting saat orangutan bisa hidup kembali di habitatnya. Setelah menjalani rehabilitasi yang panjang selama beberapa tahun," beber Vincentius.

"BCA juga meyakini, satwa liar seperti orangutan selayaknya hidup bebas di habitat alaminya. Mengingat orangutan juga memiliki manfaat yang penting untuk kehidupan manusia," harapnya.

"Tidak hanya itu, kami juga senantiasa memberikan edukasi dan penyadartahuan sehingga masyarakat luas dapat turut berpartisipasi dan mewujudkan pelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan," ucapnya kembali.

"Melalui dukungan ini, BCA juga berharap masyarakat Indonesia semakin disadarkan akan pentingnya upaya konservasi orangutan dan habitatnya,” tandas Vincentius.
Rilis: Publik Relations BCA
Editor: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website