Bekraf, Tingkatkan Potensi Industri Kreatif Digital Balikpapan

Minggu, 7 Oktober 2018
BALIKPAPAN-Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia, gelar "Bekraf Developer Day" (BDD) di Balikpapan, hotel Novotel, Minggu (7/10/2018).

Kegiatan ini diikuti sekira 500 peserta dari berbagai starup dan aplikasi di Balikpapa dan Samarinda. Kegiatan ini, sebagai penguatan ekonomi digital di kota Balikpapan, dalam bidang ekonomi kreatif.
Foto: Hari Santoso Sungkari.(ay/jb)
Deputi Infrastruktur Bekraf Indonesai, Hari Santoso Sungkari mengatakan, Bekraf Developer Day, merupakan kegiatan kali kedua di Balikpapan, tahun lalu kegiatan yang sama pun telah dilaksanakan. 

"Dengan kegiatan ini diharapkan, akan bermunculan talenta-talenta baru, dan produsen-produsen baru di sektor game, dan aplikasi yang berkualitas. Untuk berperan dalam menggerakkan perekonomian nasional melalui ekonomi kreatif digital di kota Balikpapan," ungkap Hari.

Pada tahun 2011 ekonomi kreatif (ekraf) di Balikpapan mulai berkembang dan memiliki nilai jual. Bekraf Developer Day mengupayakan, meningkatnya kontribusi ekonomi kreatif di tanah air. Ekraf juga diyakini, terus tumbub dan sumbangan pada produk domestik bruto (PDB) ditarget mencpai lebih dari Rp.1.000 triliun ditahun ini.

Salah satu Developer Starup Game terpilih dalam Bekraf Challenge, Our Stand The Arena, Owner Habib Abdullah Wahyudi dari kota Samarinda.
Foto: Habib Abdullah Wahyudi.(ay/jb)
Game "Our Stand The Arena" dinilai mumpuni untuk dilakukan pengembangan dan pendampingan dalam keberlangsungan aplikasinya. Saat ini telah didownlond sekira 10.000 orang. 

Managing Director-Radya Labs, Puja Pramudya mengatakan, developer aplikasi terus mengalami perkembangan. Sesuai dengan permintaan penggunanya. 

"Meski dalam proses prototipenya dapat dilakukan tiga bulan. Namun, dalam perkembanganya terus mengikuti perkembangan pengguna dan tehnologi," ungkap Puja.

Untuk diketahui, Badan Kreatif (Bekraf), lembaga pemerintah non kementerian bertanggung jawab dibidang ekonomi kreatif. Bertugas membantu presiden dalam merumuskan, menetapkan, mengkoordinasikan dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif dibidang aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penertiban, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, televisi dan radio.
Penulis/Editor: Ahmad Yani



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website