Temu Lintas Tokoh Masyarakat Sebagai Bentuk Komitmen Memperjuangkan Cita-cita Kemerdekaan Indonesia

Sabtu, 22 September 2018
BALIKPAPAN-Wakil ketua MPR-RI  Mahyuddin berkunjung ke Balikpapan. Dalam lawatan ke Balikpapan Mahyuddin membuat forum diskusi Temu Lintas Tokoh Masyarakat dengan tema "Memelihara kondusifitas, kenyamanan dan keamanan Bangsa. Sebagai momentum untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan Bangsa" di Rumah dinas ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jum'at (21/9/2018).
Foto bersama peserta temu toleransi.(dok/jb)
Acara tersebut dihadiri oleh ketua DPRD Balikpapan, Abdollah, dan Seluruh Ormas Adat, Kapolres Balikpapab serta Dandim 0905 Balikpapan juga, Tokoh Masyarakat yang ada di Balikpapan.

Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh mengatakan, Acara ini sangat bagus untuk senantiasa meningkatkan tali silaturrahmi. 

"Dan alhamdulillah Mahyuddin mau menyempatkan hadir di Balikpapan, apalagi sebagai putra Kaltim yang menjadi wakil ketua MPR-RI," ungkapnya.

"Padahal ketemu Mahyuddin sangat sulit, Tetapi untuk Kalimantan Timur beliau sangat meluangkan waktunya," ujarnya.

"Moment ini sangat tepat sekali. Karena secara kebetulan menjelang Pileg dan Pilpres berharap acara ini dapat meningkatkan kondusifitas pada saat kampanye maupun pemilihan umum. Tetap dijaga keamanan dan kenyamanan di Balikpapan ini," ungkap Abdollah.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua MPR-RI Mahyuddin, mengatakan pihaknya melihat memasuki tahun politik ini intensitas temperatur dari suhu politik kita makin hangat dan rawan. 

"Sehingga kami khawatir terjadi gesekan-gesekan antar pendukung," cemasnya.

"Oleh karena itu, penting kami mengajak tokoh-tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana kondusifitas. Dan meberikan bimbingan kepada masyarakat agar jangan mudah di pecah belah," harapnya.

"sejauh ini untuk di Kaltim alhamdulillah pada saat pemilihan Gubernur berjalan aman. Walapun sempat kami dengar ada keributan masalah dugaan ada persikusi melibatkan anggota dewan," jelasnya.

"Karena ada yang memaksakan deglarasi seperti "hanstag" yang menimbulkan politik horizontal dan tidak dapat izin kepolisian," bebernya.

"Kami berharap yang seperti ini kita hentikan, Kalau berkampanye mari kita jual gagasan sehingga membangun Indonesia lebih baik lagi", harapnya.
Foto: Abdollah saat sambutan.(dok/jb)
Setelah acara ini diharapakan, ada jiwa kesadaran masyarakat untuk menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan Indonesia. 

Dan tanggapan masyarakat setelah  melihat daerah di Indonesia sangat bagus dan antusias untuk bertanya.

"Kesamaan kekhawatiran terhadap bangsa ini karena kita ingin mensejahterahkan masyarakat," pungkas Mahyudin.
Penulis: Fadli
Editor: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website