Pahlevi Pangerang, Terpilih Ketua PUSKUD Kalimantan Timur

Kamis, 6 September 2018
BALIKPAPAN-Hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-XXXVII PUSKUD Kalimantan Timur (Kaltim),  tahun buku 2017 akhirnya, Pahlevi Pangerang terpilih Ketua PUSKUD Kaltim masa periode lima tahun kedepan.

Ketua PUSKUD Kaltim terpilih Pahlevi Pangerang, ditemui awak media di Hotel Blue Sky, Kamis (6/9/2018),  ia  mengatakan, rasa syukur terpilih sebagai Ketua Puskud Kaltim. Dan menjadi amanah dari peserta RAT Puskud tahun ini. 

“Puskud ini suatu panggilan bagi kami, dan prihatin melihat gerakan usaha saat ini khususnya,  Kepengurusan Puskud Kaltim,” kata Levi.
Foto: Pahlevi Pangeranga Ketua Puskud Kaltim.(ben/jb)
Menurutnya, tentunya apa dipikirkanya aka dikkerjakan bersama teman-teman lain. Pihaknya, sudah menyampaikan kalau Puskud kedepan harus memiliki kedisplinan. Termasuk  memiliki keinginan untuk mau tertib administrasi. Bahkan, dirinya telah menyampaikan halini ke 174 anggota KUD Puskud.

“Bukan suatu hal kami banggakan kalau faktanya atau kinerjanya itu tidak jelas, dalam artian tidak punya kantor atau usaha,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam dunia usaha ingin maju harus kembali keperaturan dan repitalisasi KUD Puskud. Makanya, administrasi menjadi utama, kemudian organisasi dapat dibenahi selanjutnya, baru berbicara usahanya. 

“Tentunya semua itu pararel kita lakukan, dan kita harus memilah mana koperasi masih sehat.  Bisa kita dorong untuk pengembangannya kita lakukan, mana saja setengah mati kita hidupkan kembali,” tegasnya.

Dalam dunia usaha khususnya koperasi pada terdapat titik tertentu untuk dilakukan pembenahan. Ketika usaha sudah sehat berbicara mengenai modalisasi sangatlah mudah.

“Suatu hal kami nilai kurang tepat dalam pengembangan koperasi karena pengelolaan secara propesional. Mestinya, koperasi dikembangkan secara korporasi dan managemen profesional. Karena koperasi adalah usaha sejajar dengan anggota dan pengurus,” ungkapnya.
Foto: Pahlevi Pangerang.(ben/jb)
“Tidak hanya saat menerima bantuan dana, kemudian tidak dikelolah dengan baik,” jelas Pahlevi.

“Kami memiliki target dan managemen, sehingga kami kembali ke Kaltim untuk melakukan sesuatu bersama kawa-kawan lainnya. Hal ini tidak dapat lakukan sendiri. Di Kaltim, kami memiliki history sehingga, nilai gotong royong dihidupkan kembali dan melakukan koordinasi secara bersama-sama,” tandasnya.
Penulis: Benny
Editor: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website